
Jurusan Teknologi Informasi PNP Terima Kunjungan LSP Teknologi Digital, Jajaki Kerja Sama Sertifikasi Kompetensi Berstandar BNSP
Padang — Selasa, 27 Januari 2026, pukul 14.00–15.00 WIB, Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP), Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng, menerima kunjungan Bapak Zulfebri, SE dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Teknologi Digital, Koordinator LSP Teknologi Digital Wilayah Sumatera Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di bidang sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi, serta peluang pengembangan kerja sama bagi dosen dan institusi.
LSP Teknologi Digital merupakan lembaga sertifikasi profesi P3 yang berlisensi resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan Nomor Lisensi BNSP: 1565-ID, serta memiliki slogan Kompeten, Profesional, dan Inovatif. Lembaga ini didirikan oleh unsur asosiasi, praktisi, dan akademisi yang berpengalaman dalam Sistem Sertifikasi Nasional, serta berkomitmen menerapkan Sistem Manajemen Mutu secara konsisten dalam pengelolaan sertifikasi profesi bidang teknologi informasi.
Dalam pertemuan tersebut, Bapak Zulfebri menyampaikan tawaran kerja sama pelaksanaan sertifikasi kompetensi berbasis standar nasional BNSP, baik untuk mahasiswa maupun peluang sertifikasi bagi dosen Jurusan Teknologi Informasi. Selain itu, LSP Teknologi Digital juga mengundang Jurusan Teknologi Informasi PNP untuk menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) resmi LSP Teknologi Digital.
LSP Teknologi Digital memiliki cakupan skema sertifikasi yang sangat luas dan relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi dan industri saat ini. Skema tersebut meliputi bidang Software Development, Network dan Infrastruktur, Internet of Things (IoT), Digital Marketing, IT Project dan Quality Management, Multimedia dan Animasi, hingga bidang mutakhir seperti Artificial Intelligence dan Data Science. Skema-skema ini disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) maupun kebutuhan spesifik industri.
“Kami merupakan salah satu LSP bidang informatika dengan jumlah skema sertifikasi yang sangat banyak dan tersebar di berbagai bidang IT,” ujar Bapak Zulfebri.
Selain memiliki banyak skema, LSP Teknologi Digital juga telah memiliki jaringan Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tersebar luas di berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, termasuk di lingkungan perguruan tinggi, SMK, lembaga pelatihan, dan institusi pemerintah. Hal ini menunjukkan rekam jejak dan pengalaman LSP Teknologi Digital dalam menyelenggarakan sertifikasi kompetensi secara nasional.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP menyampaikan sambutan yang sangat positif. Menurutnya, sertifikasi kompetensi saat ini menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari pendidikan tinggi vokasi, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan memiliki pengakuan keahlian secara nasional.
“Kami menyambut baik tawaran kerja sama dari LSP Teknologi Digital. Sertifikat kompetensi saat ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa, tidak hanya sebagai bukti keahlian profesional, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI),” ungkap Dr. Ir. Yuhefizar.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Jurusan Teknologi Informasi juga menyampaikan bahwa Politeknik Negeri Padang telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1 (LSP P1) yang menjadi bagian dari ekosistem sertifikasi kompetensi internal di lingkungan PNP. Keberadaan LSP P1 ini menjadi modal penting dalam penguatan budaya sertifikasi kompetensi di kampus.
“PNP sendiri telah memiliki LSP P1, sehingga tawaran kerja sama dengan LSP Teknologi Digital ini kami pandang sebagai peluang strategis yang saling melengkapi. Ke depan, sinergi antara LSP internal dan LSP eksternal diharapkan dapat memperluas pilihan skema sertifikasi bagi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan bidang informatika,” ujar Dr. Ir. Yuhefizar.
Beliau menambahkan bahwa kerja sama dengan LSP Teknologi Digital tetap akan dikaji secara komprehensif bersama pimpinan institusi, agar selaras dengan kebijakan PNP, tidak tumpang tindih dengan peran LSP P1 yang sudah ada, serta mampu memberikan nilai tambah nyata bagi mahasiswa, dosen, dan jurusan.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa peluang kerja sama ini akan didiskusikan lebih lanjut dengan pimpinan Politeknik Negeri Padang, terutama terkait kesiapan institusi dalam pembentukan TUK, kesesuaian regulasi, serta dampak jangka panjang bagi mahasiswa, dosen, dan jurusan dan terkait pendanaan tentunya.
“Pada prinsipnya, Jurusan Teknologi Informasi terbuka untuk bekerja sama dengan siapa saja, selama kerja sama tersebut sejalan dengan bidang informatika dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen,” tambahnya.
Kerja sama sertifikasi kompetensi dengan LSP Teknologi Digital ini diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi penguatan link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia kerja, serta mendukung visi Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, tersertifikasi, dan berdaya saing nasional.
Rapat Evaluasi Proses Belajar Mengajar Program Alih Jenjang D-4 TRPL Berlangsung Kondusif dan Konstruktif
Rabu, 22 Oktober 2025, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang…