
SapaTI Resmi Diluncurkan, Inovasi Jurusan TI PNP Perkuat Komunikasi dan Pembinaan Akademik
Padang, 20 April 2026 – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang resmi meluncurkan layanan SapaTI (Saluran Aspirasi dan Pendampingan Akademik Jurusan Teknologi Informasi) sebagai inovasi dalam memperkuat komunikasi internal serta meningkatkan kualitas pembinaan dan layanan akademik di lingkungan jurusan.
Peluncuran SapaTI dilakukan oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, sebagai respon terhadap kebutuhan akan adanya ruang komunikasi yang lebih terbuka, aman, dan terpercaya bagi seluruh civitas akademika, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.
SapaTI hadir sebagai media komunikasi internal yang memungkinkan penyampaian aspirasi, masukan, maupun berbagai kendala akademik dan non-akademik secara langsung kepada pimpinan jurusan, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan. Kehadiran SapaTI diharapkan mampu menjembatani kebutuhan tersebut.
Melalui SapaTI, berbagai hal yang sebelumnya sulit diungkapkan dapat disampaikan secara lebih bijak, terarah, dan tetap dalam koridor profesional. Dengan demikian, jurusan memiliki kesempatan untuk merespon lebih cepat serta mengelola berbagai dinamika secara lebih tepat.
Mahasiswa dapat memanfaatkan layanan ini untuk menyampaikan kendala akademik maupun kondisi non-akademik yang memerlukan perhatian. Ketua kelas juga diharapkan berperan sebagai penghubung dalam menyampaikan dinamika kelas secara objektif dan terukur.
Selain itu, Pengurus Himpunan Mahasiswa diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa secara lebih terstruktur, sementara dosen dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkan layanan ini untuk memberikan masukan, kritik, serta gagasan konstruktif dalam rangka penguatan tata kelola jurusan.
Secara teknis, layanan SapaTI disediakan melalui nomor hotline WhatsApp yang dikelola langsung oleh pimpinan jurusan, yaitu Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan, dengan mekanisme komunikasi berbasis pesan (chat) dan tidak menerima panggilan telepon, guna menjaga efektivitas dan dokumentasi komunikasi.
Peluncuran SapaTI ini dinilai sebagai sebuah langkah inovatif dalam pengelolaan akademik di tingkat jurusan, khususnya dalam menciptakan sistem komunikasi dua arah yang lebih adaptif, responsif, dan berbasis kepercayaan.
Dalam konteks pendidikan tinggi vokasi, inovasi seperti SapaTI menjadi penting sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang sehat, inklusif, dan mampu mendeteksi berbagai potensi permasalahan sejak dini.
Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa SapaTI bukan sekadar media komunikasi, tetapi merupakan bagian dari komitmen jurusan dalam menghadirkan pendekatan pembinaan yang lebih humanis dan solutif.
“SapaTI kami hadirkan bukan sebagai media pengaduan, tetapi sebagai ruang bersama untuk saling memahami, saling menguatkan, dan mencarikan solusi secara bijak dan proporsional. Kami ingin memastikan bahwa setiap suara di jurusan ini memiliki ruang untuk didengar dengan baik,” ujar Yuhefizar.
Ia juga menegaskan bahwa salah satu tujuan utama dari SapaTI adalah membuka ruang bagi hal-hal yang selama ini belum tersampaikan, agar dapat dibahas secara konstruktif dan memberikan dampak positif bagi perbaikan bersama.
“Kami menyadari bahwa tidak semua hal mudah disampaikan secara langsung. Melalui SapaTI, kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi kendala, masukan, atau aspirasi yang tertahan tanpa ruang untuk didiskusikan. Justru dari sana kita bisa membangun perbaikan yang lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yuhefizar berharap layanan ini dapat mendorong terciptanya komunikasi yang sehat dan produktif di lingkungan jurusan, sehingga setiap permasalahan dapat diidentifikasi lebih awal dan ditangani secara bijak.
Peluncuran SapaTI juga mendapat sambutan positif dari berbagai pihak di lingkungan jurusan, yang memandang layanan ini sebagai langkah maju dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif.
Dengan diluncurkannya SapaTI, Jurusan Teknologi Informasi menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan akademik serta menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, responsif, dan berorientasi pada pengembangan potensi seluruh civitas akademika.
Rapat Evaluasi Proses Belajar Mengajar Program Alih Jenjang D-4 TRPL Berlangsung Kondusif dan Konstruktif
Rabu, 22 Oktober 2025, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang…