Jurusan TI PNP Perkuat Sinergi Industri Melalui Penandatanganan MoU dan MoA dengan PT Indiga Nusa Digitama
Bandung, 10 Desember 2025 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan PT Indiga Nusa Digitama, sebuah perusahaan teknologi yang bergerak dalam pengembangan sistem informasi, produk digital, dan layanan inovatif berbasis web. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 13.20–15.00 WIB di kantor perusahaan di Bandung. Kerja sama yang ditandatangani ini merupakan tindak lanjut atas komitmen bersama antara PNP dan PT Indiga Nusa Digitama tentang pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi mahasiswa, dan peluang rekrutmen tenaga profesional dari kalangan alumni. Perusahaan menyambut baik kerja sama ini karena mahasiswa TI PNP dinilai memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini. Penandatanganan ini disaksikan oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Yuhefizar, beserta jajaran dosen. Dari pihak perusahaan hadir Andreas Manuhutu, Project Manager PT Indiga Nusa Digitama. Kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi yang saling menguntungkan antara dunia pendidikan vokasi dan ekosistem industri digital yang berkembang pesat. Salah satu poin penting dari kolaborasi ini adalah kesiapan PT Indiga Nusa Digitama untuk merekrut langsung mahasiswa TI PNP yang sedang mengikuti program magang di perusahaan tersebut. Beberapa mahasiswa dinilai telah menunjukkan pemahaman teknis, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi yang baik, sehingga layak untuk bergabung menjadi karyawan meskipun belum menyelesaikan studi. Ketua Jurusan TI PNP, Yuhefizar, menyampaikan bahwa rekrutmen ini merupakan bukti nyata bahwa proses pembelajaran berbasis industri (PBM) di kampus telah sejalan dengan kebutuhan perusahaan digital masa kini. “Ketika mahasiswa kita dapat direkrut sebelum tamat, itu menunjukkan bahwa pembelajaran di Jurusan TI telah berada pada jalur yang benar. Kurikulum kita telah mengadopsi kebutuhan industri, dan magang menjadi ruang pembuktian kompetensi mahasiswa,” ujarnya. Yuhefizar juga menegaskan bahwa magang bukan hanya kegiatan wajib kurikuler, tetapi alat ukur profesionalitas mahasiswa, motivator dalam belajar, serta jembatan antara kampus dan dunia kerja. Pengalaman mahasiswa bekerja dalam lingkungan profesional membuat mereka lebih siap menghadapi tantangan karier setelah lulus. PT Indiga Nusa Digitama menyampaikan bahwa mereka sangat terbuka untuk menerima mahasiswa magang, khususnya pada bidang yang saat ini sangat dibutuhkan industri, seperti pengembangan web, digital product engineering, quality assurance, dan layanan digital kreatif lainnya. Mereka mengapresiasi mahasiswa TI PNP yang dinilai cepat beradaptasi dengan ritme kerja dan kebutuhan project. Pada kesempatan yang sama, Ketua Jurusan TI PNP menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa. “Kami sangat berterima kasih kepada PT Indiga Nusa Digitama yang telah membuka pintu selebar-lebarnya bagi mahasiswa dan alumni kami. Kerja sama ini adalah langkah penting dalam memastikan lulusan TI PNP menjadi talenta digital yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya. Kerja sama ini juga mencakup ruang lingkup strategis seperti pengembangan kurikulum berbasis industri, magang dosen, kolaborasi riset dan produk, serta peluang dosen dari industri untuk terlibat dalam proses pembelajaran di kampus. Dengan demikian, sinergi yang terbangun tidak hanya terbatas pada mahasiswa, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas institusi secara menyeluruh. Melalui penandatanganan MoU dan MoA ini, Jurusan TI PNP semakin memperkuat jaringan kemitraan industri yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas pendidikan dan daya saing alumni. PNP menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi yang relevan, adaptif, dan bermanfaat bagi dunia pendidikan dan dunia usaha.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT Neuronworks Indonesia untuk Penguatan Kompetensi Mahasiswa
Bandung, 10 Desember 2025 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali memperluas jejaring kolaborasi industrinya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan PT Neuronworks Indonesia. Kegiatan berlangsung di kantor pusat Neuronworks di Bandung, mulai jam 10.00 hingga jam 12.00 dan menjadi momentum penting bagi PNP dalam memperkuat link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia industri. PT Neuronworks Indonesia dikenal sebagai perusahaan teknologi informasi profesional yang menyediakan berbagai solusi IT inovatif. Dengan portofolio klien besar seperti Telkom Indonesia dan sejumlah perusahaan nasional lainnya, Neuronworks terus menunjukkan kapabilitasnya sebagai perusahaan teknologi berstandar tinggi. Perolehan sertifikasi ISO 9001 dan ISO 27001 semakin mengukuhkan komitmen perusahaan terhadap manajemen mutu dan keamanan informasi. Penandatanganan MoU dan MoA ini dihadiri langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Yuhefizar, bersama Bapak Ronal Hadi, Ibu Indri Rahmayuni, Ibu Milla Apriliani, serta mahasiswa TI PNP yang tengah melaksanakan program magang di Neuronworks. Dari pihak perusahaan, Human Capital Management Manager, Bapak Ryan Nurrocman, hadir untuk menyampaikan arah strategis kerja sama ini dan harapan perusahaan terhadap kontribusi mahasiswa PNP dalam ekosistem industri TI. Dalam sambutannya, Bapak Ryan menegaskan bahwa kebutuhan industri teknologi saat ini semakin spesifik dan berkembang dengan cepat. Perusahaan teknologi seperti Neuronworks kini membutuhkan talenta muda yang kompeten tidak hanya pada bidang pemrograman, tetapi juga di sektor-sektor penting seperti Quality Assurance (QA), UI/UX Design, System Administration (SysAdmin), serta bidang pendukung transformasi digital lainnya. Ia menyampaikan bahwa lulusan TI harus siap beradaptasi dengan kebutuhan ini agar mampu bersaing di dunia kerja. Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa mahasiswa magang dari PNP telah menunjukkan potensi yang baik dalam berbagai aktivitas project. Namun, untuk memaksimalkan manfaat dan menciptakan sinergi yang lebih kuat, PT Neuronworks berharap agar program magang mahasiswa dapat dilaksanakan dengan durasi minimal enam bulan. Durasi ini dinilai ideal agar mahasiswa dapat memahami alur kerja industri, terlibat lebih dalam dalam project nyata, serta menghasilkan kontribusi yang lebih signifikan bagi perusahaan. Ketua Jurusan TI PNP, Yuhefizar, menyampaikan apresiasi mendalam atas keterbukaan dan komitmen Neuronworks dalam mendukung pengembangan mahasiswa vokasi. “Kerja sama ini tidak hanya sekadar dokumen, tetapi merupakan upaya konkret untuk memastikan bahwa mahasiswa PNP memiliki pengalaman industri yang autentik dan relevan. Masukan dari Neuronworks mengenai kebutuhan bidang QA, UI/UX, dan SysAdmin menjadi referensi penting bagi kami dalam memperkuat kurikulum berbasis kebutuhan industri,” ujar Yuhefizar. Ia menegaskan bahwa Jurusan TI PNP berkomitmen untuk terus memperbarui kurikulum, memperluas kerja sama industri, dan menyediakan ruang belajar yang mendorong mahasiswa tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki soft skill seperti komunikasi profesional, kerja tim, kemampuan presentasi, dan adaptasi terhadap dinamika kerja industri. Menurutnya, keseimbangan antara hard skill dan soft skill merupakan faktor penting yang ditekankan oleh banyak perusahaan teknologi terkemuka. Kerja sama ini juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam riset terapan dan project berbasis kebutuhan industri. Kolaborasi pengembangan aplikasi, implementasi teknologi terbaru, hingga penelitian inovasi digital menjadi ruang yang sangat mungkin dikembangkan bersama Neuronworks. Selain itu, kerja sama ini memperkuat jalur early career bagi alumni TI PNP. Dengan adanya rekam jejak magang yang positif dan pengalaman langsung dalam lingkungan perusahaan teknologi, alumni memiliki peluang lebih besar untuk direkrut sebagai tenaga profesional. Hal ini sejalan dengan visi PNP untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun global. Turut hadirnya mahasiswa yang sedang menjalani program magang di Neuronworks memberikan nilai tambahan dalam kegiatan ini. Mereka secara langsung memberikan gambaran mengenai pengalaman belajar di lingkungan profesional, termasuk tantangan project, ritme kerja industri, serta kesempatan mengembangkan kemampuan praktis yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Dengan dilaksanakannya penandatanganan MoU dan MoA ini, Jurusan Teknologi Informasi PNP berharap dapat membangun kerja sama jangka panjang dengan Neuronworks. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga menciptakan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi di Indonesia melalui lahirnya talenta-talenta digital yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tuntutan industri masa depan.
KKN Tematik Resmi Ditutup: Mahasiswa Tinggalkan Jejak Digitalisasi di Nagari Abai
Nagari Abai, Sangir Batanghari — Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Politeknik Negeri Padang Kampus Solok Selatan yang telah dilaksanakan sejak September 2025 resmi ditutup pada Selasa, 9 Desember 2025. Prosesi penutupan dimulai pukul 09.30 WIB dan berlangsung di kantor Nagari Abai dengan suasana penuh kehangatan sekaligus apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa selama tiga bulan pelaksanaan program. Pada acara tersebut, Bapak Arif Riski Marsa, M.Kom, hadir sebagai perwakilan resmi dari Politeknik Negeri Padang Kampus Solok Selatan untuk menutup kegiatan. Beliau turut didampingi Bapak Putra Manda selaku pendamping KKN Tematik yang menggantikan Bapak Riyan Ikbal Salam, yang berhalangan hadir karena tengah mengikuti sertifikasi kompetensi AWS. Kegiatan penutupan turut dihadiri oleh perangkat nagari, pendamping lapangan, serta enam orang mahasiswa peserta KKN, yaitu Afdal Hornop Martondi dan rekan-rekannya, yang selama tiga bulan penuh mengembangkan program kerja berbasis teknologi dan penguatan layanan nagari. Dalam sambutannya, Pj. Wali Nagari Abai, Bapak Beni Suhendra, menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa serta pihak kampus atas kontribusi nyata yang telah diberikan kepada nagari. Beliau menyatakan: “Terima kasih sudah mempercayai nagari kami sebagai tempat pelaksanaan KKN. Kami sangat mengapresiasi kerja keras ananda semua, terutama dalam pembuatan website nagari serta database nagari berbasis MySQL. Semoga ananda sukses saat melaksanakan magang berikutnya. Dan jangan lupa ingat-ingat kami ketika ananda sudah tamat dan sukses bekerja nanti.” Program KKN Tematik ini memberikan dampak langsung terutama dalam proses digitalisasi layanan nagari, melalui pembangunan website resmi serta basis data pendukung pelayanan administrasi. Kehadiran sistem digital ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan informasi dan memberikan pelayanan publik yang lebih cepat dan modern bagi masyarakat Nagari Abai. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan doa sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan KKN Tematik Periode September–Desember 2025.
Jurusan Teknologi Informasi Gelar Workshop Persiapan Akreditasi Prodi Animasi
Padang, 3–4 Desember 2025 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) mengadakan Workshop Persiapan Akreditasi Program Studi Animasi sebagai bagian dari langkah strategis dalam mempersiapkan akreditasi perdana di bawah LAM INFOKOM. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Prodi Animasi yang baru berdiri dalam memastikan kesesuaian penyelenggaraan pendidikan dengan standar nasional dan standar lembaga akreditasi mandiri. Workshop ini diikuti oleh Tim Taskforce Akreditasi yang telah dibentuk oleh Ketua Jurusan, Dr. Ir. Yuhefizar. Tim ini terdiri dari dosen-dosen yang memiliki kompetensi dan peran dalam penyusunan data serta dokumen akreditasi. Pembentukan taskforce ini menandai dimulainya proses penyusunan dokumen akreditasi secara terstruktur dan berkesinambungan. Ketua Jurusan Teknologi Informasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim Taskforce yang telah menunjukkan komitmen dan dedikasi sejak tahap awal persiapan akreditasi. Beliau menegaskan bahwa akreditasi perdana Prodi Animasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan indikator kualitas dan bukti kesungguhan jurusan dalam membangun program studi yang unggul dan berdaya saing. Beliau juga menyampaikan keyakinannya bahwa melalui semangat kolaboratif, konsistensi dalam bekerja, serta komitmen terhadap mutu, Tim Taskforce mampu menghasilkan dokumen akreditasi yang kuat, valid, dan merepresentasikan kualitas terbaik Prodi Animasi. Menurutnya, proses yang dijalani mungkin tidak mudah, namun setiap langkah merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan program studi dan mahasiswa. Selain itu, Ketua Jurusan berharap Tim Taskforce dapat menjaga ritme kerja, saling memberi dukungan, dan terus meningkatkan koordinasi hingga seluruh dokumen akreditasi terselesaikan dengan baik. Akreditasi perdana ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat fondasi mutu, memperkokoh tata kelola, serta mendorong Prodi Animasi mencapai capaian yang membanggakan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dr. Revalin, Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Padang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa akreditasi perdana merupakan fase krusial dalam menentukan arah mutu dan perkembangan Prodi Animasi ke depan. Beliau juga menegaskan perlunya kolaborasi yang erat antara anggota taskforce untuk menghasilkan dokumen yang akurat dan komprehensif. Pada kesempatan tersebut, Dr. Revalin menekankan bahwa keberhasilan akreditasi tidak hanya bergantung pada kelengkapan data, tetapi juga pada kemampuan program studi menunjukkan kualitas tata kelola, relevansi kurikulum, serta kontribusi tridarma perguruan tinggi. Oleh karena itu, workshop ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tim terhadap standar yang harus dipenuhi. Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Sarjon Defit, S.Kom., M.Sc., asesor LAM INFOKOM yang memiliki pengalaman luas dalam proses akreditasi program studi bidang informatika dan komputer. Kehadiran beliau memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami secara langsung standar, mekanisme, dan prosedur akreditasi yang berlaku. Prof. Sarjon menyampaikan paparan terkait mekanisme akreditasi, mulai dari tahapan pengajuan, proses penilaian, hingga pelaksanaan asesmen lapangan. Penjelasan disampaikan secara runut sehingga peserta dapat memahami alur akreditasi secara menyeluruh. Selain itu, narasumber juga memberikan penjelasan mendalam terkait penyusunan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Penekanan diberikan pada pentingnya konsistensi data, validitas informasi, serta keterkaitan antara tabel kinerja dengan indikator penilaian. Peserta dibimbing untuk memahami cara mengisi tabel-tabel kinerja sesuai instrumen LAM INFOKOM. Paparan turut mencakup aspek penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) yang menjadi dokumen inti dalam proses akreditasi. Narasumber menjelaskan struktur LED, teknik analisis yang digunakan, serta cara menyusun argumentasi yang kuat berdasarkan data kinerja program studi. Pendekatan ini menjadi panduan penting bagi tim dalam merancang narasi evaluasi diri yang objektif. Kegiatan hari pertama berlangsung pukul 08.00–15.00 WIB, dimulai dengan pemaparan materi oleh narasumber. Setelah itu, sesi berlanjut dengan diskusi interaktif di mana peserta mengajukan pertanyaan terkait kebutuhan data, teknik penyusunan dokumen, dan langkah-langkah menghadapi asesmen lapangan. Diskusi ini dipandu oleh Eko Purnomo, dengan Sumema sebagai pembawa acara. Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kerja bersama. Pada sesi ini, Tim Taskforce melakukan identifikasi kebutuhan data, menyusun pembagian tugas, dan menentukan strategi awal dalam penyelesaian dokumen LKPS dan LED. Kegiatan berlangsung efektif karena setiap anggota mulai fokus pada bagian-bagian dokumen yang menjadi tanggung jawabnya. Pada hari kedua, workshop difokuskan pada pelatihan mandiri. Para peserta mulai melakukan pengisian LKPS berdasarkan arahan narasumber pada hari sebelumnya. Setiap anggota taskforce menginput data, memeriksa konsistensi tabel, serta mengidentifikasi eviden yang masih harus dikumpulkan. Tahapan ini membantu tim memahami secara teknis tantangan dalam penyusunan LKPS. Selama proses pengisian mandiri, peserta juga melakukan koordinasi internal untuk menyamakan persepsi terkait indikator kinerja dan format eviden. Hal ini penting agar dokumen yang dihasilkan konsisten dan memenuhi standar yang dipersyaratkan. Suasana kerja berlangsung kondusif, ditandai dengan diskusi yang terarah dan produktif. Workshop ini juga menjadi sarana evaluasi awal terhadap kesiapan Prodi Animasi dalam memenuhi indikator kinerja yang ditetapkan LAM INFOKOM. Melalui kegiatan ini, tim dapat mengidentifikasi bagian-bagian yang perlu diperbaiki, diperkuat, atau dilengkapi sebelum memasuki tahapan penyusunan LED secara menyeluruh. Selain fokus pada teknis penyusunan dokumen, workshop turut menekankan pentingnya budaya mutu dalam penyelenggaraan program studi. Peserta diingatkan bahwa akreditasi bukan tujuan akhir, melainkan proses berkelanjutan dalam memastikan peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Prodi Animasi dijadwalkan mengajukan akreditasi pada Batch 2 tahun mendatang. Dengan waktu persiapan yang tersedia, Tim Taskforce diharapkan dapat menyelesaikan seluruh dokumen secara bertahap sesuai timeline yang telah disepakati. Workshop ini menjadi langkah awal yang penting dalam memantapkan kesiapan program studi. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Interaksi antara narasumber dan tim taskforce menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dan mendalam. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan kemampuan tim dalam mempersiapkan akreditasi secara profesional. Dengan terlaksananya workshop ini, Jurusan Teknologi Informasi menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu program studi, khususnya Prodi Animasi yang sedang memasuki tahapan akreditasi perdana. Upaya ini menjadi bagian nyata dari komitmen jurusan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan PNP.
Jurusan TI Perkuat Sinergi Melalui Rapat Evaluasi Kinerja Dosen, Tendik, dan Kaprodi
Padang, 27 November 2025 — Jurusan Teknologi Informasi kembali melaksanakan rapat evaluasi rutin bersama seluruh unsur struktural jurusan, ketua program studi, tenaga kependidikan, serta dosen homebase Program Studi Teknik Komputer. Pertemuan ini digelar dalam rangka melakukan evaluasi kegiatan dosen Prodi Teknik Komputer selama satu bulan terakhir, evaluasi kinerja tenaga kependidikan dalam dua minggu terakhir, serta evaluasi kegiatan struktural pimpinan jurusan selama satu minggu terakhir. Pada awalnya, rapat direncanakan berlangsung secara luring di kampus. Namun, kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumatera Barat membuat pelaksanaan dialihkan menjadi rapat daring melalui Zoom. Keputusan ini diambil demi menjaga keselamatan seluruh peserta dan memastikan agenda evaluasi tetap berjalan sesuai jadwal. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., dalam sambutan pembuka menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan. Beliau menegaskan bahwa kegiatan evaluasi merupakan bagian penting dalam siklus peningkatan mutu jurusan, terutama untuk memastikan proses pembelajaran berjalan secara konsisten, efektif, dan berada di jalur yang benar. Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB tersebut berlangsung dengan kondusif dan produktif. Seluruh peserta menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam mengevaluasi program kerja masing-masing, baik terkait proses pembelajaran, layanan akademik, maupun manajerial jurusan. Dalam kesempatan tersebut, berbagai capaian, kendala, dan rekomendasi tindak lanjut dipresentasikan secara terbuka. Diskusi berjalan dinamis, dan seluruh pihak berperan aktif dalam memberikan masukan sebagai upaya mencari solusi bersama. Semangat kolaboratif ini menunjukkan bahwa tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan apabila dikerjakan secara bersama-sama. Ketua jurusan kembali menekankan pentingnya rasa kepemilikan terhadap jurusan. Menurut beliau, Jurusan Teknologi Informasi adalah “rumah bersama” yang akan tumbuh besar apabila seluruh civitas akademika mampu menjaga kekompakan, seiya sekata, dan bergerak dalam satu frekuensi untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan oleh prodi dan jurusan. Dalam rapat ini, Ketua Jurusan juga mengingatkan kembali tentang pentingnya penerapan program soft skills lima menit di awal perkuliahan. Program ini dinilai sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa Teknologi Informasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi soft skills terbaik sebagai bekal kesuksesan mereka di masa depan. Di sesi terakhir, seperti biasanya, pimpinan jurusan membuka kesempatan bagi seluruh peserta untuk menyampaikan aspirasi, kendala, dan harapan terkait kegiatan akademik maupun non-akademik di lingkungan jurusan. Berbagai masukan konstruktif disampaikan mulai dari dosen, tendik, hingga para kaprodi. Setiap permasalahan yang diungkapkan langsung ditanggapi dan dibahas bersama untuk dicari solusi terbaiknya. Hal ini sejalan dengan budaya kerja jurusan yang selalu mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan transparansi. Kegiatan evaluasi ini diharapkan dapat terus memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu layanan, serta memastikan jurusan tetap berada pada jalur pencapaian visi dan misi. Dengan terlaksananya rapat ini, Jurusan Teknologi Informasi menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan lingkungan akademik yang unggul, harmonis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan. Demikian berita resmi ini disampaikan sebagai bentuk dokumentasi kegiatan dan informasi bagi seluruh civitas akademika Jurusan Teknologi Informasi. Semoga semangat kebersamaan dan kolaborasi ini terus terjaga demi kemajuan jurusan di masa mendatang.
Evaluasi Kinerja PSDKU: Jurusan TI Komitmen Perkuat Hard Skill dan Soft Skill Mahasiswa
Rabu, 26 November 2025 — Jurusan Teknologi Informasi kembali melaksanakan agenda rutin Rapat Evaluasi Kinerja Program Studi (Prodi) pada minggu ke-4 adalah jadwal PSDKU. Pada minggu ke 4 ini, evaluasi difokuskan kepada Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU), yaitu PSDKU Tanah Datar, PSDKU Pelalawan, dan PSDKU Solok Selatan. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform konferensi online, dimulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB, untuk memastikan seluruh dosen dari berbagai lokasi dapat berpartisipasi. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., memimpin langsung rapat evaluasi yang berlangsung kondusif dan produktif tersebut. Rapat turut dihadiri oleh Sekretaris Jurusan, Humaira, S.T., M.T., beserta seluruh dosen homebase dari masing-masing PSDKU. Seluruh dosen hadir lengkap kecuali satu orang yang berhalangan karena sedang sakit. Di awal kegiatan, Ketua Jurusan menyampaikan apresiasi atas komitmen dosen dalam memenuhi undangan rapat meskipun dilaksanakan pada malam hari. Kehadiran penuh ini, menurut beliau, menunjukkan tingginya kepedulian para dosen terhadap kemajuan program studi serta keseriusan dalam mendukung peningkatan mutu akademik Jurusan Teknologi Informasi. Dalam arahannya, Dr. Yuhefizar menekankan bahwa Jurusan Teknologi Informasi adalah “rumah bersama” yang harus dijaga dan dikembangkan oleh seluruh unsur akademik. “Prodi ini tempat kita mengabdi. Mari kita besarkan bersama dengan memberikan versi terbaik dari diri kita,” ujarnya, sembari menekankan pentingnya keteladanan dosen bagi mahasiswa. Beliau juga menyoroti pentingnya pembinaan soft skill di samping hard skill. Jurusan TI ingin memastikan bahwa lulusan tidak hanya cakap dalam kompetensi teknis, tetapi juga matang secara karakter, etika, dan komunikasi. Oleh karena itu, pada semester depan akan diterapkan konsep “5 Menit Softskill” di setiap awal perkuliahan. Program ini akan memuat 14 materi softskill inti yang saat ini sedang disusun dalam bentuk buku panduan resmi. Buku tersebut akan menjadi acuan seluruh dosen jurusan dalam menyampaikan nilai-nilai karakter kepada mahasiswa secara terstruktur dan berkelanjutan. Pada sesi diskusi, para dosen menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, terutama terkait fasilitas pendukung, kondisi mahasiswa di masing-masing wilayah, serta kebutuhan peningkatan kualitas PBM. Para dosen juga memberikan sejumlah rekomendasi perbaikan yang siap diimplementasikan pada semester mendatang. Ketua Jurusan menyambut baik seluruh masukan tersebut dan mendorong setiap prodi melakukan evaluasi internal secara teratur. Beliau menegaskan bahwa rapat evaluasi bulanan ini bukan sekadar agenda administratif, tetapi langkah strategis dalam memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga di seluruh lokasi PSDKU. Untuk pertemuan bulan berikutnya, setiap prodi diwajibkan menyiapkan presentasi resmi mengenai aktivitas PBM, kendala dan solusi, serta target peningkatan satu bulan ke depan. Presentasi ini akan menjadi acuan utama bagi jurusan dalam memonitor perkembangan kualitas PBM secara terpadu. Meskipun dilaksanakan secara daring dan pada malam hari, rapat berlangsung efektif, penuh semangat perbaikan, dan menunjukkan kolaborasi yang solid antara pimpinan jurusan dan para dosen. Ketua Jurusan berharap suasana positif ini terus terjaga sehingga Jurusan Teknologi Informasi semakin maju dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik untuk seluruh mahasiswa, baik di kampus utama maupun PSDKU.
Rapat Evaluasi Prodi MI, Ketua Jurusan Ajukan Inisiatif Soft Skill 5 Menit untuk Semua Mata Kuliah
Jum’at, 21 November 2025 – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang kembali melaksanakan agenda rutinnya, yaitu Rapat Evaluasi Kinerja Bulanan. Pada minggu ketiga ini, evaluasi difokuskan pada Program Studi Manajemen Informatika (MI) sebagai bagian dari komitmen jurusan dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan. Rapat dimulai pada pukul 13.30 WIB dan dihadiri oleh Koordinator Program Studi Manajemen Informatika, Roni Putra, S.Kom., MT., beserta seluruh dosen homebase yang mengajar di prodi tersebut. Kehadiran lengkap para dosen menunjukkan kepedulian dan keseriusan dalam mendukung peningkatan kualitas prodi secara berkelanjutan. Kegiatan dipimpin oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., Asean Eng, didampingi oleh Sekretaris Jurusan, Humaira, ST., MT. Suasana rapat berlangsung kondusif dan penuh semangat untuk bersama-sama membawa prodi MI ke arah yang lebih baik. Dalam sambutan pembuka, Ketua Jurusan menyampaikan bahwa Program Studi Manajemen Informatika saat ini merupakan satu-satunya prodi di Jurusan Teknologi Informasi yang telah meraih akreditasi Unggul. Oleh karena itu, menurut beliau, predikat ini harus dijaga dengan sungguh-sungguh melalui kontribusi dan komitmen seluruh sivitas prodi. Ketua Jurusan menjelaskan bahwa mempertahankan predikat Unggul memerlukan peningkatan mutu pada berbagai aspek, meliputi Proses Belajar Mengajar (PBM), penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan profesional dosen, serta peningkatan kompetensi lulusan. Semua elemen ini menjadi penopang utama kualitas akademik yang berkelanjutan. Pada kesempatan ini, Koordinator Prodi MI, Roni Putra, menyampaikan laporan lengkap terkait pelaksanaan PBM selama periode berjalan. Beliau menjelaskan perkembangan kegiatan perkuliahan, tingkat kehadiran mahasiswa dan dosen, serta kepatuhan terhadap RPS. Selain menyampaikan capaian positif, Koordinator Prodi juga memaparkan sejumlah kendala dan permasalahan yang memerlukan perhatian bersama untuk segera ditindaklanjuti. Dalam diskusi berikutnya, rapat menyoroti peningkatan peran Penasehat Akademik (PA) dalam proses pembinaan mahasiswa. Ditekankan bahwa PA harus lebih aktif dalam mengidentifikasi permasalahan akademik maupun non-akademik mahasiswa, serta memberikan arahan yang tepat untuk memaksimalkan potensi mereka. Ketua Jurusan juga memperkenalkan inisiatif baru berupa pembiasaan pemberian materi soft skill pada setiap awal perkuliahan. Mulai semester depan, setiap dosen diwajibkan mengisi 5 menit pertama pertemuan dengan materi soft skill seperti etika, komunikasi, disiplin, manajemen waktu, atau nilai-nilai profesionalisme. Jurusan akan menyiapkan buku panduan soft skill untuk memastikan materi yang diberikan lebih terarah dan selaras. Program penguatan soft skill ini diharapkan dapat memperkaya karakter mahasiswa, sehingga mereka tidak hanya unggul dari sisi hardskill, tetapi juga mampu tampil percaya diri dan kompetitif di dunia kerja. Ketua Jurusan menegaskan bahwa lulusan yang seimbang antara kompetensi teknis dan kepribadian akan memiliki nilai lebih di mata industri. Pada sesi akhir, Ketua Jurusan memberikan kesempatan kepada seluruh dosen yang hadir untuk menyampaikan masukan, kritik konstruktif, serta gagasan inovatif untuk kemajuan program studi serta jurusan. Beliau menegaskan bahwa Jurusan Teknologi Informasi adalah rumah besar bersama yang hanya bisa menjadi kuat bila semua unsur saling berkontribusi dan mendukung. Rapat resmi ditutup pada pukul 15.00 WIB dengan kesimpulan bahwa seluruh catatan evaluasi akan menjadi bahan perbaikan pada bulan berikutnya. Evaluasi rutin ini akan terus dilaksanakan sebagai mekanisme kontrol kualitas yang konsisten dan terukur. Akhirnya, melalui sinergi seluruh dosen, pimpinan prodi, dan pimpinan jurusan, diharapkan Program Studi Manajemen Informatika dapat terus mempertahankan prestasi akreditasi Unggul serta semakin siap melahirkan lulusan berkualitas yang berdaya saing tinggi di era digital.
Evaluasi PBM dan Penyusunan Laporan Kinerja Jadi Agenda Utama Rapat Struktural Jurusan TI
Padang, 20 November 2025 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali menyelenggarakan rapat rutin mingguan struktural pada Kamis pagi. Rapat ini dihadiri oleh Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, para Koordinator Program Studi, dan Kepala Laboratorium sebagai forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) pada minggu sebelumnya serta merancang agenda kerja untuk minggu berikutnya. Pada rapat kali ini, turut hadir perwakilan Tim Indikator Kinerja Utama (IKU) Jurusan yang diundang khusus untuk melakukan pembahasan terkait persiapan laporan capaian kinerja akhir tahun. Laporan ini nantinya akan dilaporkan kepada pimpinan PNP sebagai bagian dari evaluasi tahunan dan instrumen peningkatan mutu jurusan. Pembahasan awal rapat difokuskan pada evaluasi PBM, termasuk kehadiran dosen, kelancaran proses pembelajaran, dan beberapa kendala teknis maupun administratif yang muncul di lapangan. Para koordinator prodi menyampaikan laporan masing-masing secara ringkas namun komprehensif, sehingga menjadi dasar bagi penyusunan langkah perbaikan yang lebih tepat sasaran. Memasuki agenda inti terkait IKU, Tim IKU Jurusan memaparkan perkembangan penyusunan laporan kinerja delapan indikator utama yang menjadi acuan penilaian institusi. Dalam sesi ini, rapat menyepakati penunjukan Person in Charge (PIC) untuk setiap indikator guna memastikan proses pengumpulan data dan penyusunan laporan berjalan efektif, akuntabel, dan sesuai format yang telah ditetapkan. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng, memberikan apresiasi atas kehadiran seluruh undangan serta komitmen yang ditunjukkan dalam proses penyusunan laporan kinerja. Beliau menegaskan bahwa penyusunan laporan kinerja harus dilakukan secara cermat dan akurat, karena hal ini merupakan cerminan kualitas tata kelola dan kinerja Jurusan Teknologi Informasi secara keseluruhan. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan bahwa ketercapaian IKU bukan hanya sekadar pemenuhan target administrasi, namun merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan profesional kepada masyarakat, institusi, serta mahasiswa. Setiap butir indikator harus mencerminkan kemajuan jurusan dari waktu ke waktu melalui data yang valid, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Rapat ini juga membahas beberapa isu operasional yang muncul selama pelaksanaan tugas akademik dan non-akademik. Dengan musyawarah yang konstruktif, seluruh unsur pimpinan jurusan sepakat untuk mengambil keputusan bersama demi penyelesaian masalah yang lebih cepat dan mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan. Di akhir rapat, Ketua Jurusan kembali menegaskan komitmennya bahwa setiap keputusan penting yang diambil di tingkat jurusan merupakan hasil pembahasan kolektif bersama unsur pimpinan lainnya. “Walaupun secara struktural keputusan itu ditetapkan oleh saya, namun seluruh kebijakan merupakan keputusan bersama. Ini adalah bentuk komitmen kita dalam menjaga integritas dan transparansi kerja di lingkungan jurusan,” ujarnya. Rapat yang berlangsung dengan suasana komunikatif dan penuh semangat tersebut menghasilkan beberapa keputusan strategis yang akan menjadi pedoman kerja selama satu minggu ke depan. Para peserta rapat berharap, ritme kerja yang terstruktur dan berbasis evaluasi berkelanjutan ini dapat semakin memperkuat budaya mutu Jurusan Teknologi Informasi. Melalui rapat mingguan ini, Jurusan Teknologi Informasi kembali meneguhkan tekad untuk terus memperbaiki tata kelola, meningkatkan kinerja, serta memperkuat kolaborasi seluruh unsur pimpinan. Diharapkan seluruh upaya tersebut akan memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi jurusan dalam mencapai visi sebagai jurusan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap dinamika perkembangan teknologi.
Tim Konsultan PU Lakukan Pengambilan Sampel Tanah untuk Pembangunan Gedung Baru PNP PSDKU Solok Selatan
Lubuk Malako, 19 November 2025 — Tim konsultan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Solok Selatan melaksanakan kegiatan pengambilan sampel tanah (nyondir) di area Kampus PNP PSDKU Solok Selatan sebagai bagian dari proses awal perencanaan pembangunan gedung baru yang direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Pengambilan sampel dilakukan pada dua titik lokasi yang diproyeksikan sebagai tempat berdirinya gedung baru sesuai rencana pengembangan kampus. Kegiatan teknis di lapangan dipimpin oleh konsultan lapangan Bapak Gio, didampingi oleh Bapak Riko, Bapak Siit, serta tim asisten dari pihak kontraktor. Menurut Bapak Gio, pembangunan gedung telah disesuaikan dengan master plan PSDKU Solok Selatan. Pada tahap awal tahun 2026, direncanakan pembangunan tiga gedung baru, yaitu: “Pengambilan sampel tanah ini penting untuk memastikan kondisi tanah memenuhi standar konstruksi gedung bertingkat. Setelah hasil uji keluar, barulah perhitungan struktur dan desain final bisa kami matangkan,” ujar Bapak Gio saat ditemui di lokasi kegiatan. Selain itu, pihak konsultan juga meminta salinan digital (soft copy) desain CorelDraw lama yang digunakan pada pembangunan awal kampus, untuk memastikan kesesuaian tata letak dengan master plan sebelumnya. Dari pihak kampus, kegiatan pendampingan lapangan dilakukan oleh dosen Bapak Arif Rizki Marsa dan Bapak Putra Manda. Kegiatan pemeriksaan teknis ini menjadi langkah awal penting dalam proses pembangunan fasilitas pendidikan baru yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, kenyamanan, serta kualitas proses belajar mengajar di PNP PSDKU Solok Selatan.
Ketua Jurusan TI Lakukan Monitoring PBM di PSDKU Pelalawan, Dorong Kreativitas dan Budaya Mutu Dosen
Senin, 17 November 2025, Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., melaksanakan kegiatan monitoring proses belajar mengajar (PBM) untuk Program Studi D3 Manajemen Informatika di Kampus PSDKU Pelalawan, Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin jurusan untuk memastikan mutu pendidikan berjalan sesuai standar dan terus mengalami peningkatan. Dalam kunjungan tersebut, Dr. Yuhefizar didampingi oleh Fazrol Rozi, M.Sc., selaku Koordinator Program Studi Manajemen Informatika PSDKU Pelalawan. Rombongan diterima langsung oleh Koordinator Daerah PSDKU Pelalawan, Dr. Yumesri, bersama segenap dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang hadir dengan penuh antusias. Kegiatan dimulai dengan peninjauan sarana dan prasarana (sarpras) yang digunakan dalam proses pembelajaran. Dr. Yuhefizar melihat langsung kondisi ruang teori, ruang tata usaha, serta laboratorium komputer yang menjadi pusat kegiatan praktikum mahasiswa. Dalam peninjauan tersebut ditemukan beberapa unit komputer yang mengalami kerusakan dan memerlukan perbaikan segera agar kualitas proses belajar mengajar tidak terganggu. Selain itu, Dr. Yuhefizar menilai bahwa secara umum fasilitas pembelajaran di PSDKU Pelalawan sudah berjalan cukup baik, namun tetap memerlukan beberapa penyempurnaan. Ia menekankan pentingnya ketersediaan sarpras yang layak sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan serta mendukung capaian kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan industri. Setelah peninjauan sarpras, kegiatan dilanjutkan dengan rapat evaluasi dan diskusi akademik bersama seluruh dosen Prodi Manajemen Informatika. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Yuhefizar mendorong seluruh dosen untuk semakin berkreativitas dalam penyampaian PBM, meningkatkan inovasi pembelajaran, serta menjaga suasana kelas yang interaktif dan produktif agar kualitas lulusan tetap unggul dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Beliau juga menegaskan pentingnya dosen untuk tetap aktif dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sebagai bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Aktivitas penelitian dan pengabdian dinilai penting untuk mendukung pengembangan ilmu serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan institusi. Selain itu, Dr. Yuhefizar mengajak seluruh dosen untuk terus menjaga kekompakan, budaya saling mendukung, serta lingkungan kerja yang kondusif. Menurutnya, suasana kerja yang harmonis akan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan budaya mutu di lingkungan jurusan maupun PSDKU Pelalawan secara keseluruhan. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Yumesri selaku Koordinator Daerah PSDKU Pelalawan, menyampaikan apresiasi dan harapan positif atas kunjungan ketua jurusan. Beliau berharap monitoring ini memberikan energi baru bagi seluruh dosen untuk meningkatkan profesionalisme, kreativitas, serta semangat kolaborasi. Dr. Yumesri juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya peningkatan sarpras dan mutu pembelajaran di PSDKU Pelalawan. Para dosen yang hadir juga menyampaikan harapan agar kunjungan ini menjadi titik awal peningkatan kualitas PBM ke arah yang lebih baik. Mereka menilai arahan dan motivasi dari ketua jurusan sangat penting dalam mendorong inovasi pembelajaran serta peningkatan kompetensi dosen, baik dalam lingkup akademik maupun tridharma lainnya. Kegiatan monitoring ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kolaborasi antar lini, serta menghadirkan suasana akademik yang sehat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan adanya sinergi yang baik antara jurusan, PSDKU, dan para dosen, diharapkan Prodi Manajemen Informatika PSDKU Pelalawan terus berkembang menjadi program studi yang unggul dan berdaya saing tinggi.