Jurusan TI PNP Terima Kunjungan Desa Silungkang Tigo Bahas Implementasi Desa Digital

Jurusan TI PNP Terima Kunjungan Desa Silungkang Tigo Bahas Implementasi Desa Digital

Padang, 13 Mei 2026 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang menerima kunjungan dari Desa Silungkang Tigo, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, dalam rangka membahas rencana implementasi program Desa Digital, Rabu (13/5/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Silungkang Tigo bersama sekretaris desa dan beberapa perangkat desa lainnya. Kedatangan rombongan disambut oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Yuhefizar, di ruang rapat jurusan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah dosen yang tergabung dalam tim Nagari Digital Jurusan Teknologi Informasi PNP. Pertemuan berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam dengan suasana diskusi yang hangat dan penuh semangat kolaborasi.

Agenda utama pertemuan membahas kesiapan Desa Silungkang Tigo dalam mengembangkan konsep Desa Digital sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola administrasi desa, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pemerintahan desa.

Dalam sambutannya, Yuhefizar menegaskan bahwa program Desa Digital bukan sekadar membangun website atau sistem informasi, tetapi merupakan proses transformasi budaya kerja pemerintahan desa menuju pelayanan berbasis digital yang terintegrasi.

“Program Desa Digital adalah upaya untuk mendigitalisasikan berbagai aktivitas di desa. Karena itu, seluruh perangkat desa harus terlibat langsung, bukan hanya dibebankan kepada satu atau dua operator saja. Setiap perangkat desa memiliki peran masing-masing dalam sistem informasi yang dibangun,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa keberhasilan implementasi desa digital sangat dipengaruhi oleh komitmen pimpinan desa, kesiapan sumber daya manusia, serta konsistensi dalam menjalankan sistem yang telah dibangun.

Menurut Yuhefizar, desa yang berhasil menjalankan digitalisasi secara optimal umumnya memiliki budaya kerja kolaboratif dan kesadaran bersama bahwa teknologi merupakan alat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Silungkang Tigo menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan program digitalisasi desa sebagai bagian dari kebutuhan pemerintahan desa saat ini yang semakin menuntut pelayanan cepat, transparan, dan terdokumentasi dengan baik.

“Kami melihat digitalisasi desa merupakan kebutuhan yang harus segera diwujudkan. Karena itu, kami sudah mulai menyiapkan berbagai kebutuhan awal, termasuk data-data yang nantinya diperlukan dalam pengembangan sistem desa digital,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut turut diamini oleh Sekretaris Desa yang menegaskan bahwa perangkat desa siap mendukung penuh proses transformasi digital agar implementasinya dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi, kedua belah pihak juga membahas berbagai kemungkinan pengembangan sistem, mulai dari website desa, sistem administrasi surat menyurat, pengelolaan data kependudukan, publikasi informasi desa, hingga penguatan literasi digital perangkat desa.

Turut hadir mahasiswa jurusan TI yang tahun kemarin menjadikan Desa Silungkang Tigo sebagai mitra dalam program innovilalage.

Setelah melalui diskusi yang cukup panjang dan memahami pentingnya implementasi Desa Digital di era saat ini, kedua pihak akhirnya sepakat untuk melanjutkan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang direncanakan berlangsung pada minggu depan.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem desa digital yang mampu meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintahan desa sekaligus mendukung transparansi dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.

Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama antara pihak Desa Silungkang Tigo dan tim Jurusan Teknologi Informasi PNP sebagai simbol awal sinergi dalam mewujudkan transformasi digital desa berbasis kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah desa.

Leave a Reply