Berita

Apr
13

Dorong Budaya Publikasi Ilmiah, Jurusan TI Politeknik Negeri Padang Rintis Pendirian Jurnal Ilmiah di Tingkat Jurusan

Padang, 13 April 2026 — Dalam upaya memperkuat budaya akademik dan meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Yuhefizar, menginisiasi rapat strategis bersama sejumlah dosen untuk merintis pendirian jurnal ilmiah di tingkat jurusan. Rapat tersebut dihadiri oleh unsur struktural jurusan serta dosen-dosen yang selama ini aktif dalam bidang publikasi ilmiah, baik sebagai penulis, reviewer, maupun pengelola jurnal.  Rapat ini dilaksanakan secara hybrid, yang tidak hanya diikuti secara langsung di kampus utama, tetapi juga dihadiri secara daring oleh para Ketua Program Studi dari kampus PSDKU. Keterlibatan lintas lokasi ini memperkuat koordinasi dan memastikan keselarasan arah pengembangan jurnal di seluruh lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pengelolaan jurnal yang profesional dan berkelanjutan di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh semakin tingginya tuntutan terhadap dosen dalam menghasilkan karya ilmiah sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek penelitian dan publikasi. Publikasi ilmiah tidak hanya menjadi indikator kinerja dosen, tetapi juga mencerminkan kualitas akademik suatu program studi dan institusi. Oleh karena itu, keberadaan jurnal ilmiah yang dikelola secara mandiri oleh jurusan menjadi sangat strategis. Melalui pendirian jurnal ini, Jurusan Teknologi Informasi berupaya menyediakan wadah yang kredibel untuk mengakomodasi karya ilmiah dosen, sekaligus mendorong peningkatan kualitas penulisan dan publikasi artikel ilmiah. Selain itu, jurnal ini diharapkan dapat menjadi sarana diseminasi hasil penelitian yang memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang teknologi informasi. Ketua Jurusan Teknologi Informasi menegaskan bahwa pendirian jurnal bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun budaya akademik yang produktif dan berdaya saing. “Kita ingin membangun ekosistem akademik yang hidup, di mana dosen aktif menulis, meneliti, dan mempublikasikan karyanya secara berkelanjutan,” ujar Yuhefizar. Pada tahap awal, Jurusan Teknologi Informasi merencanakan pendirian tiga jurnal ilmiah yang disesuaikan dengan rumpun keilmuan dan program studi yang ada. Jurnal pertama adalah Tekinfo Transactions on Software Engineering, yang akan mengakomodasi karya ilmiah dari bidang Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Manajemen Informatika, dan Sistem Informasi. Jurnal kedua adalah Tekinfo Transactions on Computer Engineering and Security, yang difokuskan pada bidang Teknik Komputer serta Keamanan Siber. Sementara itu, jurnal ketiga adalah Tekinfo Transactions on Art, Design, Multimedia and Animation, yang diperuntukkan bagi bidang Animasi serta pengembangan multimedia kreatif. Pembagian ini dilakukan untuk memastikan setiap jurnal memiliki fokus dan kedalaman keilmuan yang jelas, sehingga dapat berkembang secara profesional dan memiliki daya saing dalam proses indeksasi ke depan. Ketua Jurusan menambahkan bahwa keberadaan jurnal-jurnal ini akan menjadi ruang strategis bagi dosen untuk mengembangkan kapasitas akademiknya, baik sebagai penulis maupun sebagai bagian dari tim editorial. “Jurnal ini bukan hanya milik jurusan, tetapi menjadi wadah bersama untuk tumbuh dan berkembang dalam dunia akademik,” tambahnya. Selain menyasar dosen, pendirian jurnal ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Mahasiswa dapat mulai belajar menulis karya ilmiah serta memahami proses publikasi sejak dini. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna ilmu, tetapi juga mulai berperan sebagai kontributor dalam pengembangan pengetahuan. Rapat tersebut juga membahas berbagai aspek teknis pendirian jurnal, mulai dari penentuan scope, penyusunan tim editorial, hingga strategi pengelolaan berbasis standar jurnal bereputasi. Selain itu, disepakati pula pentingnya menjaga kualitas naskah, konsistensi penerbitan, serta target jangka panjang untuk memperoleh indeksasi nasional dan internasional. Melalui inisiatif ini, Jurusan Teknologi Informasi berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan reputasi akademik institusi sekaligus memperkuat posisi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan di bidang teknologi informasi. “Ini adalah langkah awal. Yang terpenting adalah konsistensi. Kita ingin dosen-dosen mulai aktif menulis, dan menjadikan publikasi sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban,” tegas Yuhefizar. Dukungan dari seluruh dosen dan sivitas akademika menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan jurnal jurusan yang berkualitas dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Jurusan Teknologi Informasi dalam membangun budaya akademik yang kuat, produktif, dan relevan dengan tuntutan global di lingkungan Politeknik Negeri Padang.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Apr
10

Dukung Transformasi BLU, Jurusan TI Politeknik Negeri Padang Luncurkan Techno Center dan Gelar Webinar Perdana

Padang, 10 April 2026 — Dalam upaya mendukung transformasi Politeknik Negeri Padang menuju Badan Layanan Umum (BLU), Jurusan Teknologi Informasi mengambil langkah strategis dengan membentuk Techno Center sebagai wadah pengembangan keilmuan sekaligus unit bisnis jurusan yang berorientasi pada income generatif institusi. Techno Center dirancang sebagai platform yang mengintegrasikan kegiatan akademik dan profesional, mulai dari webinar, seminar, bootcamp, pelatihan, hingga layanan konsultasi teknologi informasi dan pengembangan aplikasi. Inisiatif ini menjadi bagian dari transformasi peran jurusan dalam menjawab tantangan pendidikan vokasi yang adaptif dan produktif serta upaya memberdayakan kompetensi dosen. Unit ini diketuai oleh Taruma Leo Wijaya, S.Kom., M.M.S.I, dosen jurusan Teknologi Informasi bersama timnya akan mengelola berbagai program strategis untuk mendorong kontribusi nyata jurusan dalam mendukung kemandirian institusi. Sebagai langkah awal, Jurusan Teknologi Informasi telah melaksanakan rapat persiapan bersama tim Techno Center guna mematangkan agenda kegiatan perdana yang akan segera dilaksanakan. Kegiatan pertama Techno Center dijadwalkan berlangsung pada Jum’at, 17 April 2026, dalam bentuk webinar dengan tema “Tembus Jurnal Bereputasi: Strategi Jitu Menulis Karya Ilmiah bagi Dosen.”, terbuka untuk umum. Webinar ini akan menghadirkan narasumber Dr. Ronal Watrianthos, dosen program studi Manajemen Informatika Jurusan Teknologi Informasi yang berpengalaman dalam publikasi ilmiah, khususnya dalam mendorong dosen untuk mampu menembus jurnal bereputasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya akademik yang produktif, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dosen di lingkungan kampus. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, menegaskan bahwa pembentukan Techno Center merupakan bagian dari ikhtiar jurusan dalam mendukung kebijakan BLU yang menuntut institusi untuk lebih mandiri, inovatif, dan produktif. “Techno Center bukan sekadar wadah kegiatan, tetapi juga ruang bagi dosen untuk tampil menjadi narasumber, berbagi, dan dikenal secara luas sesuai dengan kompetensinya masing-masing,” ungkapnya. Ia juga berharap ke depan dosen-dosen Jurusan Teknologi Informasi dapat lebih aktif berperan sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan, sehingga mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi program studi, jurusan, dan institusi secara keseluruhan. “Kami ingin dosen-dosen TI mulai dikenal luas. Ketika dosen berkembang, maka prodi, jurusan, dan institusi juga akan ikut berkembang,” tambahnya. Lebih lanjut, Techno Center akan dikembangkan secara bertahap dengan dukungan berbagai platform digital seperti website resmi, kanal YouTube, Instagram, dan TikTok sebagai media publikasi, promosi, serta diseminasi ilmu pengetahuan kepada masyarakat luas. Langkah ini sekaligus menjadi strategi untuk memperluas jangkauan kegiatan serta memperkuat branding Jurusan Teknologi Informasi di tingkat regional maupun nasional. Melalui Techno Center, Jurusan Teknologi Informasi berharap dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berdaya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja institusi dalam kerangka BLU. Dukungan dari pimpinan PNP serta seluruh civitas akademika sangat diharapkan agar inisiatif ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Apr
09

Penguatan Budaya Akademik, Jurusan TI Politeknik Negeri Padang Serahkan Buku SIKAP ke Perpustakaan dan Pimpinan Institusi

Padang, 9 April 2026 — Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Yuhefizar, secara resmi menyerahkan Buku SIKAP kepada Perpustakaan serta Wakil Direktur bidang akademik dan Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan sebagai bagian dari upaya penguatan budaya akademik dan karakter mahasiswa di lingkungan kampus. SIKAP adalah singkatan dari Softskill bagian Integral dari Kegiatan Akademik dan Profesional. Buku SIKAP merupakan instrumen pembinaan karakter yang dirancang untuk membentuk kedisiplinan, etika, dan tanggung jawab mahasiswa dalam proses pembelajaran, khususnya di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Buku ini tidak hanya berfungsi sebagai panduan, tetapi juga sebagai alat monitoring dan evaluasi terhadap perilaku akademik mahasiswa secara berkelanjutan. Di Jurusan Teknologi Informasi, implementasi Buku SIKAP telah berjalan secara konsisten dan saat ini telah memasuki minggu ke-6 pelaksanaan. Dalam periode tersebut, buku ini menjadi bagian integral dalam membangun suasana akademik yang tertib, profesional, dan berorientasi pada pembentukan karakter unggul. Secara substansi, Buku SIKAP memuat empat belas (14) karakter soft skill utama yang dirancang secara sistematis dan bertahap selama satu semester. Keempat belas karakter tersebut dikelompokkan ke dalam empat domain utama, yaitu karakter dan moral, kemampuan interpersonal, kemampuan kognitif dan inovatif, serta kemampuan profesional. Pada domain karakter dan moral, mahasiswa dibekali nilai-nilai fundamental seperti kejujuran, integritas, disiplin, manajemen waktu, serta pemahaman etika di dunia digital. Nilai-nilai ini menjadi fondasi utama dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan beretika. Selanjutnya, pada domain kemampuan interpersonal, mahasiswa dilatih dalam komunikasi efektif, kolaborasi dan kerja tim, kepemimpinan, serta kecerdasan emosional. Kompetensi ini penting untuk mendukung keberhasilan mahasiswa dalam lingkungan kerja yang kolaboratif. Pada aspek kemampuan kognitif dan inovatif, Buku SIKAP menekankan pentingnya berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, kreativitas, inovasi, serta kemampuan beradaptasi dan memiliki pola pikir bertumbuh (growth mindset). Adapun pada domain kemampuan profesional, mahasiswa diarahkan untuk menguasai keterampilan presentasi, public speaking, serta membangun ketangguhan mental sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja. Penyerahan Buku SIKAP kepada pimpinan institusi menjadi langkah strategis untuk memperluas pemanfaatan serta memperkuat dukungan kelembagaan terhadap program pembinaan karakter mahasiswa. Wakil Direktur Bidang Akademik, Nurul Fauzi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Jurusan Teknologi Informasi dalam menghadirkan inovasi pembinaan karakter yang terstruktur. “Buku SIKAP ini merupakan langkah konkret dalam membangun budaya akademik yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter mahasiswa. Ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi saat ini,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa implementasi yang telah berjalan hingga minggu ke-6 menunjukkan komitmen kuat jurusan dalam memastikan program ini tidak sekadar konsep, tetapi benar-benar dijalankan secara nyata. Sementara itu, Kepala Perpustakaan Perpustakaan Politeknik Negeri Padang, Ronal Hadi, menyampaikan ucapan terima kasih atas penyerahan Buku SIKAP sebagai bagian dari koleksi institusi. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Buku SIKAP ini akan menjadi referensi penting, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen dan pihak lain yang ingin memahami penguatan karakter dalam konteks pendidikan vokasi,” ungkapnya. Menurutnya, kehadiran buku ini di perpustakaan akan memperluas akses serta memberikan manfaat lebih luas bagi sivitas akademika. Ketua Jurusan TI, Yuhefizar, menegaskan bahwa Buku SIKAP merupakan bagian dari komitmen jurusan dalam membangun ekosistem pembelajaran yang tidak hanya fokus pada kompetensi teknis, tetapi juga pada integritas dan etika mahasiswa. “Kami ingin memastikan bahwa lulusan tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki sikap dan karakter yang kuat. Buku SIKAP menjadi salah satu instrumen untuk mencapai tujuan tersebut,” jelasnya. Melalui langkah ini, Jurusan Teknologi Informasi berharap Buku SIKAP dapat diadopsi secara lebih luas serta menjadi bagian dari sistem pembinaan karakter di tingkat institusi. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa penguatan budaya akademik memerlukan sinergi antara jurusan, pimpinan institusi, dan unit pendukung seperti perpustakaan, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan di Politeknik Negeri Padang.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Apr
09

Rapat Maraton Hybrid sebagai Upaya Konsolidasi Tata Kelola Akademik Jurusan TI Politeknik Negeri Padang

Padang — Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Yuhefizar, menggelar rangkaian rapat maraton pada Kamis (9/4/2026) untuk membahas berbagai isu strategis sekaligus memastikan kesiapan jurusan menghadapi agenda penting dalam waktu dekat. Rapat yang berlangsung sepanjang hari tersebut melibatkan pimpinan jurusan serta dosen-dosen terkait, dengan fokus pada penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kualitas pembelajaran. Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yang tidak hanya diikuti secara langsung di kampus utama, tetapi juga dihadiri secara daring oleh para Koordinator Program Studi dari lokasi kampus di Pelalawan, Tanah Datar, dan Solok Selatan. Keterlibatan lintas lokasi ini memperkuat koordinasi dan keseragaman kebijakan di seluruh lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Agenda diawali dengan rapat rutin mingguan struktural pimpinan jurusan yang secara khusus mengulas dinamika yang terjadi dalam satu pekan terakhir. Berbagai persoalan yang muncul dibahas secara terbuka untuk segera dicarikan solusi yang tepat dan terukur. Tak hanya itu, rapat juga menyoroti pentingnya optimalisasi peran PIC kerja sama di lingkungan jurusan. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan setiap program kolaborasi memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi. Isu kedisiplinan dosen dalam perkuliahan turut menjadi perhatian serius. Evaluasi tingkat kehadiran dosen dilakukan sebagai bentuk komitmen jurusan dalam menjaga mutu proses pembelajaran. Selain itu, koordinasi dengan koordinator Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) jurusan juga diperkuat guna mendorong peningkatan partisipasi dan prestasi mahasiswa di tingkat PNP, nasional maupun internasional. Penguatan peran Penasihat Akademik (PA) menjadi salah satu poin strategis yang dibahas. Jurusan menilai bahwa PA memiliki peran vital dalam mendampingi mahasiswa, khususnya dalam mengatasi berbagai tantangan akademik ataupun non akademik.   Rapat juga melibatkan tim pelaksana berbagai kegiatan jurusan tahun 2026. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan setiap program memiliki arah yang jelas, terencana dengan baik, dan dapat dieksekusi secara maksimal. “Rapat ini bukan sekadar rutinitas, tetapi forum strategis untuk memastikan seluruh program berjalan terarah, terukur, dan berdampak nyata,” tegas Yuhefizar. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula evaluasi pelaksanaan Buku SIKAP (Softskill bagian Integral dan Kegiatan Akademik da Profesional), yang telah memasuki minggu ke-6. Evaluasi ini difokuskan pada konsistensi penerapan nilai-nilai karakter dan kedisiplinan mahasiswa. “Buku SIKAP adalah instrumen pembinaan karakter. Keberhasilannya sangat bergantung pada komitmen dan konsistensi seluruh pihak,” lanjutnya. Rangkaian rapat ini menjadi langkah konkret Jurusan Teknologi Informasi dalam memperkuat sistem tata kelola akademik yang adaptif, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika yang berkembang, termasuk koordinasi lintas lokasi kampus. Dengan berbagai langkah strategis tersebut, jurusan optimistis dapat menjaga kualitas pembelajaran sekaligus membangun budaya akademik yang lebih disiplin, profesional, dan berdaya saing.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Mar
02

BBLSDM Komdigi Medan Sosialisasikan Program Pelatihan Mikroskill di Jurusan Teknologi Informasi PNP

Padang – Dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang komunikasi dan teknologi digital, Balai Besar Pelatihan SDM (BBLSDM) Komdigi Medan melaksanakan kegiatan koordinasi dan sosialisasi program pelatihan mikroskill di Politeknik Negeri Padang (PNP), Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di Jurusan Teknologi Informasi pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan program pelatihan mikroskill kepada mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi digital dasar hingga menengah yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja saat ini. Tim BBLSDM Komdigi Medan yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Bapak Yusrizal, Bapak Arif, Bapak Fikri, dan Ibu Gusmila. Kedatangan tim disambut secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Padang, Revalin Hardianto, yang didampingi oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Nurul Fauzi. Dari pihak Jurusan Teknologi Informasi, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Jurusan Yuhefizar, Sekretaris Jurusan Humaira, serta para dosen Jurusan Teknologi Informasi yang selama ini aktif terlibat dalam berbagai program pelatihan yang diselenggarakan oleh BBLSDM Komdigi. Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang Ketua Jurusan Teknologi Informasi. Rapat ini membahas teknis pelaksanaan program, mekanisme keterlibatan mahasiswa, serta sinkronisasi kegiatan pelatihan mikroskill dengan proses akademik di lingkungan jurusan. Dalam sesi pertemuan tersebut, juga dilakukan penukaran cinderamata antara pihak BBLSDM Komdigi Medan dan Politeknik Negeri Padang sebagai simbol kerja sama, apresiasi, dan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan kompetensi digital mahasiswa. Setelah rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi langsung kepada mahasiswa. Tim BBLSDM Komdigi Medan mengunjungi kelas-kelas di Jurusan Teknologi Informasi untuk memberikan penjelasan secara langsung mengenai program pelatihan mikroskill yang dapat diikuti oleh mahasiswa. Dalam pemaparannya, tim BBLSDM menjelaskan bahwa program mikroskill merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship (DTS) yang berfokus pada pelatihan kemampuan digital secara mandiri, fleksibel, dan berbasis video on-demand. Program ini dirancang dengan learning path yang terstruktur, mencakup berbagai bidang strategis seperti keamanan dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), komputasi digital, komunikasi krisis, serta kompetensi digital lain yang dibutuhkan di era transformasi teknologi. Khusus bagi Jurusan Teknologi Informasi, sebanyak 100 mahasiswa difasilitasi untuk mengikuti program ini. Selain kompetensi teknis, mahasiswa juga diwajibkan menyelesaikan tujuh materi soft skill di bidang TIK sebagai bagian dari pembentukan karakter dan profesionalisme digital. Di akhir program, mahasiswa yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan akan memperoleh sertifikat resmi yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai dokumen pendukung dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Mewakili BBLSDM Komdigi Medan, Yusrizal menyampaikan harapannya agar program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa. Ia berharap mahasiswa tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi juga mampu meningkatkan kompetensi digital dan soft skill yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri digital. Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Padang, Revalin Hardianto, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi dan kerja sama yang terjalin. Menurutnya, program pelatihan mikroskill ini sejalan dengan visi Politeknik Negeri Padang dalam menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di era digital. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pelatihan pemerintah merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Di akhir kegiatan, Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh BBLSDM Komdigi Medan kepada Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang sebagai mitra dalam pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan mikroskill. Ia berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, baik dari sisi kemampuan teknis, soft skill, maupun kesiapan memasuki dunia kerja digital.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Feb
23

Kunjungan Direktur PNP ke Jurusan TI, Pantau Kuliah Perdana dan Implementasi Buku SIKAP Semester Genap 2025/2026

Padang – Direktur Politeknik Negeri Padang (PNP) bersama jajaran pimpinan melakukan kunjungan ke Jurusan Teknologi Informasi (TI) pada hari pertama perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Senin (23/2/2026). Kunjungan ini bertujuan memantau langsung pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) sekaligus mengecek kesiapan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran di jurusan tersebut. Rombongan pimpinan yang hadir terdiri dari Direktur PNP, para Wakil Direktur, Kepala Bagian, serta Kepala Subbagian. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar beserta para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Jurusan TI. Dalam kunjungan tersebut, Ketua Jurusan menyampaikan paparan mengenai kondisi terkini Jurusan Teknologi Informasi, mencakup perkembangan akademik, jumlah mahasiswa, serta berbagai program unggulan yang sedang dijalankan. Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan adalah implementasi Buku SIKAP (Soft Skill: bagian Integral dari Karakter Akademis & Profesional) yang resmi dimulai pada semester ini. “Sejak hari pertama perkuliahan ini, kami mulai mengimplementasikan Buku SIKAP secara menyeluruh. Setiap dosen menyampaikan materi soft skill selama 5 menit di setiap pertemuan, dan mahasiswa merefleksikannya melalui lembar refleksi yang dipantau oleh Penasihat Akademik,” jelas Dr. Yuhefizar. Implementasi Buku SIKAP merupakan upaya strategis Jurusan TI untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang dalam karakter dan profesionalisme, sejalan dengan motto PNP: Berakhlak Mulia, Berpikir Akademis, Bertindak Profesional. Direktur PNP mengapresiasi langkah konkret Jurusan TI dalam membangun soft skill mahasiswa sejak dini. Menurutnya, inisiatif ini sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini. “Saya berharap implementasi ini dapat berjalan konsisten dan menjadi model bagi jurusan lain di lingkungan PNP,” ujarnya. Setelah sesi diskusi, rombongan meninjau langsung ruang kelas dan laboratorium untuk melihat proses perkuliahan serta berdialog dengan mahasiswa. Secara umum, pelaksanaan perkuliahan hari pertama berjalan lancar dan tertib. Mahasiswa tampak antusias mengikuti perkuliahan dengan mematuhi tata tertib, termasuk ketentuan berpakaian rapi dan sopan. Beberapa catatan terkait peningkatan sarana dan prasarana juga disampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti demi mendukung kualitas pembelajaran yang lebih baik. Semoga Semester Genap 2025/2026 berjalan produktif, melahirkan lulusan TI yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Feb
22

Mengawali Semester Genap 2025/2026 Jurusan Teknologi Informasi PNP Luncurkan Buku SIKAP: Terobosan Baru Penguatan Soft Skill Mahasiswa Vokasi

PADANG – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) meluncurkan buku inovatif berjudul “SIKAP (Soft Skill: bagian Integral dari Karakter Akademis & Profesional)” sebagai panduan sistematis dalam membentuk karakter dan soft skill mahasiswa. Peluncuran ini menandai langkah strategis jurusan dalam mempersiapkan lulusan vokasi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang secara karakter sesuai motto PNP: Berakhlak Mulia, Berpikir Akademis, Bertindak Profesional. Buku yang disusun oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom, ini memuat 14 soft skill utama yang dikelompokkan dalam empat pilar: Karakter dan Moral, Kemampuan Interpersonal, Kemampuan Kognitif dan Inovatif, serta Kemampuan Profesional. Keunikan buku ini terletak pada metode implementasinya yang terintegrasi langsung dalam proses perkuliahan melalui program “5 Menit Soft Skill” di setiap pertemuan. “Kami menyadari bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan lulusan yang pintar secara teknis, tetapi juga individu yang jujur, berintegritas, komunikatif, kolaboratif, dan tangguh menghadapi tekanan. Buku SIKAP hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan yang sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan,” ujar Yuhefizar. Langkah Tepat untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan Langkah Jurusan Teknologi Informasi PNP meluncurkan Buku SIKAP dan mengintegrasikannya ke dalam perkuliahan merupakan terobosan strategis dengan beberapa justifikasi kuat: 1. Menjawab Kesenjangan Soft Skill di Dunia Kerja Berbagai survei global, seperti LinkedIn Workforce Report dan World Economic Forum, secara konsisten menunjukkan bahwa lebih dari 50% keterampilan yang paling dicari industri adalah soft skill. Kemampuan seperti kolaborasi, komunikasi, pemecahan masalah, dan kecerdasan emosional menempati posisi teratas yang dicari perekrut. Namun, kesenjangan soft skill masih menjadi keluhan utama industri terhadap lulusan baru. Buku SIKAP hadir untuk menjembatani kesenjangan ini secara terstruktur. 2. Pendekatan Sistematis yang Masih Jarang Diterapkan Meskipun banyak institusi pendidikan menyadari pentingnya soft skill, implementasi yang sistematis dan terukur masih jarang dilakukan. Buku SIKAP menawarkan pendekatan unik melalui: Pendekatan seperti ini masih relatif jarang diterapkan di institusi pendidikan vokasi di Indonesia, menjadikan Jurusan Teknologi Informasi PNP sebagai pelopor dalam pembentukan soft skill terintegrasi. 3. Membangun Ekosistem Pendidikan Karakter yang Holistik Buku SIKAP tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga melibatkan seluruh elemen jurusan: Dengan pendekatan holistik ini, pembentukan soft skill menjadi tanggung jawab bersama, bukan sekadar tugas individu mahasiswa. Himbauan untuk Penasihat Akademik, bahwa PA adalah 1. Penjaga Kontinuitas Pembinaan Karakter Jika dosen pengampu menyampaikan materi soft skill secara mingguan, maka Bapak/Ibu-lah yang akan memantau perkembangan mahasiswa secara bulanan melalui lembar refleksi. Inilah yang menjadikan pembinaan soft skill tidak terputus dan terus menerus dievaluasi. 2. Pendamping Individual Mahasiswa Setiap mahasiswa memiliki kecepatan dan tantangan berbeda dalam menginternalisasi nilai-nilai soft skill. Melalui lembar refleksi dan diskusi personal, Bapak/Ibu dapat memahami kondisi masing-masing mahasiswa binaan dan memberikan pendampingan yang tepat. 3. Deteksi Dini Permasalahan Akademik dan Non-Akademik Lembar refleksi mahasiswa bukan sekadar tugas administratif. Di dalamnya, mahasiswa menuangkan pergumulan, kesulitan, kegagalan, serta perkembangan sikap mereka. Ini menjadi alat deteksi dini yang sangat efektif untuk mengidentifikasi mahasiswa yang mungkin mengalami masalah akademik, tekanan mental, atau konflik sosial. 4. Ujung Tombak Evaluasi Program Catatan dan laporan Bapak/Ibu tentang perkembangan soft skill mahasiswa binaan akan menjadi bahan evaluasi berharga bagi jurusan untuk terus menyempurnakan program ini ke depannya. Himbauan kepada Seluruh Elemen Jurusan untuk Menyukseskan Implementasi Kepada Seluruh Dosen Jurusan Teknologi Informasi: Kami menghimbau Bapak/Ibu dosen untuk: Kami percaya, dengan konsistensi Bapak/Ibu, program ini akan membawa perubahan besar pada kualitas lulusan kita. Lima menit setiap pertemuan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan mahasiswa. Kepada Seluruh Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi: Kepada mahasiswa TI yang hebat, kami mengajak kalian untuk: “Kejujuran lebih tinggi dari nilai. Integritas lebih penting dari kepintaran. Karakter lebih berharga dari sekadar kemampuan teknis.” Mari jadikan buku ini teman refleksi dan pengingat nilai dalam perjalanan kalian menjadi lulusan TI yang utuh dan bermakna. Kepada Para Ketua Kelas Jurusan Teknologi Informasi: Kepada para ketua kelas, kami memercayakan peran penting kepada Anda untuk: Ingat, yang perlu Anda lakukan hanyalah MENGINGATKAN dengan cara yang baik, bukan memaksa atau memeriksa. Peran kecil ini sangat berarti dalam membangun konsistensi di tingkat kelas. Penutup Dengan peluncuran Buku SIKAP dan dukungan penuh dari seluruh elemen jurusan, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga unggul dalam karakter dan profesionalisme. “Ini adalah langkah kecil yang kami yakini akan membawa perubahan besar. Kami berharap apa yang kami lakukan dapat menginspirasi institusi lain untuk juga memberikan perhatian lebih pada pembentukan soft skill mahasiswa secara sistematis dan terintegrasi,” tutup Yuhefizar. Narahubung:Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.KomKetua Jurusan Teknologi InformasiPoliteknik Negeri PadangEmail: yuhefizar@pnp.ac.id Buku dapat di download: https://ti.pnp.ac.id/index.php/download/ #BukuSIKAP #SoftSkill #PendidikanVokasi #PoliteknikNegeriPadang #BerakhlakMulia #BerpikirAkademis #BertindakProfesional

By Yuhefizar | Academic . Berita
DETAIL
Feb
22

Jurusan Teknologi Informasi Gelar Rapat Bersama Seluruh Ketua Kelas Sambut Semester Genap 2025/2026

Padang — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang menggelar rapat koordinasi bersama seluruh ketua kelas dalam rangka persiapan menghadapi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Minggu (22/2/2026). Rapat dilaksanakan secara daring mulai jam 10.00 hingga 12.15 WIB. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, dan diikuti oleh seluruh ketua kelas dari berbagai program studi di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jurusan Teknologi Informasi Humaira, Pembina Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Dian Eka Putra, serta Kepala Laboratorium Jurusan Teknologi Informasi Ardi S. Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah strategis jurusan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan perkuliahan serta memperkuat peran mahasiswa, khususnya ketua kelas, dalam mendukung terciptanya suasana akademik yang tertib, kondusif, dan berorientasi pada mutu. Dalam arahannya, Ketua Jurusan Teknologi Informasi menegaskan bahwa ketua kelas memiliki peran sentral dalam tata kelola akademik jurusan. Ketua kelas diposisikan sebagai teladan sekaligus mitra jurusan dalam menjaga kualitas perkuliahan. “Ketua kelas adalah teladan; dari kedisiplinan ketua kelas, kualitas kelas dibentuk,” tegas Yuhefizar. Ia menambahkan bahwa menjadi ketua kelas bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi merupakan proses pembelajaran kepemimpinan yang nyata bagi mahasiswa. “Menjadi ketua kelas berarti belajar memimpin dengan tanggung jawab, keteladanan, dan integritas. Kualitas sebuah kelas tercermin dari kepemimpinan ketua kelasnya,” ujarnya. Dalam konteks pendidikan vokasi, Ketua Jurusan menekankan bahwa kepemimpinan ketua kelas sangat menentukan ritme belajar dan profesionalisme mahasiswa. “Di kampus vokasi, kepemimpinan ketua kelas menentukan ritme belajar dan membentuk sikap profesional mahasiswa,” lanjutnya. Ketua Jurusan juga menegaskan bahwa ketua kelas bersama Himpunan Mahasiswa merupakan perpanjangan tangan jurusan dalam menjaga kualitas perkuliahan dan iklim akademik. Rapat tersebut membahas secara rinci tugas pokok dan fungsi ketua kelas, yang mencakup koordinasi perkuliahan, pengelolaan kehadiran dan disiplin, serta dukungan terhadap kelancaran proses praktikum di laboratorium. Ketua kelas diharapkan mampu mengoordinasikan kesiapan kelas sebelum perkuliahan teori dan praktikum, serta menyampaikan informasi akademik dari jurusan dan dosen kepada mahasiswa secara efektif. Selain itu, ketua kelas berperan membantu memantau kehadiran mahasiswa dan mengingatkan pentingnya disiplin waktu serta kepatuhan terhadap tata tertib perkuliahan. Dalam kegiatan praktikum, ketua kelas diharapkan membantu dosen dan teknisi memastikan kesiapan kelas dan laboratorium, serta mengingatkan mahasiswa terkait keselamatan kerja dan penggunaan fasilitas laboratorium secara bertanggung jawab. Penguatan peran ketua kelas sebagai penghubung dengan Penasihat Akademik juga menjadi perhatian. Ketua kelas didorong untuk membantu mengarahkan mahasiswa yang mengalami kendala akademik agar aktif berkonsultasi dengan Penasihat Akademik. Selain itu, ketua kelas diharapkan berperan dalam menjaga iklim akademik kelas yang kondusif, tertib, dan saling menghargai, serta mengedepankan etika akademik dalam setiap interaksi perkuliahan. Koordinasi kegiatan akademik dan kemahasiswaan turut dibahas, di mana ketua kelas diharapkan mampu mengoordinasikan partisipasi kelas dalam kegiatan akademik jurusan dan berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa untuk kegiatan yang relevan dengan penguatan budaya akademik. Rapat ini juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap mahasiswa yang mengalami kendala akademik maupun nonakademik. Ketua kelas diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tersebut dan menyampaikannya secara bijak dan proporsional kepada Penasihat Akademik atau jurusan. Selain membahas peran ketua kelas, rapat juga menegaskan kepatuhan terhadap peraturan perkuliahan, peraturan akademik, serta penggunaan Buku SIKAP sebagai media pembinaan karakter dan soft skills mahasiswa. Ketua Jurusan menegaskan bahwa penguatan budaya akademik harus didukung oleh nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, kedisiplinan, kebersihan, kerapihan, dan tanggung jawab. “Keberhasilan semester ini adalah hasil kerja bersama. Ketua kelas memegang peran penting dalam menjaga ritme, kualitas pembelajaran, dan budaya akademik jurusan,” tutup Yuhefizar. Melalui rapat koordinasi ini, Jurusan Teknologi Informasi berharap pelaksanaan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dapat berjalan secara lebih terarah, tertib, dan berkualitas, dengan ketua kelas sebagai salah satu pilar utama penggerak budaya akademik di lingkungan jurusan.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Feb
19

Transformasi JTI PNP: Integrasikan Soft Skill ‘SIKAP’ dan Bimbingan Humanis dalam Menyambut Semester Genap 2025/2026

PADANG – Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar rapat koordinasi daring pada Kamis (19/02/2026) sebagai langkah strategis persiapan Semester Genap 2025/2026. Rapat ini menjadi ajang penting untuk memperkuat konsolidasi internal, baik dalam hal tata kelola organisasi maupun peningkatan mutu pendampingan mahasiswa. Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., memimpin pertemuan yang diikuti oleh seluruh dosen dari Kampus Utama dan Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU). Salah satu poin krusial yang ditekanan adalah sosialisasi pemilihan koordinator program studi di lingkungan jurusan yang masa jabatannya akan segera berakhir. Dalam arahannya, Dr. Ir. Yuhefizar menggarisbawahi bahwa proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan JTI PNP akan dilaksanakan dengan mengedepankan semangat kekeluargaan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat. Hal ini dilakukan untuk menjaga harmonisasi dan stabilitas jurusan dalam mencapai visi bersama. Beliau meyakini bahwa melalui musyawarah, keputusan yang diambil akan lebih akomodatif dan mencerminkan aspirasi kolektif para dosen. “Kita ingin proses transisi ini berjalan sejuk dan profesional, di mana mufakat menjadi landasan utama untuk memilih sosok yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan,” ujar Dr. Ir. Yuhefizar. Selain itu, rapat ini menjadi panggung peluncuran buku SIKAP (Soft skill: bagian Integral dari Karakter Akademis dan Profesional). Buku ini hadir sebagai instrumen untuk membentuk lulusan yang berakhlak mulia, berpikir akademis, dan bertindak profesional di era digital. Dr. Ir. Yuhefizar menjelaskan bahwa buku SIKAP merupakan panduan komprehensif bagi mahasiswa untuk mengasah etika dan tanggung jawab. Keunikan buku ini terletak pada lembar refleksi pribadi yang harus diisi mahasiswa, sehingga pengembangan soft skill tidak lagi sekadar teori, melainkan komitmen nyata. Nilai-nilai yang terkandung dalam buku SIKAP diharapkan mampu mencetak lulusan TI yang tajam dalam berinovasi namun tetap tangguh menghadapi tantangan. Buku ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kompetensi teknis harus dibarengi dengan karakter profesional yang kuat. Selaras dengan hal tersebut, JTI PNP juga menyosialisasikan penggunaan Buku Bimbingan Akademik Mahasiswa terbaru. Buku ini diperkenalkan sebagai media pendampingan yang lebih terstruktur dan humanis, memastikan hubungan antara dosen Penasihat Akademik (PA) dan mahasiswa berjalan lebih bermakna. Dalam pedoman tersebut, ditegaskan bahwa bimbingan akademik bukan sekadar aktivitas administratif saja. Lebih dari itu, bimbingan merupakan bentuk tanggung jawab keilmuan dosen untuk mendampingi rencana studi dan membantu memecahkan tantangan non-akademik mahasiswa. Dr. Ir. Yuhefizar berharap, dengan adanya Buku PA ini, proses komunikasi antara dosen dan mahasiswa terdokumentasi secara sistematis. Pendampingan yang terarah dan berkelanjutan diharapkan dapat mencegah kendala studi sejak dini sehingga mahasiswa dapat lulus tepat waktu dengan kualitas yang unggul. Penerapan kedua buku pedoman ini merupakan satu kesatuan dalam mewujudkan lingkungan akademik yang kondusif. “Keberhasilan bimbingan akademik diukur dari tumbuhnya mahasiswa sebagai insan mandiri yang bertanggung jawab dan memiliki karakter SIKAP yang konsisten,” tambahnya. Rapat koordinasi daring ini juga memastikan bahwa dosen di lingkungan PSDKU mendapatkan informasi dan standar yang sama dalam pelayanan akademik. Integrasi kebijakan ini sangat penting agar seluruh mahasiswa JTI PNP mendapatkan kualitas pembinaan karakter yang seragam. Para dosen menyambut positif mekanisme musyawarah mufakat yang ditawarkan untuk pemilihan struktural mendatang. Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh diskusi produktif, mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan kolektif yang dijunjung tinggi oleh seluruh jajaran jurusan. Di penghujung rapat, Ketua Jurusan menginstruksikan seluruh staf pengajar untuk segera menyiapkan perangkat pembelajaran Semester Genap 2025/2026. Fokus utama tetap pada kualitas pengajaran yang mampu mengintegrasikan aspek hard skill teknologi informasi dengan penguatan moral (soft skill). Pertemuan ini ditutup dengan keyakinan bersama bahwa dengan semangat musyawarah serta implementasi pedoman SIKAP dan Bimbingan Akademik, JTI PNP akan semakin solid. Langkah ini menjadi fondasi kuat bagi jurusan untuk terus berprestasi dan mencetak generasi emas di bidang teknologi informasi.

By Yuhefizar | Academic . Berita
DETAIL
Feb
14

Jurusan Teknologi Informasi Perkuat Persiapan Semester Genap 2025/2026 melalui Rapat Koordinasi Awal dengan Dosen

PADANG — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar Rapat Koordinasi Awal sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Jumat, 13 Februari 2026, pukul 13.30 hingga 15.30 WIB, dan diikuti oleh seluruh staf pengajar serta tenaga kependidikan Jurusan Teknologi Informasi, baik yang bertugas di kampus utama maupun kampus PSDKU Tanah Datar, Solok Selatan, dan Pelalawan. Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas lokasi, serta memastikan kesiapan akademik dan nonakademik jurusan menjelang dimulainya semester genap. Kehadiran seluruh unsur jurusan mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga mutu penyelenggaraan pendidikan vokasi di lingkungan Politeknik Negeri Padang. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai agenda penting terkait pelaksanaan pembelajaran, mulai dari kesiapan dosen pengampu mata kuliah, penjadwalan perkuliahan, hingga sinkronisasi proses akademik antara kampus utama dan PSDKU agar pelaksanaan perkuliahan berjalan seragam dan terkoordinasi. Selain aspek pembelajaran, rapat juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana pendukung, seperti laboratorium, ruang kelas, serta fasilitas pembelajaran lainnya. Jurusan berkomitmen memastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi siap pakai sebelum perkuliahan Semester Genap 2025/2026 dimulai. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Yuhefizar, dalam arahannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi awal ini tidak hanya berfokus pada kesiapan administratif, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kualitas akademik dan atmosfer ilmiah di lingkungan jurusan. “Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh elemen jurusan memiliki visi yang sama dalam menyambut semester baru. Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, kita optimistis proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas,” ujar Yuhefizar. Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, muncul sejumlah ide dan program baru yang akan diimplementasikan pada Semester Genap 2025/2026. Salah satu poin utama yang disepakati adalah kewajiban seluruh dosen untuk menyiapkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan kontrak kuliah secara lengkap sebelum perkuliahan dimulai. Selain itu, jurusan juga akan memberlakukan penggunaan Jurnal Perkuliahan sebagai instrumen pemantauan progres perkuliahan. Melalui jurnal ini, dosen dapat mencatat keterlaksanaan materi, kehadiran, serta capaian pembelajaran secara berkala, sehingga evaluasi proses belajar mengajar dapat dilakukan lebih terukur dan sistematis. Rapat juga menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat peran Penasehat Akademik (PA) dalam mendukung kesuksesan studi mahasiswa. Ketua Jurusan menegaskan bahwa PA memiliki peran strategis dalam membimbing, memantau, dan memberikan arahan akademik kepada mahasiswa selama menjalani proses pendidikan di kampus. “Keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh proses perkuliahan di kelas, tetapi juga oleh pendampingan akademik yang konsisten. Peran Penasehat Akademik sangat penting, dan ke depan jurusan akan menyiapkan buku Penasehat Akademik sebagai panduan dalam menjalankan tugas tersebut,” jelas Yuhefizar. Sebagai upaya memperkuat atmosfer akademik dan budaya ilmiah, rapat koordinasi ini juga merumuskan rencana penyelenggaraan sharing session dosen untuk dosen dalam lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini dirancang sebagai forum berbagi praktik baik, pengalaman penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan pembelajaran. Tidak hanya itu, Jurusan Teknologi Informasi juga mendorong keterlibatan aktif dosen sebagai narasumber dalam berbagai webinar akademik yang diselenggarakan oleh jurusan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas keilmuan dosen sekaligus menghidupkan nuansa akademik di lingkungan jurusan. “Melalui sharing session dan keterlibatan dosen sebagai narasumber webinar, kita ingin membangun kultur akademik yang lebih hidup, dinamis, dan kolaboratif. Jurusan akan memfasilitasi dan mendukung penuh inisiatif-inisiatif akademik tersebut,” tambah Yuhefizar. Pelaksanaan rapat koordinasi secara daring dinilai efektif dalam menjangkau seluruh civitas jurusan lintas lokasi, sehingga partisipasi dan kontribusi dari kampus PSDKU dapat terakomodasi secara optimal. Dengan berbagai kesepakatan dan program yang dirumuskan, Jurusan Teknologi Informasi optimistis dapat menyelenggarakan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan kesiapan yang lebih baik, terstruktur, dan berorientasi pada peningkatan mutu akademik. Rapat koordinasi awal ini menegaskan komitmen Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang dalam menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi institusi dalam mencetak lulusan vokasi yang profesional dan kompeten.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL

Kampus Politeknik Negeri Padang, Limau Manis Padang
Kode Pos : 25176
Phone : 0751-72590

TOP