RabuSapaTI Edisi 03: Jurusan TI Ingatkan Pentingnya Integritas Melalui Pemahaman Pelanggaran Akademik

RabuSapaTI Edisi 03: Jurusan TI Ingatkan Pentingnya Integritas Melalui Pemahaman Pelanggaran Akademik

📢 #RabuSapaTI Edisi 03: Jurusan TI Ingatkan Pentingnya Integritas Melalui Pemahaman Pelanggaran Akademik

Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang kembali menghadirkan program #RabuSapaTI sebagai media pengingat akademik yang bertujuan membangun budaya akademik yang disiplin, profesional, dan berintegritas di lingkungan kampus.

Pada edisi ketiga ini, #RabuSapaTI mengangkat tema “Disiplin Akademik: Memahami Peraturan Akademik PNP Nomor 4597/PL.9/DL/2018 Pasal 24 tentang Pelanggaran Akademik.” Tema ini dipilih sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya menjaga kejujuran dan integritas dalam setiap kegiatan akademik.

Melalui format tanya jawab yang sederhana dan mudah dipahami, mahasiswa diajak memahami bahwa pelanggaran akademik bukan hanya sekadar pelanggaran terhadap aturan kampus, tetapi juga merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kejujuran, integritas, dan etika akademik.

Dalam edisi ini dijelaskan bahwa pelanggaran akademik dapat berupa berbagai tindakan, antara lain:

  • Menyontek saat ujian atau mengerjakan tugas dengan cara yang tidak diperbolehkan.
  • Memberikan atau menerima imbalan dengan tujuan mempengaruhi penilaian akademik (penyuapan).
  • Memalsukan dokumen, nilai, tanda tangan, laporan, atau dokumen akademik lainnya.
  • Menggantikan atau digantikan oleh orang lain dalam kegiatan akademik (perjokian).
  • Mengakui karya atau pendapat orang lain sebagai karya sendiri (plagiarisme).
  • Membantu atau menyediakan sarana yang dapat mendukung terjadinya pelanggaran akademik.

Selain memberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk pelanggaran akademik, mahasiswa juga diingatkan bahwa pelanggaran tersebut dapat dikenakan sanksi secara bertingkat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari peringatan lisan atau tertulis, pencabutan hak mengikuti kegiatan akademik untuk sementara, hingga pencabutan status sebagai mahasiswa berdasarkan keputusan yang ditetapkan oleh institusi.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa tujuan utama penyampaian materi ini bukan untuk menakut-nakuti mahasiswa, melainkan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam dunia pendidikan dan dunia profesional.

“Mahasiswa tidak hanya dinilai dari hasil yang diperoleh, tetapi juga dari bagaimana proses memperoleh hasil tersebut. Prestasi yang baik akan jauh lebih bermakna apabila diraih dengan cara yang jujur, bermartabat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Beliau menambahkan bahwa karakter profesional tidak hanya dibangun melalui kecerdasan dan kemampuan teknis, tetapi juga melalui sikap jujur, disiplin, dan konsisten dalam menjaga etika akademik.

Program #RabuSapaTI sendiri merupakan bagian dari komitmen Jurusan Teknologi Informasi dalam membangun budaya akademik yang sehat, mendukung penguatan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK), serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi seluruh civitas akademika.

Melalui tema ini, Jurusan TI berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya menjaga integritas akademik dan menjadikan kejujuran sebagai bagian dari karakter yang akan dibawa hingga ke dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

#RabuSapaTI
“Mengingatkan untuk Bertumbuh.”

Jurusan Teknologi Informasi
Politeknik Negeri Padang

Leave a Reply