Berita

Jan
06

Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang Dipercaya Menjadi Panitia Pelaksana NVIDIA RTX AI PC Day 2026

Padang — Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi unggul di bidang teknologi dengan dipercaya menjadi tuan rumah NVIDIA RTX AI PC Day, sebuah pameran dan expo kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) terbesar di awal tahun 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara NVIDIA dan Politeknik Negeri Padang, yang akan diselenggarakan pada 12–13 Januari 2026 di Gedung PKM Kampus PNP. Dalam pelaksanaan kegiatan berskala nasional ini, Politeknik Negeri Padang mempercayakan Jurusan Teknologi Informasi (TI) sebagai panitia pelaksana utama. Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan institusi terhadap kapasitas dan kompetensi Jurusan TI dalam mengelola kegiatan teknologi, khususnya di bidang kecerdasan buatan dan komputasi modern. Expo ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis oleh mahasiswa, siswa, gamer, kreator konten, serta para AI & tech enthusiast. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan eksplorasi teknologi AI terkini, khususnya pemanfaatan NVIDIA GeForce RTX AI PC dalam mendukung produktivitas, kreativitas, dan inovasi digital. Direktur Politeknik Negeri Padang, Revalin Herdianto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan NVIDIA kepada PNP, sekaligus kebanggaan atas keterlibatan aktif Jurusan Teknologi Informasi sebagai pelaksana kegiatan. “Kepercayaan ini merupakan pengakuan terhadap kesiapan Politeknik Negeri Padang dalam mengembangkan dan mengelola kegiatan berbasis teknologi mutakhir. Kegiatan NVIDIA RTX AI PC Day ini juga sejalan dengan komitmen Politeknik Negeri Padang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi mahasiswa dan generasi muda untuk lebih siap menghadapi tantangan industri digital masa depan,” ujar Revalin Herdianto.” ujar Revalin Herdianto. Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai fitur AI terbaru dari NVIDIA GeForce RTX, menyaksikan demo kreatif dan gaming, serta mengikuti Keynote dan Sharing Session dari para AI Expertise dan Key Opinion Leader (KOL) nasional, yaitu Anjas Maradita, Alva Jonathan, dan Okemudin. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pameran teknologi, tetapi juga sebagai ajang penguatan ekosistem AI dan digital talent, dengan menghadirkan pengalaman langsung penggunaan AI PC dalam dunia pendidikan, industri kreatif, dan high-performance computing. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik, antara lain 2 unit laptop, 3 unit VGA GeForce RTX 5050, TWS, T-shirt eksklusif, serta beragam doorprize lainnya. Ketua Pelaksana kegiatan, Yuhefizar, yang juga ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, menyampaikan bahwa keterlibatan Jurusan TI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mendekatkan mahasiswa dengan teknologi industri terkini. “NVIDIA RTX AI PC Day ini ajang belajar terbuka dan inspiratif. Kami mengajak seluruh mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum untuk segera mendaftar karena kuota terbatas. Ini adalah kesempatan langka untuk merasakan langsung teknologi AI terbaru dari NVIDIA,” ungkap Yuhefizar. Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Padang berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai pusat inovasi dan pengembangan teknologi di Sumatera Barat, sekaligus mempererat kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi, industri teknologi global, dan komunitas digital. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut: https://event.kimcommunication.com/3deca310 Mari bergabung dan menjadi bagian dari pengalaman teknologi masa depan bersama NVIDIA RTX AI PC Day di Politeknik Negeri Padang.

By Yuhefizar | Academic . Berita
DETAIL
Dec
19

Jurusan Teknologi Informasi Gelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2025

Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang melaksanakan kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Aula Gedung C Lantai 2. Kegiatan ini merupakan agenda strategis jurusan dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan. RTM dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dan menghadirkan Sukartini, SE., M.Kom., Ak., selaku Ketua Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP) Politeknik Negeri Padang, sebagai narasumber utama. Kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan penguatan pemahaman terkait implementasi sistem penjaminan mutu internal di tingkat jurusan dan program studi. Kegiatan RTM ini bertujuan untuk mengukur ketercapaian standar mutu jurusan serta menindaklanjuti hasil Audit Mutu Internal (AMI) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Selain itu, RTM menjadi forum evaluasi bersama untuk memastikan seluruh proses akademik dan nonakademik berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Secara yuridis, pelaksanaan RTM mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, yang menegaskan pentingnya siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai fondasi budaya mutu di perguruan tinggi. Peserta RTM terdiri dari Ketua dan Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi, dosen dan tenaga kependidikan, serta Gugus Kendali Mutu (GKM) Jurusan Teknologi Informasi. Keterlibatan seluruh unsur ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sistem mutu yang partisipatif dan berkelanjutan. Berbagai data strategis menjadi input utama RTM, antara lain hasil Audit Mutu Internal (AMI) Jurusan dan Program Studi, capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan (IKT) Program Studi, hasil tracer study dan survei kepuasan pengguna lulusan, serta data kinerja pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui pembahasan data tersebut, RTM menghasilkan output utama berupa laporan RTM, yang mencakup keputusan strategis jurusan dan program studi, serta Dokumen Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bentuk komitmen perbaikan berkelanjutan atas temuan dan rekomendasi yang ada. Dokumentasi kegiatan RTM disusun secara lengkap, meliputi undangan dan daftar hadir, notulen dan berita acara RTM, dokumen Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan laporan monitoring dan evaluasi (Monev), serta bukti pendukung yang akan digunakan dalam pelaksanaan AMI berikutnya maupun keperluan akreditasi program studi. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, dalam arahannya menegaskan bahwa RTM bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan forum strategis untuk refleksi dan pengambilan keputusan berbasis data. Ia berharap RTM dapat dilaksanakan secara konsisten dan menjadi budaya mutu yang tertanam dalam setiap aktivitas akademik dan layanan jurusan. “RTM harus mampu menghasilkan keputusan yang konkret dan rencana tindak lanjut yang realistis. Dengan komitmen bersama, kita dapat meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat daya saing lulusan, serta mendukung pencapaian visi Jurusan Teknologi Informasi,” ujar Dr. Ir. Yuhefizar. Sementara itu, narasumber Sukartini, SE., M.Kom., Ak. menekankan pentingnya pemanfaatan hasil RTM sebagai dasar peningkatan berkelanjutan. Ia berharap Jurusan Teknologi Informasi dapat terus memperkuat sinergi antara jurusan, program studi, dan unit penjaminan mutu, sehingga sistem penjaminan mutu internal berjalan efektif dan berdampak nyata. Melalui pelaksanaan RTM ini, Jurusan Teknologi Informasi menegaskan komitmennya untuk menjadikan penjaminan mutu sebagai budaya kerja, bukan sekadar kewajiban. Diharapkan, hasil RTM dapat menjadi pijakan strategis dalam meningkatkan kualitas layanan akademik dan tata kelola jurusan secara berkelanjutan. Jurusan TI Melesat.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Dec
18

Seminar Komik Nasional di PNP Kupas Industri Komik dan Peluang Karier Berbasis Teknologi

Politeknik Negeri Padang (PNP) melalui Jurusan Teknologi Informasi menyelenggarakan Seminar Komik bertema “Industri Komik dan Peluang Karier di Indonesia” pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Ruang Teater Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Padang. Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa untuk memahami industri kreatif komik secara komprehensif dan relevan dengan perkembangan teknologi terkini. Seminar menghadirkan Ecky Mosmarth, perwakilan dari Asosiasi Komik Indonesia, sebagai narasumber utama. Ecky Mosmarth dikenal sebagai komikus ternama nasional dengan berbagai karya populer, di antaranya Gundala, Petualangan Arthur Razar, Jaga Bumi, Sri Asih, dan Patriot, yang telah mewarnai perkembangan industri komik Indonesia. Dalam pemaparannya, Ecky Mosmarth tidak hanya menjelaskan tentang mindset dan ekosistem industri komik, tetapi juga mengulas secara mendalam peluang karier profesional yang dapat ditempuh generasi muda di bidang ini. Ia menekankan bahwa industri komik saat ini sangat terbuka bagi talenta kreatif yang mampu memadukan seni, cerita, dan teknologi. Menariknya, seminar ini juga membahas peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses kreatif komik. Ecky Mosmarth secara langsung mendemonstrasikan cara pembuatan komik, mulai dari perancangan konsep, visualisasi karakter, hingga pemanfaatan berbagai teknologi dan perangkat digital yang dapat mendukung produktivitas komikus di era modern. Kegiatan ini diikuti oleh 310 mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi, yang didominasi oleh mahasiswa Program Studi Animasi. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif selama sesi diskusi dan demonstrasi, yang menunjukkan besarnya minat mahasiswa terhadap industri kreatif berbasis teknologi. Seminar yang dimulai pada pukul 13.30 WIB ini berakhir pada 16.15 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan dikelola secara profesional oleh mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi dengan dukungan penuh dari Himpunan Mahasiswa (HIMA) Jurusan, sebagai bentuk pembelajaran kepemimpinan dan manajemen kegiatan kemahasiswaan. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama Jurusan dan institusi dengan JBros Computer melalui Digital Creative. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada JBros Computer atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk membuka cakrawala berpikir mahasiswa dalam menyikapi kemajuan teknologi. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga diperkenalkan langsung dengan teknologi terkini dan realitas industri. Kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara dunia pendidikan dan industri,” ungkap Dr. Ir. Yuhefizar. Dari pihak mitra industri, Hendri Gunawan selaku perwakilan JBros Computer menyampaikan terima kasih kepada Politeknik Negeri Padang atas respons yang cepat dan dukungan penuh terhadap inisiatif kerja sama ini. Ia menilai birokrasi yang singkat, respons yang cepat, serta fasilitas yang sangat memadai menjadi alasan utama JBros Computer memilih PNP sebagai mitra kegiatan. “Khususnya di bidang IT, kami melihat PNP memiliki potensi besar. Ke depan, masih banyak agenda teknologi informasi yang dapat kita kolaborasikan bersama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Hendri Gunawan. Direktur Politeknik Negeri Padang yang diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Nasrullah, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan JBros Computer kepada PNP serta menghadirkan narasumber nasional dalam kegiatan yang dinilai sangat luar biasa dan inspiratif bagi mahasiswa. “Kami sangat terbuka terhadap kerja sama seperti ini karena sejalan dengan upaya PNP dalam meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, khususnya di bidang teknologi dan industri kreatif,” ujar Nasrullah. Sementara itu, Ecky Mosmarth menyampaikan kesan positifnya terhadap antusiasme mahasiswa PNP. Ia menilai mahasiswa memiliki potensi besar dan pemahaman teknologi yang kuat sebagai modal utama untuk terjun ke industri komik dan kreatif digital. “Kombinasi kreativitas dan teknologi seperti yang dimiliki mahasiswa di sini sangat menjanjikan untuk masa depan industri komik Indonesia,” ungkapnya. Testimoni positif juga datang dari mahasiswa peserta. Amel, menyebut seminar ini membuka wawasannya tentang peluang karier komikus profesional. “Kami jadi tahu bahwa komik bukan hanya hobi, tapi bisa menjadi profesi yang serius dengan dukungan teknologi,” ujarnya. Hal senada disampaikan Keysa, mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi, yang merasa sangat terbantu dengan sesi demonstrasi langsung. “Melihat langsung proses pembuatan komik dan penggunaan AI membuat kami lebih percaya diri untuk berkarya dan mengikuti perkembangan industri,” tuturnya. Melalui kegiatan ini, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan akademik dan nonakademik yang relevan dengan kebutuhan industri. Diharapkan, seminar ini mampu memotivasi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, berinovasi, dan siap bersaing di dunia kerja kreatif berbasis teknologi.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Dec
13

Silaturahmi dan Konsolidasi Alumni TI 2025: Saatnya Alumni Menguatkan Peran untuk Almamater

Jakarta — Jurusan Teknologi Informasi (TI) menggelar pertemuan resmi bersama para alumni lintas angkatan pada Jumat, 12 Desember 2025, bertempat di Kalibata House 21, Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari agenda tahunan jurusan dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara alumni dan almamater, sekaligus menjadi forum komunikasi strategis di usia 20 tahun Jurusan TI pada tahun 2025.  Tagline “Jurusan TI Melesat Bersama Alumni” sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi dalam pengembangan institusi pun bergema. Acara ini dihadiri oleh Ketua Jurusan TI, Yuhefizar, beserta dosen Jurusan TI, yaitu Bapak Ronal Hadi, Ibu Indri Rahmayuni, dan Ibu Milla Apriliana. Selain itu, turut hadir sejumlah alumni dari berbagai angkatan yang aktif dalam komunitas alumni Jurusan TI yang di sebut INTI (ikatan keluarga jurusan TI). Pertemuan dimulai pukul 19.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 23.00 WIB dalam suasana santai namun tetap hangat. Kegiatan dibuka oleh sambutan Ketua Alumni TI Jabodetabek, Dino Ananda Saputra (angkatan 2013), yang menekankan pentingnya penguatan jaringan alumni sebagai bagian dari pembangunan reputasi dan kontribusi terhadap jurusan. Selanjutnya, para alumni memperkenalkan diri dan menyampaikan perkembangan karier masing-masing. Sesi ini menjadi sarana untuk memperluas jaringan profesional antar alumni serta mengidentifikasi potensi kolaborasi. Dalam sambutannya, Bapak Ronal Hadi menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini harus tetap dijaga secara berkelanjutan, minimal satu kali setiap tahun. Beliau menilai bahwa alumni memiliki posisi strategis sebagai mitra institusi dalam mendukung pengembangan akademik, peningkatan kualitas lulusan, serta perluasan jejaring kerja sama. Ibu Indri Rahmayuni turut menyampaikan usulan agar pada tahun 2026 dilaksanakan Reuni Akbar Alumni TI sebagai momentum konsolidasi besar dua dekade Jurusan TI. Usulan ini mendapat dukungan positif dari forum karena dianggap relevan dengan kebutuhan penguatan komunitas alumni pada level nasional. Ketua Jurusan TI, Yuhefizar, dalam arahannya menyampaikan bahwa Jurusan TI yang berdiri pada tahun 2005 kini memasuki usia 20 tahun, sehingga kolaborasi jangka panjang dengan alumni menjadi kebutuhan strategis. Beliau menekankan bahwa alumni merupakan bagian integral dari perkembangan jurusan, baik dalam bidang akademik, kemitraan industri, maupun pembinaan mahasiswa. Yuhefizar juga mengusulkan pembangunan Sistem Informasi Alumni TI sebagai platform pendataan resmi alumni yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai program pengembangan alumni dan jurusan. Forum pertemuan menyepakati pengangkatan  Dino Ananda Saputra sebagai Ketua Alumni Pusat Jurusan TI untuk masa konsolidasi awal, sebelumnya adalah ketua alumni jabodetabek. Setelah pendataan alumni melalui sistem informasi selesai dilakukan, rencananya akan dibentuk struktur organisasi alumni tingkat provinsi maupun perangkatan, yang selanjutnya akan dilantik pada kegiatan Reuni Akbar tahun 2026. Selain itu, beberapa alumni turut memberikan pandangan strategis. Hebby menyoroti pentingnya keterlibatan alumni dalam pemetaan kebutuhan kompetensi industri. Rahmat mengusulkan program mentoring berkala bagi mahasiswa tingkat akhir. Sementara Wandri menegaskan perlunya memperkuat solidaritas antaralumni sebagai bagian dari nilai moral organisasi alumni TI. Pertemuan ditutup dengan diskusi mendalam mengenai rencana kerja alumni. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi pembentukan ekosistem alumni yang lebih terorganisasi dan berdampak bagi perkembangan jurusan. Dengan terlaksananya pertemuan ini, Jurusan Teknologi Informasi menegaskan kembali komitmennya dalam membangun kolaborasi berkelanjutan bersama alumni. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan mutu akademik, penguatan jejaring kerja sama, serta keberlanjutan reputasi Jurusan TI pada tingkat regional maupun nasional. Para peserta pulang dengan semangat baru dan tekad kuat untuk membangun gerakan “Alumni untuk Almamater”. Semua berharap bahwa konsolidasi 2025 ini menjadi awal dari perjalanan besar membangun kekuatan alumni TI yang solid, profesional, dan berdampak nyata bagi jurusan, institusi, dan masyarakat luas.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Dec
11

Jurusan Teknologi Informasi PNP Evaluasi Mingguan dan Rapat Terintegrasi Tendik Bahas Peningkatan Pelaksanaan PKL dan Persiapan UAS

Padang — Kamis, 11 Desember 2025. Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang melaksanakan kegiatan evaluasi mingguan bersama tim struktural pimpinan jurusan, para ketua program studi, dan kepala laboratorium. Kegiatan ini digabungkan dengan rapat evaluasi dwi mingguan tenaga kependidikan (tendik), yang melibatkan tenaga administrasi, PLP, teknisi, serta petugas rumah tangga di lingkungan jurusan. Rapat yang berlangsung pada pukul 13.00–14.00 WIB ini bertujuan melakukan konsolidasi kinerja serta memastikan seluruh proses akademik dan non-akademik berjalan optimal menjelang akhir semester. Suasana rapat berlangsung produktif dengan fokus utama pada evaluasi pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang sedang berlangsung di berbagai lokasi mitra industri. Dalam pemaparannya, didiskusikan perkembangan pelaksanaan PKL mahasiswa, termasuk capaian, tantangan lapangan, serta dinamika yang dihadapi oleh mahasiswa pada periode ini. Evaluasi ini sekaligus menjadi dasar untuk merancang peningkatan kualitas PKL pada tahun 2026. Pembahasan penguatan PKL menjadi salah satu agenda utama rapat. Jurusan TI menargetkan adanya penyempurnaan prosedur PKL, khususnya untuk Prodi Manajemen Informatika serta program studi di PSDKU Tanah Datar, Solok Selatan, dan Pelalawan. Perbaikan prosedur ini mencakup penyelarasan dokumen, alur administrasi, standardisasi monitoring, serta peningkatan koordinasi dengan mitra industri. Selain penyempurnaan prosedur, jurusan juga merencanakan pelaksanaan pembekalan mahasiswa PKL secara lebih komprehensif. Pembekalan tersebut akan menghadirkan narasumber dari dunia industri dan dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026. Langkah ini diharapkan memberikan wawasan yang lebih kuat kepada mahasiswa sebelum mereka terjun ke dunia kerja nyata. Rapat turut membahas kesiapan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) yang akan segera dimulai. Setiap unit kerja diminta memastikan kesiapan ruang, perangkat laboratorium, sistem informasi akademik, serta kelancaran proses administrasi untuk menjamin UAS terlaksana dengan baik dan sesuai standar mutu kampus. Selain itu, struktural jurusan juga mematangkan persiapan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang akan dilaksanakan pada tanggal 16–17 Desember 2025. RTM menjadi agenda penting dalam siklus peningkatan mutu berkelanjutan, karena seluruh capaian, temuan, dan rencana perbaikan akan dibahas secara komprehensif bersama seluruh unsur terkait. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, yang memimpin jalannya rapat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan pimpinan prodi atas dedikasi dalam menjaga keberlanjutan layanan akademik. Beliau menekankan bahwa peningkatan kualitas PKL tahun 2026 harus menjadi prioritas bersama agar lulusan Jurusan TI semakin siap bersaing di dunia industri dan mampu menunjukkan kompetensi unggul di bidang teknologi informasi. Dalam tanggapan resminya, Ketua Jurusan menyampaikan, “PKL merupakan pintu awal mahasiswa memasuki dunia profesional. Karena itu, kita harus memastikan sistem PKL berjalan lebih rapi, lebih kuat, dan lebih relevan dengan kebutuhan industri. Tahun depan kita targetkan pembekalan yang lebih matang serta prosedur yang lebih standar di semua prodi, termasuk PSDKU.” Beliau juga berharap agar sinergi antara dosen, tendik, dan pimpinan prodi terus diperkuat demi layanan akademik yang semakin berkualitas. Di akhir rapat, Ketua Jurusan kembali mengingatkan bahwa forum evaluasi seperti ini merupakan wadah penting untuk menyampaikan kendala, berbagi pandangan, dan merumuskan solusi bersama. “Jika ada kendala dalam melaksanakan tugas di jurusan, sampaikan di forum ini. Kita selesaikan bersama, kita cari solusi terbaik bersama,” tegasnya. Dengan evaluasi rutin yang terstruktur, Jurusan Teknologi Informasi PNP terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat tata kelola akademik, serta memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai visi jurusan menuju institusi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Dec
11

Rapat Evaluasi Kinerja Jurusan Teknologi Informasi bersama Prodi Animasi: Fokus pada Tridharma dan Akreditasi, Dilaksanakan Secara Daring

Pada minggu kedua bulan Desember 2025, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang melaksanakan rapat evaluasi kinerja pimpinan jurusan bersama Program Studi Animasi. Rapat yang dipimpin langsung oleh Yuhefizar, Ketua Jurusan Teknologi Informasi, ini diselenggarakan pada hari Kamis pukul 10.00 hingga 10.45 WIB. Pelaksanaan rapat dilakukan secara daring mengingat masih berlangsungnya masa relaksasi tanggap bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Meskipun dilakukan secara virtual, rapat berlangsung efektif, terarah, dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Rapat ini dihadiri oleh dosen homebase Prodi Animasi, yaitu Ardian Firosha, Hendra Rotama, Eko Purnomo, dan Fegelia. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda evaluasi rutin yang bertujuan meninjau ketercapaian kegiatan akademik dan tridharma perguruan tinggi menjelang akhir semester. Dalam sambutannya, Ketua Jurusan menegaskan bahwa evaluasi kinerja bukan sekadar agenda administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab akademik untuk menjaga mutu pembelajaran dan profesionalisme dosen. Evaluasi kali ini bertepatan dengan minggu ke-16 perkuliahan, yang menjadi waktu penting untuk memastikan seluruh perkuliahan telah terlaksana sesuai rencana. Pada pembahasan pertama, disampaikan bahwa masih terdapat beberapa dosen yang belum menuntaskan seluruh sesi perkuliahan. Oleh karena itu, Ketua Jurusan mengimbau agar kuliah pengganti segera dijadwalkan, sehingga hak belajar mahasiswa dapat terpenuhi sesuai standar akademik. Poin kedua membahas ketercapaian tridharma perguruan tinggi, di mana masih ditemukan beberapa dosen yang belum mengambil peran sebagai ketua dalam kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun publikasi ilmiah. Ketua Jurusan mendorong agar para dosen mulai menargetkan diri untuk aktif sebagai ketua kegiatan tridharma pada periode berikutnya, karena hal ini berpengaruh langsung pada pengembangan karir dan peningkatan kinerja prodi. Selanjutnya, rapat membahas progres persiapan akreditasi Prodi Animasi. Ketua Jurusan kembali menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh dosen homebase dalam menuntaskan berbagai dokumen dan eviden pendukung. Tujuannya adalah agar Prodi Animasi dapat meraih nilai akreditasi terbaik dan memperkuat posisi di lingkungan akademik nasional. Rapat juga diisi dengan diskusi interaktif antara pimpinan jurusan dan para dosen. Setiap peserta menyampaikan kendala yang dihadapi serta berbagai solusi untuk peningkatan mutu pembelajaran dan pelaksanaan tridharma. Diskusi berlangsung produktif, menandakan semangat kolaboratif yang kuat di lingkungan Prodi Animasi. Beberapa usulan konkret muncul dalam forum ini, seperti peningkatan koordinasi antar-dosen dalam kegiatan tridharma, serta pembagian tugas yang lebih terarah dalam persiapan akreditasi. Menutup rapat, Yuhefizar menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen yang tetap berkomitmen menjalankan tugas akademik di tengah kondisi cuaca ekstrem dan masa pemulihan pascabencana. Ia berharap hasil rapat ini menjadi dasar langkah perbaikan ke depan, agar Prodi Animasi semakin solid, adaptif, dan unggul dalam menghadapi tantangan serta proses akreditasi yang akan datang.

By Khairiyah Almadani | Berita
DETAIL
Dec
10

Jurusan TI PNP Perkuat Sinergi Industri Melalui Penandatanganan MoU dan MoA dengan PT Indiga Nusa Digitama

Bandung, 10 Desember 2025 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan PT Indiga Nusa Digitama, sebuah perusahaan teknologi yang bergerak dalam pengembangan sistem informasi, produk digital, dan layanan inovatif berbasis web. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 13.20–15.00 WIB di kantor perusahaan di Bandung. Kerja sama yang ditandatangani ini merupakan tindak lanjut atas komitmen bersama antara PNP dan PT Indiga Nusa Digitama tentang pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi mahasiswa, dan peluang rekrutmen tenaga profesional dari kalangan alumni. Perusahaan menyambut baik kerja sama ini karena mahasiswa TI PNP dinilai memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini. Penandatanganan ini disaksikan oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Yuhefizar, beserta jajaran dosen. Dari pihak perusahaan hadir Andreas Manuhutu, Project Manager PT Indiga Nusa Digitama. Kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi yang saling menguntungkan antara dunia pendidikan vokasi dan ekosistem industri digital yang berkembang pesat. Salah satu poin penting dari kolaborasi ini adalah kesiapan PT Indiga Nusa Digitama untuk merekrut langsung mahasiswa TI PNP yang sedang mengikuti program magang di perusahaan tersebut. Beberapa mahasiswa dinilai telah menunjukkan pemahaman teknis, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi yang baik, sehingga layak untuk bergabung menjadi karyawan meskipun belum menyelesaikan studi. Ketua Jurusan TI PNP, Yuhefizar, menyampaikan bahwa rekrutmen ini merupakan bukti nyata bahwa proses pembelajaran berbasis industri (PBM) di kampus telah sejalan dengan kebutuhan perusahaan digital masa kini. “Ketika mahasiswa kita dapat direkrut sebelum tamat, itu menunjukkan bahwa pembelajaran di Jurusan TI telah berada pada jalur yang benar. Kurikulum kita telah mengadopsi kebutuhan industri, dan magang menjadi ruang pembuktian kompetensi mahasiswa,” ujarnya. Yuhefizar juga menegaskan bahwa magang bukan hanya kegiatan wajib kurikuler, tetapi alat ukur profesionalitas mahasiswa, motivator dalam belajar, serta jembatan antara kampus dan dunia kerja. Pengalaman mahasiswa bekerja dalam lingkungan profesional membuat mereka lebih siap menghadapi tantangan karier setelah lulus. PT Indiga Nusa Digitama menyampaikan bahwa mereka sangat terbuka untuk menerima mahasiswa magang, khususnya pada bidang yang saat ini sangat dibutuhkan industri, seperti pengembangan web, digital product engineering, quality assurance, dan layanan digital kreatif lainnya. Mereka mengapresiasi mahasiswa TI PNP yang dinilai cepat beradaptasi dengan ritme kerja dan kebutuhan project. Pada kesempatan yang sama, Ketua Jurusan TI PNP menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa. “Kami sangat berterima kasih kepada PT Indiga Nusa Digitama yang telah membuka pintu selebar-lebarnya bagi mahasiswa dan alumni kami. Kerja sama ini adalah langkah penting dalam memastikan lulusan TI PNP menjadi talenta digital yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya. Kerja sama ini juga mencakup ruang lingkup strategis seperti pengembangan kurikulum berbasis industri, magang dosen, kolaborasi riset dan produk, serta peluang dosen dari industri untuk terlibat dalam proses pembelajaran di kampus. Dengan demikian, sinergi yang terbangun tidak hanya terbatas pada mahasiswa, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas institusi secara menyeluruh. Melalui penandatanganan MoU dan MoA ini, Jurusan TI PNP semakin memperkuat jaringan kemitraan industri yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas pendidikan dan daya saing alumni. PNP menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi yang relevan, adaptif, dan bermanfaat bagi dunia pendidikan dan dunia usaha.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Dec
10

Jurusan Teknologi Informasi PNP Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT Neuronworks Indonesia untuk Penguatan Kompetensi Mahasiswa

Bandung, 10 Desember 2025 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali memperluas jejaring kolaborasi industrinya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan PT Neuronworks Indonesia. Kegiatan berlangsung di kantor pusat Neuronworks di Bandung, mulai jam 10.00 hingga jam 12.00 dan menjadi momentum penting bagi PNP dalam memperkuat link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia industri. PT Neuronworks Indonesia dikenal sebagai perusahaan teknologi informasi profesional yang menyediakan berbagai solusi IT inovatif. Dengan portofolio klien besar seperti Telkom Indonesia dan sejumlah perusahaan nasional lainnya, Neuronworks terus menunjukkan kapabilitasnya sebagai perusahaan teknologi berstandar tinggi. Perolehan sertifikasi ISO 9001 dan ISO 27001 semakin mengukuhkan komitmen perusahaan terhadap manajemen mutu dan keamanan informasi. Penandatanganan MoU dan MoA ini dihadiri langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Yuhefizar, bersama Bapak Ronal Hadi, Ibu Indri Rahmayuni, Ibu Milla Apriliani, serta mahasiswa TI PNP yang tengah melaksanakan program magang di Neuronworks. Dari pihak perusahaan, Human Capital Management Manager, Bapak Ryan Nurrocman, hadir untuk menyampaikan arah strategis kerja sama ini dan harapan perusahaan terhadap kontribusi mahasiswa PNP dalam ekosistem industri TI. Dalam sambutannya, Bapak Ryan menegaskan bahwa kebutuhan industri teknologi saat ini semakin spesifik dan berkembang dengan cepat. Perusahaan teknologi seperti Neuronworks kini membutuhkan talenta muda yang kompeten tidak hanya pada bidang pemrograman, tetapi juga di sektor-sektor penting seperti Quality Assurance (QA), UI/UX Design, System Administration (SysAdmin), serta bidang pendukung transformasi digital lainnya. Ia menyampaikan bahwa lulusan TI harus siap beradaptasi dengan kebutuhan ini agar mampu bersaing di dunia kerja. Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa mahasiswa magang dari PNP telah menunjukkan potensi yang baik dalam berbagai aktivitas project. Namun, untuk memaksimalkan manfaat dan menciptakan sinergi yang lebih kuat, PT Neuronworks berharap agar program magang mahasiswa dapat dilaksanakan dengan durasi minimal enam bulan. Durasi ini dinilai ideal agar mahasiswa dapat memahami alur kerja industri, terlibat lebih dalam dalam project nyata, serta menghasilkan kontribusi yang lebih signifikan bagi perusahaan. Ketua Jurusan TI PNP, Yuhefizar, menyampaikan apresiasi mendalam atas keterbukaan dan komitmen Neuronworks dalam mendukung pengembangan mahasiswa vokasi. “Kerja sama ini tidak hanya sekadar dokumen, tetapi merupakan upaya konkret untuk memastikan bahwa mahasiswa PNP memiliki pengalaman industri yang autentik dan relevan. Masukan dari Neuronworks mengenai kebutuhan bidang QA, UI/UX, dan SysAdmin menjadi referensi penting bagi kami dalam memperkuat kurikulum berbasis kebutuhan industri,” ujar Yuhefizar. Ia menegaskan bahwa Jurusan TI PNP berkomitmen untuk terus memperbarui kurikulum, memperluas kerja sama industri, dan menyediakan ruang belajar yang mendorong mahasiswa tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki soft skill seperti komunikasi profesional, kerja tim, kemampuan presentasi, dan adaptasi terhadap dinamika kerja industri. Menurutnya, keseimbangan antara hard skill dan soft skill merupakan faktor penting yang ditekankan oleh banyak perusahaan teknologi terkemuka. Kerja sama ini juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam riset terapan dan project berbasis kebutuhan industri. Kolaborasi pengembangan aplikasi, implementasi teknologi terbaru, hingga penelitian inovasi digital menjadi ruang yang sangat mungkin dikembangkan bersama Neuronworks. Selain itu, kerja sama ini memperkuat jalur early career bagi alumni TI PNP. Dengan adanya rekam jejak magang yang positif dan pengalaman langsung dalam lingkungan perusahaan teknologi, alumni memiliki peluang lebih besar untuk direkrut sebagai tenaga profesional. Hal ini sejalan dengan visi PNP untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun global. Turut hadirnya mahasiswa yang sedang menjalani program magang di Neuronworks memberikan nilai tambahan dalam kegiatan ini. Mereka secara langsung memberikan gambaran mengenai pengalaman belajar di lingkungan profesional, termasuk tantangan project, ritme kerja industri, serta kesempatan mengembangkan kemampuan praktis yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Dengan dilaksanakannya penandatanganan MoU dan MoA ini, Jurusan Teknologi Informasi PNP berharap dapat membangun kerja sama jangka panjang dengan Neuronworks. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga menciptakan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi di Indonesia melalui lahirnya talenta-talenta digital yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tuntutan industri masa depan.    

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Dec
09

KKN Tematik Resmi Ditutup: Mahasiswa Tinggalkan Jejak Digitalisasi di Nagari Abai

Nagari Abai, Sangir Batanghari — Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Politeknik Negeri Padang Kampus Solok Selatan yang telah dilaksanakan sejak September 2025 resmi ditutup pada Selasa, 9 Desember 2025. Prosesi penutupan dimulai pukul 09.30 WIB dan berlangsung di kantor Nagari Abai dengan suasana penuh kehangatan sekaligus apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa selama tiga bulan pelaksanaan program. Pada acara tersebut, Bapak Arif Riski Marsa, M.Kom, hadir sebagai perwakilan resmi dari Politeknik Negeri Padang Kampus Solok Selatan untuk menutup kegiatan. Beliau turut didampingi Bapak Putra Manda selaku pendamping KKN Tematik yang menggantikan Bapak Riyan Ikbal Salam, yang berhalangan hadir karena tengah mengikuti sertifikasi kompetensi AWS. Kegiatan penutupan turut dihadiri oleh perangkat nagari, pendamping lapangan, serta enam orang mahasiswa peserta KKN, yaitu Afdal Hornop Martondi dan rekan-rekannya, yang selama tiga bulan penuh mengembangkan program kerja berbasis teknologi dan penguatan layanan nagari. Dalam sambutannya, Pj. Wali Nagari Abai, Bapak Beni Suhendra, menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa serta pihak kampus atas kontribusi nyata yang telah diberikan kepada nagari. Beliau menyatakan: “Terima kasih sudah mempercayai nagari kami sebagai tempat pelaksanaan KKN. Kami sangat mengapresiasi kerja keras ananda semua, terutama dalam pembuatan website nagari serta database nagari berbasis MySQL. Semoga ananda sukses saat melaksanakan magang berikutnya. Dan jangan lupa ingat-ingat kami ketika ananda sudah tamat dan sukses bekerja nanti.” Program KKN Tematik ini memberikan dampak langsung terutama dalam proses digitalisasi layanan nagari, melalui pembangunan website resmi serta basis data pendukung pelayanan administrasi. Kehadiran sistem digital ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan informasi dan memberikan pelayanan publik yang lebih cepat dan modern bagi masyarakat Nagari Abai. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan doa sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan KKN Tematik Periode September–Desember 2025.

By Yuhefizar | Berita . PSDKU
DETAIL
Dec
03

Jurusan Teknologi Informasi Gelar Workshop Persiapan Akreditasi Prodi Animasi

Padang, 3–4 Desember 2025 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) mengadakan Workshop Persiapan Akreditasi Program Studi Animasi sebagai bagian dari langkah strategis dalam mempersiapkan akreditasi perdana di bawah LAM INFOKOM. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Prodi Animasi yang baru berdiri dalam memastikan kesesuaian penyelenggaraan pendidikan dengan standar nasional dan standar lembaga akreditasi mandiri. Workshop ini diikuti oleh Tim Taskforce Akreditasi yang telah dibentuk oleh Ketua Jurusan, Dr. Ir. Yuhefizar. Tim ini terdiri dari dosen-dosen yang memiliki kompetensi dan peran dalam penyusunan data serta dokumen akreditasi. Pembentukan taskforce ini menandai dimulainya proses penyusunan dokumen akreditasi secara terstruktur dan berkesinambungan. Ketua Jurusan Teknologi Informasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim Taskforce yang telah menunjukkan komitmen dan dedikasi sejak tahap awal persiapan akreditasi. Beliau menegaskan bahwa akreditasi perdana Prodi Animasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan indikator kualitas dan bukti kesungguhan jurusan dalam membangun program studi yang unggul dan berdaya saing. Beliau juga menyampaikan keyakinannya bahwa melalui semangat kolaboratif, konsistensi dalam bekerja, serta komitmen terhadap mutu, Tim Taskforce mampu menghasilkan dokumen akreditasi yang kuat, valid, dan merepresentasikan kualitas terbaik Prodi Animasi. Menurutnya, proses yang dijalani mungkin tidak mudah, namun setiap langkah merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan program studi dan mahasiswa. Selain itu, Ketua Jurusan berharap Tim Taskforce dapat menjaga ritme kerja, saling memberi dukungan, dan terus meningkatkan koordinasi hingga seluruh dokumen akreditasi terselesaikan dengan baik. Akreditasi perdana ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat fondasi mutu, memperkokoh tata kelola, serta mendorong Prodi Animasi mencapai capaian yang membanggakan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dr. Revalin, Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Padang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa akreditasi perdana merupakan fase krusial dalam menentukan arah mutu dan perkembangan Prodi Animasi ke depan. Beliau juga menegaskan perlunya kolaborasi yang erat antara anggota taskforce untuk menghasilkan dokumen yang akurat dan komprehensif. Pada kesempatan tersebut, Dr. Revalin menekankan bahwa keberhasilan akreditasi tidak hanya bergantung pada kelengkapan data, tetapi juga pada kemampuan program studi menunjukkan kualitas tata kelola, relevansi kurikulum, serta kontribusi tridarma perguruan tinggi. Oleh karena itu, workshop ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tim terhadap standar yang harus dipenuhi. Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Sarjon Defit, S.Kom., M.Sc., asesor LAM INFOKOM yang memiliki pengalaman luas dalam proses akreditasi program studi bidang informatika dan komputer. Kehadiran beliau memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami secara langsung standar, mekanisme, dan prosedur akreditasi yang berlaku. Prof. Sarjon menyampaikan paparan terkait mekanisme akreditasi, mulai dari tahapan pengajuan, proses penilaian, hingga pelaksanaan asesmen lapangan. Penjelasan disampaikan secara runut sehingga peserta dapat memahami alur akreditasi secara menyeluruh. Selain itu, narasumber juga memberikan penjelasan mendalam terkait penyusunan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Penekanan diberikan pada pentingnya konsistensi data, validitas informasi, serta keterkaitan antara tabel kinerja dengan indikator penilaian. Peserta dibimbing untuk memahami cara mengisi tabel-tabel kinerja sesuai instrumen LAM INFOKOM. Paparan turut mencakup aspek penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) yang menjadi dokumen inti dalam proses akreditasi. Narasumber menjelaskan struktur LED, teknik analisis yang digunakan, serta cara menyusun argumentasi yang kuat berdasarkan data kinerja program studi. Pendekatan ini menjadi panduan penting bagi tim dalam merancang narasi evaluasi diri yang objektif. Kegiatan hari pertama berlangsung pukul 08.00–15.00 WIB, dimulai dengan pemaparan materi oleh narasumber. Setelah itu, sesi berlanjut dengan diskusi interaktif di mana peserta mengajukan pertanyaan terkait kebutuhan data, teknik penyusunan dokumen, dan langkah-langkah menghadapi asesmen lapangan. Diskusi ini dipandu oleh Eko Purnomo, dengan Sumema sebagai pembawa acara. Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kerja bersama. Pada sesi ini, Tim Taskforce melakukan identifikasi kebutuhan data, menyusun pembagian tugas, dan menentukan strategi awal dalam penyelesaian dokumen LKPS dan LED. Kegiatan berlangsung efektif karena setiap anggota mulai fokus pada bagian-bagian dokumen yang menjadi tanggung jawabnya. Pada hari kedua, workshop difokuskan pada pelatihan mandiri. Para peserta mulai melakukan pengisian LKPS berdasarkan arahan narasumber pada hari sebelumnya. Setiap anggota taskforce menginput data, memeriksa konsistensi tabel, serta mengidentifikasi eviden yang masih harus dikumpulkan. Tahapan ini membantu tim memahami secara teknis tantangan dalam penyusunan LKPS. Selama proses pengisian mandiri, peserta juga melakukan koordinasi internal untuk menyamakan persepsi terkait indikator kinerja dan format eviden. Hal ini penting agar dokumen yang dihasilkan konsisten dan memenuhi standar yang dipersyaratkan. Suasana kerja berlangsung kondusif, ditandai dengan diskusi yang terarah dan produktif. Workshop ini juga menjadi sarana evaluasi awal terhadap kesiapan Prodi Animasi dalam memenuhi indikator kinerja yang ditetapkan LAM INFOKOM. Melalui kegiatan ini, tim dapat mengidentifikasi bagian-bagian yang perlu diperbaiki, diperkuat, atau dilengkapi sebelum memasuki tahapan penyusunan LED secara menyeluruh. Selain fokus pada teknis penyusunan dokumen, workshop turut menekankan pentingnya budaya mutu dalam penyelenggaraan program studi. Peserta diingatkan bahwa akreditasi bukan tujuan akhir, melainkan proses berkelanjutan dalam memastikan peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Prodi Animasi dijadwalkan mengajukan akreditasi pada Batch 2 tahun mendatang. Dengan waktu persiapan yang tersedia, Tim Taskforce diharapkan dapat menyelesaikan seluruh dokumen secara bertahap sesuai timeline yang telah disepakati. Workshop ini menjadi langkah awal yang penting dalam memantapkan kesiapan program studi. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Interaksi antara narasumber dan tim taskforce menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dan mendalam. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan kemampuan tim dalam mempersiapkan akreditasi secara profesional. Dengan terlaksananya workshop ini, Jurusan Teknologi Informasi menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu program studi, khususnya Prodi Animasi yang sedang memasuki tahapan akreditasi perdana. Upaya ini menjadi bagian nyata dari komitmen jurusan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan PNP.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL

Kampus Politeknik Negeri Padang, Limau Manis Padang
Kode Pos : 25176
Phone : 0751-72590

TOP