RabuSapaTI Edisi 02 Bahas Ketidakhadiran Mahasiswa dan Surat Peringatan Akademik

RabuSapaTI Edisi 02 Bahas Ketidakhadiran Mahasiswa dan Surat Peringatan Akademik

📢 #RabuSapaTI Edisi 02 Bahas Ketidakhadiran Mahasiswa dan Surat Peringatan Akademik

Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang kembali menghadirkan program #RabuSapaTI sebagai media pengingat akademik yang ringan, edukatif, dan reflektif bagi mahasiswa.

Pada edisi kedua ini, tema yang diangkat adalah “Disiplin Akademik: Memahami Peraturan Akademik Pasal 26” yang membahas tentang ketidakhadiran mahasiswa serta konsekuensi akademik yang dapat ditimbulkan, sesuai buku peraturan akademik PNP, No. 4597/PL.9/DL/2018.

Melalui format singkat berbentuk Q&A, mahasiswa diberikan pemahaman bahwa ketidakhadiran dalam perkuliahan bukan sekadar persoalan absensi, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab akademik dan komitmen terhadap proses pembelajaran.

Dalam pesan #RabuSapaTI edisi kedua dijelaskan bahwa ketidakhadiran adalah mahasiswa tidak hadir tanpa keterangan di ruangan pembelajaran sesuai ketentuan Peraturan Akademik PNP Pasal 26.

Selain itu, mahasiswa juga diingatkan mengenai akumulasi ketidakhadiran yang dapat berhubungan dengan Surat Peringatan (SP), yaitu:
• Ketidakhadiran besar atau sama dengan 15 jam → Surat Peringatan (SP) 1
• Ketidakhadiran besar atau sama dengan 30 jam → Surat Peringatan (SP) 2
• Ketidakhadiran besar atau sama dengan 45 jam → Surat Peringatan (SP) 3 dan pemanggilan orang tua/wali
• Ketidakhadiran besar atau sama dengan 76 jam atau lebih → mahasiswa dinyatakan tidak lulus pada semester yang bersangkutan

Dalam edisi tersebut juga dijelaskan bahwa SP 1 dan SP 2 wajib dikonsultasikan dengan Penasehat Akademis (PA), sedangkan SP 3 akan disertai pemanggilan orang tua/wali serta perjanjian akademik dengan jurusan.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa program #RabuSapaTI dihadirkan sebagai media pengingat bersama agar mahasiswa lebih memahami budaya akademik dan pentingnya disiplin selama menjalani perkuliahan.

“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa kehadiran bukan hanya soal absensi, tetapi tentang komitmen, tanggung jawab, dan menghargai kesempatan belajar yang dimiliki,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa karakter profesional tidak terbentuk secara instan, tetapi dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, termasuk disiplin hadir dan mengikuti proses pembelajaran dengan baik.

Program #RabuSapaTI sendiri merupakan bagian dari upaya Jurusan TI dalam membangun budaya akademik yang positif, komunikatif, dan penuh tanggung jawab di lingkungan kampus.

Melalui program ini, Jurusan TI berharap mahasiswa semakin memahami aturan akademik, membangun kedisiplinan, serta memiliki kesadaran bahwa setiap proses pembelajaran merupakan bagian penting dalam membentuk masa depan mereka.

#RabuSapaTI
“Mengingatkan untuk Bertumbuh.”

Jurusan Teknologi Informasi
Politeknik Negeri Padang

Leave a Reply