Rapat Evaluasi Proses Belajar Mengajar Program Alih Jenjang D-4 TRPL Berlangsung Kondusif dan Konstruktif
Rabu, 22 Oktober 2025, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang melaksanakan rapat evaluasi kegiatan proses belajar mengajar pada Program Studi D-4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (Program Alih Jenjang). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom, dan dihadiri oleh Koordinator Program Studi, Ibu Meri Azmi, S.T., M.Cs, serta seluruh dosen pengampu mata kuliah pada program alih jenjang. Pelaksanaan rapat berlangsung di ruang rapat jurusan dengan suasana yang kondusif dan komunikatif. Seluruh peserta aktif memberikan masukan dan laporan terkait pelaksanaan kegiatan perkuliahan yang telah berjalan selama semester berjalan. Ketua Jurusan membuka rapat dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen atas dedikasi dan tanggung jawab dalam melaksanakan perkuliahan secara konsisten dan terarah. Agenda utama rapat difokuskan pada monitoring dan evaluasi pelaksanaan proses belajar mengajar, terutama terkait kesesuaian pelaksanaan perkuliahan dengan jadwal, kesesuaian materi ajar dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta pemenuhan beban tugas mahasiswa dan sistem penilaian yang digunakan oleh masing-masing dosen. Setiap aspek dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan bahwa kegiatan akademik berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan oleh jurusan dan institusi. Selain itu, Ketua Jurusan juga menekankan pentingnya kelengkapan administrasi perkuliahan, termasuk dokumen-dokumen pendukung yang berkaitan dengan Beban Kerja Dosen (BKD) dan pelaporan akademik lainnya. Ditekankan bahwa ketersediaan dan ketertiban administrasi menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran proses evaluasi kinerja dosen dan akreditasi program studi. Dalam sesi diskusi, para dosen pengampu mata kuliah diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi selama proses perkuliahan. Beberapa di antaranya terkait teknis pelaksanaan pembelajaran daring dan tatap muka, keseragaman capaian pembelajaran, serta manajemen waktu perkuliahan bagi mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Setiap persoalan yang disampaikan ditanggapi secara terbuka dan solutif. Ketua Jurusan, bersama Koordinator Program Studi dan para dosen, berupaya mencari solusi yang disepakati bersama agar pelaksanaan perkuliahan ke depan dapat berjalan lebih efektif. Beberapa keputusan strategis diambil, antara lain penyusunan panduan monitoring RPS, peningkatan komunikasi antara dosen pengampu, serta penjadwalan ulang beberapa mata kuliah agar lebih sesuai dengan kondisi mahasiswa program alih jenjang. Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Program Studi, Ibu Meri Azmi, S.T., M.Cs, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Jurusan atas perhatian dan fasilitasi kegiatan evaluasi tersebut. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan mutu pembelajaran. Menurutnya, dukungan jurusan terhadap kegiatan monitoring dan evaluasi menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap peningkatan kualitas akademik di lingkungan Program Studi TRPL. Para dosen pengampu juga menyampaikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan rapat evaluasi ini. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan ruang terbuka untuk menyampaikan masukan, berbagi pengalaman, serta menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan pembelajaran yang ideal. Dosen berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin agar kesinambungan mutu pembelajaran dapat terus terjaga. Rapat evaluasi ini ditutup dengan penegasan dari Ketua Jurusan bahwa setiap hasil pembahasan akan ditindaklanjuti dalam bentuk rencana aksi konkret, baik pada tingkat program studi maupun jurusan. Beliau juga mengajak seluruh dosen untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan inovasi dalam kegiatan akademik, terutama dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital dan kebutuhan industri saat ini. Secara keseluruhan, kegiatan evaluasi ini berjalan dengan baik dan menghasilkan sejumlah kesepakatan konstruktif untuk penguatan pelaksanaan proses belajar mengajar di Program Alih Jenjang D-4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak. Suasana kebersamaan dan semangat untuk terus memperbaiki kualitas menjadi kesan utama dari seluruh peserta rapat, menandakan bahwa Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang terus berkomitmen menjaga standar mutu akademik dan profesionalisme tenaga pendidiknya.
Jurusan Teknologi Informasi Dorong Dosen Studi S3 Melalui Seminar “Ph.D Preparation”
Padang, 21 Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan kompetensi, kapabilitas, dan karir akademik para dosen, Jurusan Teknologi Informasi (TI) Politeknik Negeri Padang menyelenggarakan seminar bertajuk “Ph.D Preparation”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung C dan diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan jurusan.Seminar menghadirkan Prof. Mustapha Mat Deris dari Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) sebagai narasumber utama. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman, inspirasi, serta strategi bagi para dosen yang berencana melanjutkan studi ke jenjang doktor (S3).Dalam sambutannya, Dr. Ir. Yuhefizar, selaku Ketua Jurusan Teknologi Informasi, menegaskan pentingnya peningkatan kualifikasi akademik bagi dosen di era digital. “Kami ingin agar semakin banyak dosen TI yang melanjutkan studi ke jenjang S3, sehingga nantinya lahir guru besar terapan dari jurusan ini yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bangsa dan dunia industri,” ungkapnya.Dr. Yuhefizar juga menyampaikan bahwa jurusan siap memberikan dukungan bagi dosen yang berkomitmen melanjutkan studi lanjut, baik dalam bentuk bimbingan akademik, pelatihan penulisan proposal riset, hingga kolaborasi dengan universitas mitra di luar negeri. “Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal membangun budaya akademik yang lebih kuat, budaya riset, publikasi, dan inovasi yang berkelanjutan,” tambahnya. Dalam paparannya, Prof. Mustapha Mat Deris berbagi pengalaman dan strategi sukses menempuh studi doktoral. Ia menyampaikan bahwa tantangan utama dalam studi S3 bukanlah pada tingkat kesulitan akademik, melainkan pada kemampuan menjaga semangat dan komitmen. “Ph.D itu mudah, asalkan kita memiliki niat yang kuat, semangat yang konsisten, dan komitmen yang dijaga hingga akhir,” tegasnya di hadapan peserta.Lebih lanjut, Prof. Mustapha menekankan pentingnya pemilihan topik penelitian yang relevan dan berdampak. Menurutnya, calon mahasiswa doktoral harus memilih bidang riset yang sejalan dengan minat dan memiliki kontribusi nyata terhadap masyarakat. “Jangan sekadar menulis disertasi untuk syarat kelulusan, tapi tulislah penelitian yang memberi solusi bagi kehidupan,” ujarnya memberi dorongan, untuk itu sebelum studi lanjut untuk membaca beberapa paper terlebih dahulu. Suasana seminar berlangsung hangat dan interaktif. Para dosen aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan seputar tips program doktoral, peluang beasiswa, dan strategi publikasi ilmiah. Antusiasme peserta mencerminkan kesadaran kolektif bahwa peningkatan jenjang pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pengembangan jurusan.Salah satu peserta, Andrew, menyampaikan kesan positif atas kegiatan tersebut. “Seminar ini membuka wawasan dan menumbuhkan keberanian untuk melangkah. Ternyata studi S3 bukan hal yang menakutkan jika kita memiliki arah dan motivasi yang jelas,” tuturnya. Beberapa dosen lainnya juga berharap agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya dalam bentuk workshop atau klinik persiapan proposal doktoral. Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat kesiapan dosen TI dalam menghadapi persaingan akademik global. Menutup kegiatan, Prof. Mustapha memberikan pesan motivatif yang menggugah peserta: “Mulailah langkah kecil hari ini, karena doktor tidak lahir dari mimpi, tetapi dari tekad yang dijalankan setiap hari, mulailah membaca paper sesuai bidang” Melalui kegiatan “Ph.D Preparation” ini, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang produktif, inovatif, dan mendukung pengembangan karir dosen menuju doktor dan guru besar terapan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju jurusan yang unggul dan berdampak luas bagi kemajuan pendidikan tinggi vokasi di Indonesia.
Seminar Project Management dan Framework TOGAF Warnai Kegiatan PKTOS 2025 di Jurusan Teknologi Informasi PNP
Padang (20 Oktober 2025) — Dalam rangkaian kegiatan Pekan Kreativitas Teknologi, Olahraga, dan Seni (PKTOS) 2025, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menyelenggarakan seminar bertema “Integrasi Project Management dan Arsitektur Enterprise dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi dosen dalam bidang manajemen proyek dan penerapannya di dunia pendidikan. Seminar yang dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025 ini menghadirkan narasumber Dr. Panca O. Hadi Putra, B.Sc (Hons), S.H., M.Bus., M.Kn, dosen dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, yang dikenal luas sebagai pakar dalam bidang enterprise architecture dan project management framework. Kegiatan berlangsung di ruang seminar Jurusan Teknologi Informasi dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dr. Ir. Yuhefizar, selaku Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi dosen untuk memperkuat kemampuan dalam manajemen proyek, terutama dalam konteks penerapan Project-Based Learning (PBL). “Melalui pelatihan dan seminar seperti ini, kita berharap dosen tidak hanya memahami teori manajemen proyek, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam tiga pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Dr. Yuhefizar. Sementara itu, Dr. Yulherniwati, S.Kom., M.T., selaku moderator kegiatan, memandu jalannya seminar dengan interaktif dan penuh semangat. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan pertukaran pengalaman antara dosen dalam memahami konsep manajemen proyek yang terstruktur serta bagaimana menerapkannya dalam kurikulum dan kegiatan mahasiswa. Dalam paparannya, Dr. Panca O. Hadi Putra menyampaikan pentingnya pemahaman mendalam terhadap framework TOGAF (The Open Group Architecture Framework) dalam membangun arsitektur sistem di institusi pendidikan maupun organisasi. “TOGAF bukan sekadar kerangka kerja teknis, tetapi juga filosofi dalam merancang sistem yang adaptif dan berkelanjutan. Jika dikombinasikan dengan pendekatan Project Management Framework, hal ini akan membantu lembaga seperti Politeknik Negeri Padang dalam mengembangkan sistem pendidikan yang efisien dan berbasis hasil,” ungkapnya. Beliau juga menambahkan pesan penting bagi para dosen agar tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga project leader dalam setiap aktivitas akademik. “Setiap dosen sejatinya adalah manajer proyek — baik ketika membimbing tugas akhir, mengelola penelitian, maupun merancang kegiatan pengabdian masyarakat. Dengan pendekatan project-based, semua kegiatan dosen dapat diarahkan pada pencapaian hasil nyata yang terukur,” pesan Dr. Panca di akhir sesi presentasi. Sementara itu, Roni Putra, S.Kom., M.T., selaku Koordinator Program Studi Manajemen Informatika, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif seminar ini. Ia menilai bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan arah pengembangan kurikulum berbasis proyek di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. “Framework seperti TOGAF sangat membuka wawasan dosen dalam memahami keterhubungan antara aspek teknis, manajerial, dan strategis dalam pembelajaran. Ini akan memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menghadapi dunia industri yang menuntut kemampuan manajemen proyek yang kuat,” tuturnya. Salah satu peserta seminar, Aldo Erianda, S.Kom., M.T., menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. Menurutnya, seminar ini memberikan sudut pandang baru mengenai bagaimana manajemen proyek dapat diintegrasikan ke dalam pengajaran. “Selama ini, kita sering fokus pada aspek teknis. Setelah mengikuti seminar ini, saya menyadari pentingnya membangun sistem pembelajaran yang memiliki alur dan tujuan proyek yang jelas — sebagaimana prinsip manajemen proyek itu sendiri,” ungkapnya. Peserta lainnya, Meri Azmi, S.T., M.Cs , juga menilai seminar ini sangat bermanfaat dan inspiratif. Ia menuturkan bahwa pemahaman terhadap enterprise architecture seperti TOGAF dapat membantu dosen dalam merancang roadmap pengembangan jurusan dan prodi. “TOGAF dapat menjadi acuan dalam menata struktur sistem informasi kampus, mulai dari akademik, penelitian, hingga pengabdian. Dengan begitu, semua proses berjalan terarah dan terukur,” ujarnya. Menutup kegiatan, Dr. Yuhefizar kembali menegaskan harapan agar hasil dari seminar ini tidak berhenti pada tataran pengetahuan, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam setiap aktivitas akademik. “Saya berharap para dosen mampu mengadopsi prinsip-prinsip project management ini dalam merancang mata kuliah, membimbing mahasiswa, serta melaksanakan penelitian dan pengabdian. Dengan demikian, seluruh kegiatan di Jurusan Teknologi Informasi dapat berorientasi pada hasil nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri,” pungkasnya. Kegiatan seminar ini menjadi bagian penting dari rangkaian PKTOS 2025 yang tidak hanya menampilkan kreativitas mahasiswa, tetapi juga memperkuat kapasitas dan profesionalisme dosen dalam mendukung terciptanya lingkungan akademik yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan di Politeknik Negeri Padang.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Sukses Gelar Event Nasional KMIPN VII 2025
Padang, 15 Oktober 2025 — Penyelenggaraan Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VII tahun 2025 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan di Politeknik Negeri Padang (PNP) pada Rabu (15/10). Sebagai tuan rumah, Jurusan Teknologi Informasi PNP sukses menggelar event nasional bergengsi ini yang mempertemukan talenta terbaik mahasiswa politeknik seluruh Indonesia di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Acara penutupan turut dihadiri oleh Direktur PNP, Forum Ketua Jurusan (Kajur) TIK Politeknik se-Indonesia, para juri, serta seluruh finalis lomba KMIPN VII yang mengikuti kegiatan baik secara luring maupun daring. Dalam suasana penuh semangat, diumumkan para pemenang dari berbagai cabang lomba yang telah berlangsung selama kompetisi. Tahun ini menjadi momen yang membanggakan bagi Politeknik Negeri Padang. Dalam ajang KMIPN VII 2025, PNP berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih total 5 gelar juara, yang terdiri atas 4 juara kategori dan 1 juara utama. Berikut deretan prestasi membanggakan yang berhasil diraih oleh tim-tim terbaik Politeknik Negeri Padang: Selain prestasi PNP, pada ajang kali ini Politeknik Negeri Batam (Polibatam) berhasil menjadi Juara Umum KMIPN VII 2025, setelah mengumpulkan poin tertinggi dari berbagai cabang lomba yang diikuti. Dalam kesempatan penutupan, Ketua Panitia KMIPN VII 2025, Bapak Deddy Prayama, S.Kom., M.ISD, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran dan kesuksesan acara. “Kami, mewakili seluruh panitia, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan mendukung penyelenggaraan KMIPN VII 2025, sehingga kegiatan nasional ini dapat terlaksana dengan baik oleh Jurusan Teknologi Informasi PNP. Terima kasih juga atas antusiasme dan semangat luar biasa dari seluruh finalis dari berbagai politeknik di Indonesia. Kami mohon maaf apabila selama pelaksanaan terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan,” ujar beliau dengan penuh harapan. Direktur Politeknik Negeri Padang, Dr. Ir. Surfa Yondri, S.T., S.ST., M.Kom, turut memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas dedikasi serta semangat yang telah ditunjukkan selama penyelenggaraan kegiatan. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti KMIPN bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk membangun jejaring dan kolaborasi antar mahasiswa politeknik di bidang teknologi informasi. Selaku Dewan Pembina KMIPN VII 2025 Bapak Ronal Hadi, S.T., M.Kom, juga turut memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Sementara itu, Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom juga menyampaikan rasa bangga atas kerja keras tim panitia yang telah mempersiapkan acara ini dengan maksimal. Keberhasilan penyelenggaraan KMIPN VII 2025 menjadi bukti nyata komitmen Jurusan TI PNP dalam mendukung inovasi dan kreativitas mahasiswa, sekaligus memperkuat posisi PNP sebagai salah satu politeknik unggulan di Indonesia. Dengan berakhirnya acara ini, KMIPN VII 2025 di Politeknik Negeri Padang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Semangat kolaborasi, kompetisi sehat, dan inovasi diharapkan terus tumbuh menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam kemajuan teknologi di tanah air.
Kuatkan Kolaborasi Vokasi Nasional, Pemilihan Ketua Forum KajurBidang TIK Digelar di Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang
Forum Ketua Jurusan (Kajur) Bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) Politeknik se-Indonesia menyelenggarakan rapat nasional di Ruang Rapat Pimpinan Politeknik Negeri Padang (PNP) pada Rabu, 15 Oktober 2025.Dalam rapat tersebut, para peserta secara aklamasi menetapkan Ir. H. Sony Oktapriandi, S.Kom., M.Kom., Ketua Jurusan Manajemen Informatika Politeknik Sriwijaya, sebagai Ketua Forum Kajur TIK Politeknik se-Indonesia untuk periode selanjutnya. Kegiatan rapat ini bertepatan dengan Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN), agenda tahunan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (Bakorma) yang tahun ini dilaksanakan oleh Jurusan Teknologi Informasi PNP.Kolaborasi antara kegiatan nasional tersebut dengan rapat forum memperkuat semangat kerja sama antarlembaga pendidikan vokasi dalam mengembangkan bidang teknologi, informasi, dan komunikasi di Indonesia. Sebelumnya, jabatan Ketua Forum dijabat oleh Ir. Ronal Hadi, S.T., M.Kom. (Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang periode 2021–2025). Selama kepemimpinannya, beliau berhasil mempererat jaringan kerja sama antarjurusan TIK, mendorong pertukaran kurikulum berbasis industri, serta memperluas kolaborasi lintas Politeknik.Para peserta forum memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kontribusi beliau dalam memperkuat peran Forum Kajur TIK sebagai wadah koordinasi strategis pendidikan vokasi. Terpilihnya Ir. H. Sony Oktapriandi secara aklamasi mencerminkan kepercayaan penuh para Ketua Jurusan terhadap kemampuan dan kepemimpinan beliau. Dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi TIK, pengembangan kurikulum, sertifikasi kompetensi, serta inovasi pembelajaran digital, beliau berkomitmen mendorong kemajuan pendidikan vokasi berbasis teknologi. Dalam sambutannya usai terpilih, Ir. H. Sony Oktapriandi menyampaikan rasa terima kasih dan tekad untuk menjadikan Forum Kajur TIK sebagai wadah kolaborasi yang produktif dan visioner.“Forum ini bukan sekadar tempat berbagi informasi, tetapi ruang strategis untuk menyatukan langkah memperkuat pendidikan vokasi berbasis teknologi. Kita perlu memperluas kemitraan dengan industri, memperkuat sertifikasi keahlian, akreditasi, serta mendorong inovasi digital yang relevan dengan dunia kerja,” ujarnya. Para peserta forum menyambut positif visi tersebut dan berharap kepemimpinan Ir. Sony dapat membawa arah baru dalam meningkatkan sinergi antarjurusan, memperkuat riset terapan, dan mengembangkan standar kompetensi nasional bidang TIK yang adaptif terhadap era Industri 5.0. Sementara itu, Ketua Forum sebelumnya, Ir. Ronal Hadi, S.T., M.Kom., menyampaikan apresiasi atas soliditas dan kerja sama seluruh anggota selama masa jabatannya.“Saya yakin, dengan semangat kolaborasi yang terus tumbuh, forum ini akan menjadi penggerak utama kemajuan pendidikan vokasi berbasis teknologi di Indonesia. Kepada Bapak Sony, selamat dan semoga sukses menjalankan amanah baru,” ungkapnya. Sebagai tuan rumah, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya dua kegiatan besar sekaligus — KMIPN dan rapat Forum Kajur TIK Nasional.“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antarjurusan dan memperluas ruang kolaborasi. Kami berharap di bawah kepemimpinan Bapak Sony, Forum Kajur TIK semakin kokoh, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan vokasi di bidang teknologi,” ujarnya. Rapat tersebut juga menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, antara lain pembentukan platform digital kolaboratif antarjurusan serta penguatan peran Politeknik dalam mencetak SDM unggul bidang TIK yang siap bersaing secara global. Dengan terpilihnya Ir. H. Sony Oktapriandi, S.Kom., M.Kom. sebagai Ketua Forum Kajur TIK Politeknik se-Indonesia, diharapkan forum ini semakin berperan aktif dalam mendorong transformasi digital pendidikan vokasi, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta mencetak lulusan Politeknik yang siap menghadapi tantangan era digital mendatang.
KMIPN VII 2025 Resmi Dibuka, PNP Jadi Tuan Rumah Ajang Inovasi Mahasiswa Teknologi Informasi Politeknik se-Indonesia
Padang, 13 Oktober 2025 — Politeknik Negeri Padang (PNP) secara resmi membuka Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VII Tahun 2025, sebuah ajang bergengsi yang mempertemukan talenta terbaik mahasiswa politeknik dari seluruh Indonesia. Kegiatan pembukaan berlangsung meriah di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) PNP, dihadiri oleh seluruh finalis dari berbagai politeknik, mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi PNP, serta Direktur dan Wakil Direktur Politeknik Negeri Padang, perwakilan dari Bakorma (Badan Koordinasi Kemahasiswaan Politeknik se-Indonesia) dan Forum Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik se-Indonesia. Sebagai tuan rumah KMIPN VII 2025, Politeknik Negeri Padang menyambut para peserta dengan penuh semangat dan kebanggaan. Kompetisi ini diselenggarakan pada 13–16 Oktober 2025, menghadirkan delapan kategori lomba, yaitu Hackathon, Keamanan Siber, E-Government, Perencanaan Bisnis di Bidang TIK, Animasi, Internet of Things (IoT), Cipta Inovasi di Bidang TIK, dan Pengembangan Aplikasi Permainan. Dari seluruh kategori tersebut, dua di antarany Hackathon dan Keamanan Siber dilaksanakan secara offline di kampus Politeknik Negeri Padang, sementara kategori lainnya digelar secara daring. Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia digital di masa depan. Direktur Politeknik Negeri Padang Bapak Dr. Ir. Surfa Yondri, S.T., S.ST., M.Kom menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada PNP sebagai tuan rumah KMIPN VII tahun 2025. Beliau menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penting bagi mahasiswa politeknik untuk menampilkan karya, kreativitas, dan inovasi di bidang teknologi informasi. Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada PNP sebagai tuan rumah. “Kami berharap KMIPN VII menjadi ajang inspiratif bagi seluruh mahasiswa politeknik untuk menampilkan karya terbaik, menjalin kolaborasi, dan memperkuat ekosistem inovasi teknologi di Indonesia,” ujarnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan pertukaran ide antar mahasiswa politeknik, sekaligus memperkuat semangat kolaboratif menuju transformasi digital nasional.
Pasca Pelantikan, PPPK PSDKU Jalin Silaturahmi dengan Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP
Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menerima kunjungan silaturahmi dari para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berasal dari Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Pertemuan ini berlangsung di ruang Jurusan Teknologi Informasi PNP sebagai bentuk kebersamaan pasca pelantikan PPPK. Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., Kaprodi PSDKU, Fazrol Rozi, M.Sc, Cipto Prabowo, S.T., M.T bersama bapak/ibu PPPK dari PSDKU. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan tersebut. Silaturahmi ini menjadi kesempatan bagi PPPK dari PSDKU untuk mempererat komunikasi, memperkenalkan diri, serta berdiskusi mengenai peran dan kontribusi mereka ke depan dalam mendukung kegiatan akademik maupun non-akademik di Jurusan Teknologi Informasi. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Jurusan TI menyampaikan apresiasi atas semangat para PPPK yang baru saja dilantik, serta harapan agar kolaborasi yang terjalin semakin memperkuat sinergi antara Jurusan TI dan PSDKU. Pertemuan ini juga diharapkan menjadi awal yang baik untuk membangun kerja sama berkelanjutan dalam mendukung visi dan misi Politeknik Negeri Padang.
Dosen TI PNP Berkontribusi dalam IRLS 2025 di Azerbaijan: Wujud Peran Aktif di Kancah Internasional
Dosen Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menghadiri kegiatan Distinguished Speaker Innovative and Research Leadership Summit (IRLS) yang diselenggarakan di Baku Engineering University, Azerbaijan, pada tanggal 26 September hingga 1 Oktober 2025. Delegasi PNP terdiri dari lima dosen, yaitu Ir. Rahmat Hidayat, S.T., M.Sc.IT., Taufik Gusman, S.ST., M.Ds., Hidra Amnur, S.Kom., S.E., M.Kom., Aldo Erianda, S.ST., M.T., serta Alde Alanda, S.Kom., M.T.. Kehadiran mereka menjadi bagian dari rangkaian kegiatan akademik internasional yang mempertemukan para pakar, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara. Dalam agenda tersebut, Ir. Rahmat Hidayat, S.T., M.Sc.IT., didaulat sebagai pemateri utama terkait pengelolaan jurnal ilmiah. Sementara itu, empat dosen lainnya berperan sebagai narasumber dalam bidang serupa. Keikutsertaan mereka mencerminkan kontribusi aktif Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah di tingkat internasional. Kegiatan IRLS ini merupakan forum bergengsi yang membahas berbagai inovasi serta kepemimpinan riset di era digital. Dengan adanya partisipasi dari akademisi Politeknik Negeri Padang, diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama internasional, sekaligus menjadi ajang pertukaran gagasan dan praktik terbaik dalam pengelolaan jurnal. Delegasi dosen Jurusan Teknologi Informasi PNP berangkat langsung ke Azerbaijan untuk memenuhi undangan resmi panitia IRLS 2025. Selama kegiatan, mereka tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengikuti diskusi panel, berbagi pengalaman, dan menjalin komunikasi dengan peserta dari universitas lain di dunia. Melalui partisipasi ini, Politeknik Negeri Padang berharap dapat memperkuat perannya di kancah internasional, khususnya dalam bidang publikasi ilmiah dan riset teknologi informasi. Keterlibatan para dosen di ajang global seperti IRLS 2025 diharapkan membawa dampak positif bagi pengembangan akademik, riset, serta reputasi institusi di tingkat dunia.
Kunjungan Direktur PT Nagari Global Trust, Edo Pratama—alumni TI PNP, untuk Pengembangan SDM Bersertifikasi BNSP
Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menerima kunjungan dari PT Nagari Global Trust dalam rangka menjajaki kerja sama strategis di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kunjungan ini dihadiri oleh Direktur PT Nagari Global Trust, Edo Pratama yang merupakan alumni Jurusan Teknologi Informasi PNP, bersama Project Manager Genta Rahman. Dari pihak jurusan, hadir Ketua Jurusan TI, Bapak Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., Sekretaris Jurusan Ibu Humaira, S.T., M.T, serta dosen TI Bapak Raemon Syaljumairi, S.Kom., M.Kom, dan Bapak Ervan Asri, S.Kom., M.Kom. Pertemuan yang berlangsung di ruang Jurusan Teknologi Informasi PNP tersebut membahas peluang kerja sama dalam bentuk program pelatihan berbasis kompetensi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat mengikuti pelatihan di bidang digital marketing maupun bidang lain yang relevan, sehingga dapat memperoleh sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional. Direktur PT Nagari Global Trust, Edo Pratama, menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan antara industri dan kampus, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada mahasiswa. “Kami berharap mahasiswa TI PNP dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan keterampilan dan meraih sertifikasi kompetensi yang berguna dalam dunia kerja,” ujarnya. Ketua Jurusan TI PNP, Dr. Ir. Yuhefizar, menambahkan bahwa rencana kerja sama ini sejalan dengan visi dan misi jurusan dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keahlian yang diakui industri. “Semoga dengan kolaborasi ini, mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi semakin siap menghadapi tantangan industri digital yang terus berkembang,” ungkapnya. Dengan adanya penjajakan kerja sama ini, Jurusan Teknologi Informasi PNP optimis dapat memperluas kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Awali Kepemimpinan Baru, Jurusan Teknologi Informasi PNP Terima Kunjungan Nagari Sungai Jambu untuk Pendampingan Program Nagari Digital
Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) memulai masa kepemimpinan baru ketua jurusan dengan agenda penting, yakni menerima kunjungan dari perangkat Nagari Sungai Jambu pada Rabu, 1 Oktober 2025. Kunjungan ini difokuskan pada permintaan pendampingan atas kendala yang dialami Nagari Sungai Jambu dalam pelaksanaan program nagari digital. Rombongan Nagari Sungai Jambu dipimpin oleh Wali Nagari Wilmen, S.T, didampingi perangkat nagari lainnya yaitu Sekretaris Dewi Suryani, S.Psi.I, Kasi Pemerintahan Tristia Handayani, S.Pd.I, serta Operator Nagari Muhammad Rinaldo, S.E. Kehadiran mereka menjadi momen awal yang berharga dalam mempererat kembali kerja sama antara nagari dan kampus. Dalam pertemuan tersebut, pihak nagari menyampaikan bahwa meski kerja sama dengan Kampus Politeknik Negeri Padang telah terjalin sebelumnya, saat ini terdapat beberapa kendala teknis maupun administratif yang menghambat jalannya program nagari digital. Oleh karena itu, nagari merasa perlu meminta kembali pendampingan dari pihak kampus Wali Nagari Sungai Jambu, Wilmen, ST, menegaskan bahwa program nagari digital sangat penting bagi pelayanan masyarakat. “Kami ingin menghadirkan pelayanan pemerintahan yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi. Namun dalam praktiknya, kami menemui hambatan sehingga pendampingan dari kampus menjadi kebutuhan utama,” jelasnya Pertemuan yang berlangsung di ruang Jurusan Teknologi Informasi PNP ini menjadi simbol sinergi baru di hari pertama kepemimpinan ketua jurusan yang baru. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Politeknik Negeri Padang untuk terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan digitalisasi nagari di Sumatera Barat. Dalam kesempatan itu, tim Jurusan Teknologi Informasi memberikan penjelasan terkait kendala yang dihadapi nagari serta menawarkan solusi. Dukungan tersebut mencakup evaluasi sistem digital yang sudah berjalan, bimbingan teknis kepada perangkat nagari, hingga pengembangan inovasi layanan berbasis teknologi informasi agar program lebih efektif. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam melanjutkan dan memperkuat kerja sama antara Nagari Sungai Jambu dan Politeknik Negeri Padang. Melalui pendampingan berkelanjutan, nagari digital diharapkan benar-benar terwujud, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan pemerintahan sekaligus memberdayakan masyarakat di era transformasi digital.