Berita

Mar
02

BBLSDM Komdigi Medan Sosialisasikan Program Pelatihan Mikroskill di Jurusan Teknologi Informasi PNP

Padang – Dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang komunikasi dan teknologi digital, Balai Besar Pelatihan SDM (BBLSDM) Komdigi Medan melaksanakan kegiatan koordinasi dan sosialisasi program pelatihan mikroskill di Politeknik Negeri Padang (PNP), Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di Jurusan Teknologi Informasi pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan program pelatihan mikroskill kepada mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi digital dasar hingga menengah yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja saat ini. Tim BBLSDM Komdigi Medan yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Bapak Yusrizal, Bapak Arif, Bapak Fikri, dan Ibu Gusmila. Kedatangan tim disambut secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Padang, Revalin Hardianto, yang didampingi oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Nurul Fauzi. Dari pihak Jurusan Teknologi Informasi, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Jurusan Yuhefizar, Sekretaris Jurusan Humaira, serta para dosen Jurusan Teknologi Informasi yang selama ini aktif terlibat dalam berbagai program pelatihan yang diselenggarakan oleh BBLSDM Komdigi. Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang Ketua Jurusan Teknologi Informasi. Rapat ini membahas teknis pelaksanaan program, mekanisme keterlibatan mahasiswa, serta sinkronisasi kegiatan pelatihan mikroskill dengan proses akademik di lingkungan jurusan. Dalam sesi pertemuan tersebut, juga dilakukan penukaran cinderamata antara pihak BBLSDM Komdigi Medan dan Politeknik Negeri Padang sebagai simbol kerja sama, apresiasi, dan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan kompetensi digital mahasiswa. Setelah rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi langsung kepada mahasiswa. Tim BBLSDM Komdigi Medan mengunjungi kelas-kelas di Jurusan Teknologi Informasi untuk memberikan penjelasan secara langsung mengenai program pelatihan mikroskill yang dapat diikuti oleh mahasiswa. Dalam pemaparannya, tim BBLSDM menjelaskan bahwa program mikroskill merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship (DTS) yang berfokus pada pelatihan kemampuan digital secara mandiri, fleksibel, dan berbasis video on-demand. Program ini dirancang dengan learning path yang terstruktur, mencakup berbagai bidang strategis seperti keamanan dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), komputasi digital, komunikasi krisis, serta kompetensi digital lain yang dibutuhkan di era transformasi teknologi. Khusus bagi Jurusan Teknologi Informasi, sebanyak 100 mahasiswa difasilitasi untuk mengikuti program ini. Selain kompetensi teknis, mahasiswa juga diwajibkan menyelesaikan tujuh materi soft skill di bidang TIK sebagai bagian dari pembentukan karakter dan profesionalisme digital. Di akhir program, mahasiswa yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan akan memperoleh sertifikat resmi yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai dokumen pendukung dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Mewakili BBLSDM Komdigi Medan, Yusrizal menyampaikan harapannya agar program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa. Ia berharap mahasiswa tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi juga mampu meningkatkan kompetensi digital dan soft skill yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri digital. Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Padang, Revalin Hardianto, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi dan kerja sama yang terjalin. Menurutnya, program pelatihan mikroskill ini sejalan dengan visi Politeknik Negeri Padang dalam menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di era digital. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pelatihan pemerintah merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Di akhir kegiatan, Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh BBLSDM Komdigi Medan kepada Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang sebagai mitra dalam pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan mikroskill. Ia berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, baik dari sisi kemampuan teknis, soft skill, maupun kesiapan memasuki dunia kerja digital.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Feb
23

Kunjungan Direktur PNP ke Jurusan TI, Pantau Kuliah Perdana dan Implementasi Buku SIKAP Semester Genap 2025/2026

Padang – Direktur Politeknik Negeri Padang (PNP) bersama jajaran pimpinan melakukan kunjungan ke Jurusan Teknologi Informasi (TI) pada hari pertama perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Senin (23/2/2026). Kunjungan ini bertujuan memantau langsung pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) sekaligus mengecek kesiapan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran di jurusan tersebut. Rombongan pimpinan yang hadir terdiri dari Direktur PNP, para Wakil Direktur, Kepala Bagian, serta Kepala Subbagian. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar beserta para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Jurusan TI. Dalam kunjungan tersebut, Ketua Jurusan menyampaikan paparan mengenai kondisi terkini Jurusan Teknologi Informasi, mencakup perkembangan akademik, jumlah mahasiswa, serta berbagai program unggulan yang sedang dijalankan. Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan adalah implementasi Buku SIKAP (Soft Skill: bagian Integral dari Karakter Akademis & Profesional) yang resmi dimulai pada semester ini. “Sejak hari pertama perkuliahan ini, kami mulai mengimplementasikan Buku SIKAP secara menyeluruh. Setiap dosen menyampaikan materi soft skill selama 5 menit di setiap pertemuan, dan mahasiswa merefleksikannya melalui lembar refleksi yang dipantau oleh Penasihat Akademik,” jelas Dr. Yuhefizar. Implementasi Buku SIKAP merupakan upaya strategis Jurusan TI untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang dalam karakter dan profesionalisme, sejalan dengan motto PNP: Berakhlak Mulia, Berpikir Akademis, Bertindak Profesional. Direktur PNP mengapresiasi langkah konkret Jurusan TI dalam membangun soft skill mahasiswa sejak dini. Menurutnya, inisiatif ini sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini. “Saya berharap implementasi ini dapat berjalan konsisten dan menjadi model bagi jurusan lain di lingkungan PNP,” ujarnya. Setelah sesi diskusi, rombongan meninjau langsung ruang kelas dan laboratorium untuk melihat proses perkuliahan serta berdialog dengan mahasiswa. Secara umum, pelaksanaan perkuliahan hari pertama berjalan lancar dan tertib. Mahasiswa tampak antusias mengikuti perkuliahan dengan mematuhi tata tertib, termasuk ketentuan berpakaian rapi dan sopan. Beberapa catatan terkait peningkatan sarana dan prasarana juga disampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti demi mendukung kualitas pembelajaran yang lebih baik. Semoga Semester Genap 2025/2026 berjalan produktif, melahirkan lulusan TI yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Feb
22

Mengawali Semester Genap 2025/2026 Jurusan Teknologi Informasi PNP Luncurkan Buku SIKAP: Terobosan Baru Penguatan Soft Skill Mahasiswa Vokasi

PADANG – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) meluncurkan buku inovatif berjudul “SIKAP (Soft Skill: bagian Integral dari Karakter Akademis & Profesional)” sebagai panduan sistematis dalam membentuk karakter dan soft skill mahasiswa. Peluncuran ini menandai langkah strategis jurusan dalam mempersiapkan lulusan vokasi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang secara karakter sesuai motto PNP: Berakhlak Mulia, Berpikir Akademis, Bertindak Profesional. Buku yang disusun oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom, ini memuat 14 soft skill utama yang dikelompokkan dalam empat pilar: Karakter dan Moral, Kemampuan Interpersonal, Kemampuan Kognitif dan Inovatif, serta Kemampuan Profesional. Keunikan buku ini terletak pada metode implementasinya yang terintegrasi langsung dalam proses perkuliahan melalui program “5 Menit Soft Skill” di setiap pertemuan. “Kami menyadari bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan lulusan yang pintar secara teknis, tetapi juga individu yang jujur, berintegritas, komunikatif, kolaboratif, dan tangguh menghadapi tekanan. Buku SIKAP hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan yang sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan,” ujar Yuhefizar. Langkah Tepat untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan Langkah Jurusan Teknologi Informasi PNP meluncurkan Buku SIKAP dan mengintegrasikannya ke dalam perkuliahan merupakan terobosan strategis dengan beberapa justifikasi kuat: 1. Menjawab Kesenjangan Soft Skill di Dunia Kerja Berbagai survei global, seperti LinkedIn Workforce Report dan World Economic Forum, secara konsisten menunjukkan bahwa lebih dari 50% keterampilan yang paling dicari industri adalah soft skill. Kemampuan seperti kolaborasi, komunikasi, pemecahan masalah, dan kecerdasan emosional menempati posisi teratas yang dicari perekrut. Namun, kesenjangan soft skill masih menjadi keluhan utama industri terhadap lulusan baru. Buku SIKAP hadir untuk menjembatani kesenjangan ini secara terstruktur. 2. Pendekatan Sistematis yang Masih Jarang Diterapkan Meskipun banyak institusi pendidikan menyadari pentingnya soft skill, implementasi yang sistematis dan terukur masih jarang dilakukan. Buku SIKAP menawarkan pendekatan unik melalui: Pendekatan seperti ini masih relatif jarang diterapkan di institusi pendidikan vokasi di Indonesia, menjadikan Jurusan Teknologi Informasi PNP sebagai pelopor dalam pembentukan soft skill terintegrasi. 3. Membangun Ekosistem Pendidikan Karakter yang Holistik Buku SIKAP tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga melibatkan seluruh elemen jurusan: Dengan pendekatan holistik ini, pembentukan soft skill menjadi tanggung jawab bersama, bukan sekadar tugas individu mahasiswa. Himbauan untuk Penasihat Akademik, bahwa PA adalah 1. Penjaga Kontinuitas Pembinaan Karakter Jika dosen pengampu menyampaikan materi soft skill secara mingguan, maka Bapak/Ibu-lah yang akan memantau perkembangan mahasiswa secara bulanan melalui lembar refleksi. Inilah yang menjadikan pembinaan soft skill tidak terputus dan terus menerus dievaluasi. 2. Pendamping Individual Mahasiswa Setiap mahasiswa memiliki kecepatan dan tantangan berbeda dalam menginternalisasi nilai-nilai soft skill. Melalui lembar refleksi dan diskusi personal, Bapak/Ibu dapat memahami kondisi masing-masing mahasiswa binaan dan memberikan pendampingan yang tepat. 3. Deteksi Dini Permasalahan Akademik dan Non-Akademik Lembar refleksi mahasiswa bukan sekadar tugas administratif. Di dalamnya, mahasiswa menuangkan pergumulan, kesulitan, kegagalan, serta perkembangan sikap mereka. Ini menjadi alat deteksi dini yang sangat efektif untuk mengidentifikasi mahasiswa yang mungkin mengalami masalah akademik, tekanan mental, atau konflik sosial. 4. Ujung Tombak Evaluasi Program Catatan dan laporan Bapak/Ibu tentang perkembangan soft skill mahasiswa binaan akan menjadi bahan evaluasi berharga bagi jurusan untuk terus menyempurnakan program ini ke depannya. Himbauan kepada Seluruh Elemen Jurusan untuk Menyukseskan Implementasi Kepada Seluruh Dosen Jurusan Teknologi Informasi: Kami menghimbau Bapak/Ibu dosen untuk: Kami percaya, dengan konsistensi Bapak/Ibu, program ini akan membawa perubahan besar pada kualitas lulusan kita. Lima menit setiap pertemuan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan mahasiswa. Kepada Seluruh Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi: Kepada mahasiswa TI yang hebat, kami mengajak kalian untuk: “Kejujuran lebih tinggi dari nilai. Integritas lebih penting dari kepintaran. Karakter lebih berharga dari sekadar kemampuan teknis.” Mari jadikan buku ini teman refleksi dan pengingat nilai dalam perjalanan kalian menjadi lulusan TI yang utuh dan bermakna. Kepada Para Ketua Kelas Jurusan Teknologi Informasi: Kepada para ketua kelas, kami memercayakan peran penting kepada Anda untuk: Ingat, yang perlu Anda lakukan hanyalah MENGINGATKAN dengan cara yang baik, bukan memaksa atau memeriksa. Peran kecil ini sangat berarti dalam membangun konsistensi di tingkat kelas. Penutup Dengan peluncuran Buku SIKAP dan dukungan penuh dari seluruh elemen jurusan, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga unggul dalam karakter dan profesionalisme. “Ini adalah langkah kecil yang kami yakini akan membawa perubahan besar. Kami berharap apa yang kami lakukan dapat menginspirasi institusi lain untuk juga memberikan perhatian lebih pada pembentukan soft skill mahasiswa secara sistematis dan terintegrasi,” tutup Yuhefizar. Narahubung:Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.KomKetua Jurusan Teknologi InformasiPoliteknik Negeri PadangEmail: yuhefizar@pnp.ac.id Buku dapat di download: https://ti.pnp.ac.id/index.php/download/ #BukuSIKAP #SoftSkill #PendidikanVokasi #PoliteknikNegeriPadang #BerakhlakMulia #BerpikirAkademis #BertindakProfesional

By Yuhefizar | Academic . Berita
DETAIL
Feb
22

Jurusan Teknologi Informasi Gelar Rapat Bersama Seluruh Ketua Kelas Sambut Semester Genap 2025/2026

Padang — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang menggelar rapat koordinasi bersama seluruh ketua kelas dalam rangka persiapan menghadapi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Minggu (22/2/2026). Rapat dilaksanakan secara daring mulai jam 10.00 hingga 12.15 WIB. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, dan diikuti oleh seluruh ketua kelas dari berbagai program studi di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jurusan Teknologi Informasi Humaira, Pembina Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Dian Eka Putra, serta Kepala Laboratorium Jurusan Teknologi Informasi Ardi S. Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah strategis jurusan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan perkuliahan serta memperkuat peran mahasiswa, khususnya ketua kelas, dalam mendukung terciptanya suasana akademik yang tertib, kondusif, dan berorientasi pada mutu. Dalam arahannya, Ketua Jurusan Teknologi Informasi menegaskan bahwa ketua kelas memiliki peran sentral dalam tata kelola akademik jurusan. Ketua kelas diposisikan sebagai teladan sekaligus mitra jurusan dalam menjaga kualitas perkuliahan. “Ketua kelas adalah teladan; dari kedisiplinan ketua kelas, kualitas kelas dibentuk,” tegas Yuhefizar. Ia menambahkan bahwa menjadi ketua kelas bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi merupakan proses pembelajaran kepemimpinan yang nyata bagi mahasiswa. “Menjadi ketua kelas berarti belajar memimpin dengan tanggung jawab, keteladanan, dan integritas. Kualitas sebuah kelas tercermin dari kepemimpinan ketua kelasnya,” ujarnya. Dalam konteks pendidikan vokasi, Ketua Jurusan menekankan bahwa kepemimpinan ketua kelas sangat menentukan ritme belajar dan profesionalisme mahasiswa. “Di kampus vokasi, kepemimpinan ketua kelas menentukan ritme belajar dan membentuk sikap profesional mahasiswa,” lanjutnya. Ketua Jurusan juga menegaskan bahwa ketua kelas bersama Himpunan Mahasiswa merupakan perpanjangan tangan jurusan dalam menjaga kualitas perkuliahan dan iklim akademik. Rapat tersebut membahas secara rinci tugas pokok dan fungsi ketua kelas, yang mencakup koordinasi perkuliahan, pengelolaan kehadiran dan disiplin, serta dukungan terhadap kelancaran proses praktikum di laboratorium. Ketua kelas diharapkan mampu mengoordinasikan kesiapan kelas sebelum perkuliahan teori dan praktikum, serta menyampaikan informasi akademik dari jurusan dan dosen kepada mahasiswa secara efektif. Selain itu, ketua kelas berperan membantu memantau kehadiran mahasiswa dan mengingatkan pentingnya disiplin waktu serta kepatuhan terhadap tata tertib perkuliahan. Dalam kegiatan praktikum, ketua kelas diharapkan membantu dosen dan teknisi memastikan kesiapan kelas dan laboratorium, serta mengingatkan mahasiswa terkait keselamatan kerja dan penggunaan fasilitas laboratorium secara bertanggung jawab. Penguatan peran ketua kelas sebagai penghubung dengan Penasihat Akademik juga menjadi perhatian. Ketua kelas didorong untuk membantu mengarahkan mahasiswa yang mengalami kendala akademik agar aktif berkonsultasi dengan Penasihat Akademik. Selain itu, ketua kelas diharapkan berperan dalam menjaga iklim akademik kelas yang kondusif, tertib, dan saling menghargai, serta mengedepankan etika akademik dalam setiap interaksi perkuliahan. Koordinasi kegiatan akademik dan kemahasiswaan turut dibahas, di mana ketua kelas diharapkan mampu mengoordinasikan partisipasi kelas dalam kegiatan akademik jurusan dan berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa untuk kegiatan yang relevan dengan penguatan budaya akademik. Rapat ini juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap mahasiswa yang mengalami kendala akademik maupun nonakademik. Ketua kelas diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tersebut dan menyampaikannya secara bijak dan proporsional kepada Penasihat Akademik atau jurusan. Selain membahas peran ketua kelas, rapat juga menegaskan kepatuhan terhadap peraturan perkuliahan, peraturan akademik, serta penggunaan Buku SIKAP sebagai media pembinaan karakter dan soft skills mahasiswa. Ketua Jurusan menegaskan bahwa penguatan budaya akademik harus didukung oleh nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, kedisiplinan, kebersihan, kerapihan, dan tanggung jawab. “Keberhasilan semester ini adalah hasil kerja bersama. Ketua kelas memegang peran penting dalam menjaga ritme, kualitas pembelajaran, dan budaya akademik jurusan,” tutup Yuhefizar. Melalui rapat koordinasi ini, Jurusan Teknologi Informasi berharap pelaksanaan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dapat berjalan secara lebih terarah, tertib, dan berkualitas, dengan ketua kelas sebagai salah satu pilar utama penggerak budaya akademik di lingkungan jurusan.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Feb
19

Transformasi JTI PNP: Integrasikan Soft Skill ‘SIKAP’ dan Bimbingan Humanis dalam Menyambut Semester Genap 2025/2026

PADANG – Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar rapat koordinasi daring pada Kamis (19/02/2026) sebagai langkah strategis persiapan Semester Genap 2025/2026. Rapat ini menjadi ajang penting untuk memperkuat konsolidasi internal, baik dalam hal tata kelola organisasi maupun peningkatan mutu pendampingan mahasiswa. Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., memimpin pertemuan yang diikuti oleh seluruh dosen dari Kampus Utama dan Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU). Salah satu poin krusial yang ditekanan adalah sosialisasi pemilihan koordinator program studi di lingkungan jurusan yang masa jabatannya akan segera berakhir. Dalam arahannya, Dr. Ir. Yuhefizar menggarisbawahi bahwa proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan JTI PNP akan dilaksanakan dengan mengedepankan semangat kekeluargaan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat. Hal ini dilakukan untuk menjaga harmonisasi dan stabilitas jurusan dalam mencapai visi bersama. Beliau meyakini bahwa melalui musyawarah, keputusan yang diambil akan lebih akomodatif dan mencerminkan aspirasi kolektif para dosen. “Kita ingin proses transisi ini berjalan sejuk dan profesional, di mana mufakat menjadi landasan utama untuk memilih sosok yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan,” ujar Dr. Ir. Yuhefizar. Selain itu, rapat ini menjadi panggung peluncuran buku SIKAP (Soft skill: bagian Integral dari Karakter Akademis dan Profesional). Buku ini hadir sebagai instrumen untuk membentuk lulusan yang berakhlak mulia, berpikir akademis, dan bertindak profesional di era digital. Dr. Ir. Yuhefizar menjelaskan bahwa buku SIKAP merupakan panduan komprehensif bagi mahasiswa untuk mengasah etika dan tanggung jawab. Keunikan buku ini terletak pada lembar refleksi pribadi yang harus diisi mahasiswa, sehingga pengembangan soft skill tidak lagi sekadar teori, melainkan komitmen nyata. Nilai-nilai yang terkandung dalam buku SIKAP diharapkan mampu mencetak lulusan TI yang tajam dalam berinovasi namun tetap tangguh menghadapi tantangan. Buku ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kompetensi teknis harus dibarengi dengan karakter profesional yang kuat. Selaras dengan hal tersebut, JTI PNP juga menyosialisasikan penggunaan Buku Bimbingan Akademik Mahasiswa terbaru. Buku ini diperkenalkan sebagai media pendampingan yang lebih terstruktur dan humanis, memastikan hubungan antara dosen Penasihat Akademik (PA) dan mahasiswa berjalan lebih bermakna. Dalam pedoman tersebut, ditegaskan bahwa bimbingan akademik bukan sekadar aktivitas administratif saja. Lebih dari itu, bimbingan merupakan bentuk tanggung jawab keilmuan dosen untuk mendampingi rencana studi dan membantu memecahkan tantangan non-akademik mahasiswa. Dr. Ir. Yuhefizar berharap, dengan adanya Buku PA ini, proses komunikasi antara dosen dan mahasiswa terdokumentasi secara sistematis. Pendampingan yang terarah dan berkelanjutan diharapkan dapat mencegah kendala studi sejak dini sehingga mahasiswa dapat lulus tepat waktu dengan kualitas yang unggul. Penerapan kedua buku pedoman ini merupakan satu kesatuan dalam mewujudkan lingkungan akademik yang kondusif. “Keberhasilan bimbingan akademik diukur dari tumbuhnya mahasiswa sebagai insan mandiri yang bertanggung jawab dan memiliki karakter SIKAP yang konsisten,” tambahnya. Rapat koordinasi daring ini juga memastikan bahwa dosen di lingkungan PSDKU mendapatkan informasi dan standar yang sama dalam pelayanan akademik. Integrasi kebijakan ini sangat penting agar seluruh mahasiswa JTI PNP mendapatkan kualitas pembinaan karakter yang seragam. Para dosen menyambut positif mekanisme musyawarah mufakat yang ditawarkan untuk pemilihan struktural mendatang. Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh diskusi produktif, mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan kolektif yang dijunjung tinggi oleh seluruh jajaran jurusan. Di penghujung rapat, Ketua Jurusan menginstruksikan seluruh staf pengajar untuk segera menyiapkan perangkat pembelajaran Semester Genap 2025/2026. Fokus utama tetap pada kualitas pengajaran yang mampu mengintegrasikan aspek hard skill teknologi informasi dengan penguatan moral (soft skill). Pertemuan ini ditutup dengan keyakinan bersama bahwa dengan semangat musyawarah serta implementasi pedoman SIKAP dan Bimbingan Akademik, JTI PNP akan semakin solid. Langkah ini menjadi fondasi kuat bagi jurusan untuk terus berprestasi dan mencetak generasi emas di bidang teknologi informasi.

By Yuhefizar | Academic . Berita
DETAIL
Feb
14

Jurusan Teknologi Informasi Perkuat Persiapan Semester Genap 2025/2026 melalui Rapat Koordinasi Awal dengan Dosen

PADANG — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar Rapat Koordinasi Awal sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Jumat, 13 Februari 2026, pukul 13.30 hingga 15.30 WIB, dan diikuti oleh seluruh staf pengajar serta tenaga kependidikan Jurusan Teknologi Informasi, baik yang bertugas di kampus utama maupun kampus PSDKU Tanah Datar, Solok Selatan, dan Pelalawan. Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas lokasi, serta memastikan kesiapan akademik dan nonakademik jurusan menjelang dimulainya semester genap. Kehadiran seluruh unsur jurusan mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga mutu penyelenggaraan pendidikan vokasi di lingkungan Politeknik Negeri Padang. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai agenda penting terkait pelaksanaan pembelajaran, mulai dari kesiapan dosen pengampu mata kuliah, penjadwalan perkuliahan, hingga sinkronisasi proses akademik antara kampus utama dan PSDKU agar pelaksanaan perkuliahan berjalan seragam dan terkoordinasi. Selain aspek pembelajaran, rapat juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana pendukung, seperti laboratorium, ruang kelas, serta fasilitas pembelajaran lainnya. Jurusan berkomitmen memastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi siap pakai sebelum perkuliahan Semester Genap 2025/2026 dimulai. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Yuhefizar, dalam arahannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi awal ini tidak hanya berfokus pada kesiapan administratif, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kualitas akademik dan atmosfer ilmiah di lingkungan jurusan. “Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh elemen jurusan memiliki visi yang sama dalam menyambut semester baru. Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, kita optimistis proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas,” ujar Yuhefizar. Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, muncul sejumlah ide dan program baru yang akan diimplementasikan pada Semester Genap 2025/2026. Salah satu poin utama yang disepakati adalah kewajiban seluruh dosen untuk menyiapkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan kontrak kuliah secara lengkap sebelum perkuliahan dimulai. Selain itu, jurusan juga akan memberlakukan penggunaan Jurnal Perkuliahan sebagai instrumen pemantauan progres perkuliahan. Melalui jurnal ini, dosen dapat mencatat keterlaksanaan materi, kehadiran, serta capaian pembelajaran secara berkala, sehingga evaluasi proses belajar mengajar dapat dilakukan lebih terukur dan sistematis. Rapat juga menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat peran Penasehat Akademik (PA) dalam mendukung kesuksesan studi mahasiswa. Ketua Jurusan menegaskan bahwa PA memiliki peran strategis dalam membimbing, memantau, dan memberikan arahan akademik kepada mahasiswa selama menjalani proses pendidikan di kampus. “Keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh proses perkuliahan di kelas, tetapi juga oleh pendampingan akademik yang konsisten. Peran Penasehat Akademik sangat penting, dan ke depan jurusan akan menyiapkan buku Penasehat Akademik sebagai panduan dalam menjalankan tugas tersebut,” jelas Yuhefizar. Sebagai upaya memperkuat atmosfer akademik dan budaya ilmiah, rapat koordinasi ini juga merumuskan rencana penyelenggaraan sharing session dosen untuk dosen dalam lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini dirancang sebagai forum berbagi praktik baik, pengalaman penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan pembelajaran. Tidak hanya itu, Jurusan Teknologi Informasi juga mendorong keterlibatan aktif dosen sebagai narasumber dalam berbagai webinar akademik yang diselenggarakan oleh jurusan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas keilmuan dosen sekaligus menghidupkan nuansa akademik di lingkungan jurusan. “Melalui sharing session dan keterlibatan dosen sebagai narasumber webinar, kita ingin membangun kultur akademik yang lebih hidup, dinamis, dan kolaboratif. Jurusan akan memfasilitasi dan mendukung penuh inisiatif-inisiatif akademik tersebut,” tambah Yuhefizar. Pelaksanaan rapat koordinasi secara daring dinilai efektif dalam menjangkau seluruh civitas jurusan lintas lokasi, sehingga partisipasi dan kontribusi dari kampus PSDKU dapat terakomodasi secara optimal. Dengan berbagai kesepakatan dan program yang dirumuskan, Jurusan Teknologi Informasi optimistis dapat menyelenggarakan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan kesiapan yang lebih baik, terstruktur, dan berorientasi pada peningkatan mutu akademik. Rapat koordinasi awal ini menegaskan komitmen Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang dalam menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi institusi dalam mencetak lulusan vokasi yang profesional dan kompeten.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Feb
05

Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang Sosialisasikan SNPMB 2026 di Kampus PSDKU Pelalawan

Pelalawan — Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) PNP Tahun 2026 pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Aula Pertemuan Kampus PSDKU Pelalawan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 120 orang siswa kelas XII SMKN 1 Pangkalan Kerinci yang memiliki minat untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., selaku Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, yang hadir mewakili institusi untuk memberikan pemaparan langsung kepada para siswa. Turut hadir dalam kegiatan ini para guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMKN 1 Pangkalan Kerinci yang mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Koordinator Program Studi Manajemen Informatika dan Koordinator Program Studi Teknik Listrik Kampus PSDKU Pelalawan, serta beberapa orang dosen di lingkungan Kampus PSDKU Pelalawan. Sosialisasi SNPMB PNP 2026 ini terselenggara atas koordinasi Dr. Yumisri selaku Koordinator Kampus PSDKU Pelalawan. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB dan berlangsung dengan tertib serta penuh antusiasme dari peserta. Dalam paparannya, Yuhefizar menjelaskan secara komprehensif mengenai proses perkuliahan di perguruan tinggi, khususnya di Politeknik Negeri Padang. Para siswa diberikan pemahaman mendasar terkait perbedaan antara pendidikan vokasi dan pendidikan akademik, termasuk karakteristik, pendekatan pembelajaran, serta orientasi lulusan dari masing-masing jalur pendidikan tersebut. Selain itu, disampaikan pula gambaran umum sistem pendidikan tinggi di Indonesia, jenis-jenis pendidikan yang tersedia, serta gelar akademik dan vokasi yang akan diperoleh mahasiswa setelah menyelesaikan studi. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki pemahaman yang tepat sebelum menentukan pilihan studi lanjut. Pada kesempatan tersebut, Yuhefizar juga memaparkan sejarah singkat Politeknik Negeri Padang, perkembangan institusi, jumlah jurusan dan program studi yang dimiliki, serta profil lulusan dari masing-masing program studi. Penjelasan ini diberikan untuk memberikan gambaran nyata mengenai peluang karier dan kompetensi lulusan PNP di dunia kerja. Lebih lanjut, para siswa dibekali informasi mengenai jalur penerimaan mahasiswa baru di PNP, mulai dari jalur berbasis prestasi, jalur berbasis tes, hingga jalur mandiri. Setiap jalur dijelaskan secara rinci agar siswa dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing. Dalam sesi tersebut juga disampaikan berbagai tips dan trik dalam memilih jurusan atau program studi, termasuk pentingnya menyesuaikan minat, bakat, dan potensi diri. Yuhefizar menekankan bahwa pemilihan program studi yang tepat akan sangat menentukan keberhasilan studi dan karier di masa depan. Tidak kalah penting, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan status akreditasi program studi yang akan dipilih, serta berbagai peluang beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa Politeknik Negeri Padang, baik dari pemerintah maupun mitra industri. Menutup pemaparannya, Yuhefizar menegaskan bahwa pendidikan vokasi di politeknik merupakan jalur strategis dalam membentuk lulusan yang profesional dan kompeten, dengan kesiapan kerja yang tinggi serta kemampuan adaptasi yang baik terhadap kebutuhan dunia industri. “Pendidikan politeknik dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan praktis dan sikap profesional agar siap terjun ke industri setelah lulus,” ujar Yuhefizar selaku perwakilan Politeknik Negeri Padang. Sementara itu, Koordinator Kampus PSDKU Pelalawan, Dr. Yumisri, dalam pesannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membuka wawasan siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci mengenai peluang melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur vokasi, khususnya di Politeknik Negeri Padang. Dr. Yumisri juga menambahkan bahwa kehadiran langsung perwakilan PNP memberikan nilai tambah bagi siswa, karena mereka dapat memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya langsung dari sumbernya, sekaligus berdiskusi secara interaktif mengenai proses seleksi dan perkuliahan. “Kami berharap sosialisasi ini dapat memotivasi siswa SMK untuk berani melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya melalui jalur vokasi. Kampus PSDKU Pelalawan siap menjadi jembatan bagi generasi muda Pelalawan untuk meraih pendidikan tinggi yang berkualitas,” ungkap Dr. Yumisri selaku Koordinator Kampus PSDKU Pelalawan. Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang aktif. Banyak siswa mengajukan pertanyaan, terutama terkait peluang memperoleh beasiswa, tingkat persaingan masuk PNP, serta strategi agar dapat lolos seleksi SNPMB. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya melalui jalur pendidikan vokasi yang berorientasi pada kesiapan kerja. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Politeknik Negeri Padang berharap dapat memberikan informasi yang komprehensif sekaligus motivasi kepada para siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini dalam menghadapi proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026. Informasi terkait penerimaan mahasiswa baru di PNP dapat di peroleh di https://penerimaan.pnp.ac.id/.

By Yuhefizar | Academic . Berita
DETAIL
Feb
04

Kolaborasi Lintas Negara, Dosen D4 Animasi PNP Gelar Aksi Nyata pengabdian masyarakat International di SK Muhibbah Malaysia

SARAWAK, MALAYSIA – Dalam upaya memperkuat ekosistem kreatif di tingkat regional, tim dosen dari Program Studi Sarjana Terapan (D4) Animasi, Politeknik Negeri Padang (PNP), sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional bertajuk “Digital Stars: Unleashing Creativity Through Figma UI Animation”. Kegiatan yang berlangsung pada 1-2 Februari 2026 ini menyasar para talenta digital muda di SK Muhibbah, Sarawak, Malaysia. Kolaborasi lintas negara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai institusi besar, di antaranya Politeknik Negeri Padang, Sotvi.org ( Society of visual informatics), Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS). Fokus pada Kreativitas DigitalProgram ini dirancang khusus untuk memperkenalkan teknologi desain antarmuka (UI) dan animasi menggunakan platform Figma kepada siswa sekolah dasar. Tujuannya adalah untuk memicu kreativitas sejak dini agar mereka mampu bersaing di era digital global. Ketua Tim Pengabdian, Ardian Firosha, S.ST., M.Ds., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan jembatan komunikasi budaya dan teknologi antara Indonesia dan Malaysia. “Kami ingin memberikan fondasi yang kuat bagi anak-anak di SK Muhibbah agar mereka tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta konten yang kreatif,” ujar Ardian firosha. Sinergi Tim Ahli dan MahasiswaKesuksesan acara ini didukung oleh komposisi tim yang solid. Selain Ardian Firosha, tim pengabdian ini beranggotakan para ahli di bidang teknologi informasi dan desain, yakni: Taufik Gusman, Rahmat Hidayat, Aldo Erianda, Hidra Amnur, Alde Alanda Tak hanya para dosen, kegiatan ini juga melibatkan enam mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi PNP yang berperan aktif mendampingi para peserta dalam praktik langsung pembuatan animasi UI. Keterlibatan mahasiswa ini diharapkan dapat mengasah kemampuan soft skill dan pengalaman internasional mereka di lapangan. Dukungan InstitusionalKolaborasi ini mempertegas komitmen Politeknik Negeri Padang dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di kancah internasional. Dukungan dari UNIMAS sebagai mitra lokal di Sarawak dan Sotvi.org sebagai organisasi pendukung inovasi, menjadi kunci lancarnya implementasi program di lapangan. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan hubungan kerja sama antara institusi pendidikan di Padang dan Sarawak semakin erat, serta memberikan dampak nyata bagi pengembangan literasi digital di Asia Tenggara.

By Afifahtul Hidayati Z | Berita
DETAIL
Feb
02

Optimalkan Pembelajaran Praktik, Jurusan Teknologi Informasi Tinjau Kesiapan Labor Semester Genap 2025/2026

Padang — Senin, 02 Februari 2026, Jurusan Teknologi Informasi melaksanakan kegiatan peninjauan laboratorium dan rapat koordinasi bersama Kepala Laboratorium, teknisi, dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam rangka mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran laboratorium untuk menyambut pelaksanaan perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi dan Sekretaris Jurusan, serta melibatkan para Ketua Program Studi (Kaprodi), Kepala Laboratorium, teknisi, dan PLP, termasuk teknisi dari kampus PSDKU. Kehadiran seluruh unsur ini menunjukkan komitmen jurusan dalam memastikan kesiapan laboratorium secara menyeluruh dan terkoordinasi. Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan langsung ke seluruh laboratorium yang berada di kampus utama. Kunjungan ini dilakukan bersama Kepala Laboratorium, teknisi, dan PLP untuk melihat secara langsung kondisi riil laboratorium sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas yang tersedia. Dalam peninjauan tersebut, dilakukan pengecekan detail terhadap kondisi perangkat komputer (PC) di setiap laboratorium, mulai dari kelayakan perangkat keras, kestabilan sistem, hingga kesiapan penggunaan untuk kegiatan praktikum mahasiswa. Kondisi jaringan komputer juga menjadi perhatian utama untuk memastikan konektivitas yang stabil dan mendukung pembelajaran berbasis praktik. Selain itu, tim juga memeriksa kondisi pendukung kenyamanan ruang laboratorium, seperti pendingin ruangan (AC), instalasi listrik, serta pencahayaan (lampu). Pemeriksaan ini dilakukan agar seluruh laboratorium berada dalam kondisi nyaman, aman, dan layak digunakan untuk kegiatan perkuliahan. Pada kesempatan yang sama, Kepala Laboratorium bersama teknisi dan PLP melakukan inventarisasi kebutuhan laboratorium, baik yang berkaitan dengan perbaikan, penggantian, maupun penambahan fasilitas. Inventarisasi ini disesuaikan dengan kebutuhan mata kuliah yang akan dilaksanakan pada semester mendatang. Setelah kegiatan peninjauan laboratorium selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi yang dilaksanakan secara hybrid. Rapat ini melibatkan koordinator program studi dan teknisi dari kampus PSDKU, sehingga seluruh unit di bawah Jurusan Teknologi Informasi memiliki pemahaman yang sama terkait kondisi laboratorium dan langkah tindak lanjut yang akan dilakukan. Rapat koordinasi dilaksanakan mulai pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Jurusan Teknologi Informasi. Rapat berlangsung secara aktif dengan pembahasan mendalam terkait kesiapan laboratorium dan layanan pendukung pembelajaran. Dalam arahannya, Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar menyampaikan bahwa kegiatan rapat dan peninjauan laboratorium ini bertujuan untuk menyiapkan seluruh fasilitas laboratorium dalam menyambut pembelajaran semester depan yang dijadwalkan mulai pada tanggal 18 Februari 2026. Ketua Jurusan menekankan pentingnya melakukan pengecekan dan pengecekan ulang (cek dan ricek) secara menyeluruh terhadap seluruh kondisi laboratorium. Seluruh perangkat komputer dipastikan berfungsi dengan baik, stabil, dan siap digunakan oleh mahasiswa tanpa kendala teknis. Selain perangkat keras, Ketua Jurusan juga menyoroti pentingnya ketersediaan perangkat lunak (software) pendukung pembelajaran. Seluruh software yang dibutuhkan diharapkan telah terpasang, sesuai dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan siap digunakan pada awal perkuliahan. Aspek pendukung lainnya seperti kondisi AC, jaringan komputer, serta pencahayaan ruang laboratorium juga menjadi perhatian. Menurut Ketua Jurusan, lingkungan belajar yang nyaman dan tertata dengan baik akan berpengaruh langsung terhadap kualitas proses pembelajaran mahasiswa. Ketua Jurusan juga menginstruksikan agar teknisi dan PLP melakukan inventarisasi kebutuhan Bahan Habis Pakai (BHP) yang digunakan dalam kegiatan praktikum, sehingga seluruh kebutuhan dapat dipersiapkan sejak awal dan tidak menghambat pelaksanaan perkuliahan. Dalam arahannya, Ketua Jurusan menyampaikan harapan besar agar teknisi dan PLP dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, disiplin, dan penuh dedikasi, serta bekerja secara terkoordinasi di bawah arahan Kepala Laboratorium. Ketua Jurusan turut memberikan apresiasi terhadap kinerja teknisi dan PLP yang selama ini telah berperan penting dalam menjaga operasional laboratorium dan mendukung kelancaran kegiatan akademik di Jurusan Teknologi Informasi. Selain membahas kesiapan laboratorium, rapat koordinasi ini juga membahas sejumlah layanan jurusan yang perlu dibenahi, di antaranya pengelolaan digital signage, penyempurnaan tata tertib laboratorium, serta penataan ruang labor dan kelas agar lebih tertib, informatif, dan representatif. Melalui kegiatan ini, Jurusan Teknologi Informasi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran serta layanan akademik, sehingga pelaksanaan perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2025/2026 dapat berjalan secara optimal, efektif, dan berkualitas.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL
Feb
02

Jurusan Teknologi Informasi Bekali Mahasiswa PKL, Tekankan Soft Skill, Profesionalisme, dan Peluang Direkrut Dunia Kerja

Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi yang akan melaksanakan PKL pada periode mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring (online), Senen, 02 Februari 2026, mulai jam 09.30 hingga 12.00 yang diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta PKL yang berasal dari kampus utama maupun kampus PSDKU. Pembekalan PKL ini menghadirkan narasumber Dr. Noveri Maulana, M.M., seorang praktisi dan akademisi yang berpengalaman dalam pengembangan sumber daya manusia dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek sikap, perilaku, dan profesionalisme di lingkungan kerja. Kegiatan pembekalan dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa PKL merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan kualitas diri secara utuh, baik dari sisi hard skill maupun soft skill. Ketua Jurusan menegaskan bahwa kemampuan teknis yang dimiliki mahasiswa harus diimbangi dengan sikap profesional, etika kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Mahasiswa diingatkan bahwa selama PKL mereka membawa nama baik pribadi, nama baik jurusan, program studi, serta institusi Politeknik Negeri Padang. “PKL adalah ajang pembuktian. Tunjukkan versi terbaik diri Anda. Jangan hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga sikap, komunikasi, dan cara bekerja dalam tim. Dunia kerja menilai itu semua,” tegas Ketua Jurusan dalam arahannya. Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar mahasiswa mampu memanfaatkan PKL sebagai pintu masuk ke dunia kerja profesional, bahkan membuka peluang untuk direkrut langsung oleh tempat PKL apabila mampu menunjukkan kinerja dan etos kerja yang unggul. Sementara itu, Koordinator Program Studi Manajemen Informatika, Roni Putra, M.T., dalam arahannya menekankan pentingnya soft skill komunikasi sebagai kompetensi kunci di dunia kerja. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi dengan baik akan menentukan keberhasilan mahasiswa dalam bekerja sama, menyampaikan ide, dan menyelesaikan masalah di lingkungan kerja yang beragam. Koordinator Prodi juga mengingatkan bahwa mahasiswa tidak hanya berinteraksi dengan sesama tenaga teknis, tetapi juga dengan pimpinan, rekan lintas divisi, serta pihak non-teknis. Oleh karena itu, kemampuan menyampaikan ide secara jelas, sopan, dan kontekstual menjadi sangat penting selama pelaksanaan PKL. Dalam sesi utama, Dr. Noveri Maulana menyampaikan materi pembekalan dengan tema kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja. Ia menekankan bahwa soft skill menjadi faktor pembeda utama antara mahasiswa biasa dan mahasiswa yang siap direkrut kerja. Narasumber menjelaskan bahwa beberapa soft skill utama yang sangat dibutuhkan di tempat PKL antara lain komunikasi efektif, kemampuan problem solving, teamwork, dan manajemen ekspektasi. Keempat aspek tersebut harus dimiliki dan dipraktikkan secara konsisten selama mahasiswa menjalani PKL. Pada aspek komunikasi, Dr. Noveri menekankan pentingnya kemampuan menyesuaikan bahasa dengan lawan bicara. Mahasiswa diingatkan untuk tidak terjebak pada komunikasi yang terlalu teknis, tetapi mampu menjelaskan permasalahan dan solusi dengan bahasa yang mudah dipahami, terutama kepada pihak non-teknis. Dalam hal problem solving, narasumber mengajak mahasiswa untuk bersikap proaktif, tidak sekadar melaporkan masalah, tetapi juga menawarkan alternatif solusi disertai analisis dan estimasi waktu penyelesaian. Sikap ini, menurutnya, sangat dihargai oleh dunia industri dan menjadi ciri mahasiswa magang yang unggul. Selain itu, narasumber juga menyoroti pentingnya teamwork. Mahasiswa PKL diharapkan mampu bekerja sama dengan berbagai divisi, memahami kebutuhan pengguna, serta berkontribusi memberikan nilai tambah bagi tim dan organisasi tempat PKL. Aspek lain yang ditekankan adalah manajemen ekspektasi dan kemampuan beradaptasi. Mahasiswa diingatkan bahwa dunia kerja memiliki budaya, sistem, dan tekanan yang berbeda dengan dunia kampus, sehingga diperlukan kesiapan mental, fleksibilitas, serta kemauan untuk terus belajar. Di akhir sesi, Dr. Noveri mendorong mahasiswa untuk memandang PKL sebagai proses transformasi dari mahasiswa menjadi rekan kerja profesional, dari individu menjadi team player, serta dari menunggu perintah menjadi pribadi yang aktif dan inisiatif. Melalui kegiatan pembekalan ini, Jurusan Teknologi Informasi berharap mahasiswa mampu menjalani PKL dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat belajar yang tinggi. PKL diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga sarana membangun jejaring, meningkatkan kompetensi, dan membuka peluang karier. Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, dan narasumber sepakat bahwa mahasiswa yang mampu menampilkan versi terbaik dirinya selama PKL akan memiliki peluang besar untuk dipercaya, direkomendasikan, bahkan direkrut langsung oleh dunia industri. Pembekalan ini menjadi langkah awal strategis bagi mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam menapaki dunia kerja yang sesungguhnya.

By Yuhefizar | Berita
DETAIL

Kampus Politeknik Negeri Padang, Limau Manis Padang
Kode Pos : 25176
Phone : 0751-72590

TOP