Mengawali Semester Genap 2025/2026 Jurusan Teknologi Informasi PNP Luncurkan Buku SIKAP: Terobosan Baru Penguatan Soft Skill Mahasiswa Vokasi
PADANG – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) meluncurkan buku inovatif berjudul “SIKAP (Soft Skill: bagian Integral dari Karakter Akademis & Profesional)” sebagai panduan sistematis dalam membentuk karakter dan soft skill mahasiswa. Peluncuran ini menandai langkah strategis jurusan dalam mempersiapkan lulusan vokasi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang secara karakter sesuai motto PNP: Berakhlak Mulia, Berpikir Akademis, Bertindak Profesional. Buku yang disusun oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom, ini memuat 14 soft skill utama yang dikelompokkan dalam empat pilar: Karakter dan Moral, Kemampuan Interpersonal, Kemampuan Kognitif dan Inovatif, serta Kemampuan Profesional. Keunikan buku ini terletak pada metode implementasinya yang terintegrasi langsung dalam proses perkuliahan melalui program “5 Menit Soft Skill” di setiap pertemuan. “Kami menyadari bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan lulusan yang pintar secara teknis, tetapi juga individu yang jujur, berintegritas, komunikatif, kolaboratif, dan tangguh menghadapi tekanan. Buku SIKAP hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan yang sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan,” ujar Yuhefizar. Langkah Tepat untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan Langkah Jurusan Teknologi Informasi PNP meluncurkan Buku SIKAP dan mengintegrasikannya ke dalam perkuliahan merupakan terobosan strategis dengan beberapa justifikasi kuat: 1. Menjawab Kesenjangan Soft Skill di Dunia Kerja Berbagai survei global, seperti LinkedIn Workforce Report dan World Economic Forum, secara konsisten menunjukkan bahwa lebih dari 50% keterampilan yang paling dicari industri adalah soft skill. Kemampuan seperti kolaborasi, komunikasi, pemecahan masalah, dan kecerdasan emosional menempati posisi teratas yang dicari perekrut. Namun, kesenjangan soft skill masih menjadi keluhan utama industri terhadap lulusan baru. Buku SIKAP hadir untuk menjembatani kesenjangan ini secara terstruktur. 2. Pendekatan Sistematis yang Masih Jarang Diterapkan Meskipun banyak institusi pendidikan menyadari pentingnya soft skill, implementasi yang sistematis dan terukur masih jarang dilakukan. Buku SIKAP menawarkan pendekatan unik melalui: Pendekatan seperti ini masih relatif jarang diterapkan di institusi pendidikan vokasi di Indonesia, menjadikan Jurusan Teknologi Informasi PNP sebagai pelopor dalam pembentukan soft skill terintegrasi. 3. Membangun Ekosistem Pendidikan Karakter yang Holistik Buku SIKAP tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga melibatkan seluruh elemen jurusan: Dengan pendekatan holistik ini, pembentukan soft skill menjadi tanggung jawab bersama, bukan sekadar tugas individu mahasiswa. Himbauan untuk Penasihat Akademik, bahwa PA adalah 1. Penjaga Kontinuitas Pembinaan Karakter Jika dosen pengampu menyampaikan materi soft skill secara mingguan, maka Bapak/Ibu-lah yang akan memantau perkembangan mahasiswa secara bulanan melalui lembar refleksi. Inilah yang menjadikan pembinaan soft skill tidak terputus dan terus menerus dievaluasi. 2. Pendamping Individual Mahasiswa Setiap mahasiswa memiliki kecepatan dan tantangan berbeda dalam menginternalisasi nilai-nilai soft skill. Melalui lembar refleksi dan diskusi personal, Bapak/Ibu dapat memahami kondisi masing-masing mahasiswa binaan dan memberikan pendampingan yang tepat. 3. Deteksi Dini Permasalahan Akademik dan Non-Akademik Lembar refleksi mahasiswa bukan sekadar tugas administratif. Di dalamnya, mahasiswa menuangkan pergumulan, kesulitan, kegagalan, serta perkembangan sikap mereka. Ini menjadi alat deteksi dini yang sangat efektif untuk mengidentifikasi mahasiswa yang mungkin mengalami masalah akademik, tekanan mental, atau konflik sosial. 4. Ujung Tombak Evaluasi Program Catatan dan laporan Bapak/Ibu tentang perkembangan soft skill mahasiswa binaan akan menjadi bahan evaluasi berharga bagi jurusan untuk terus menyempurnakan program ini ke depannya. Himbauan kepada Seluruh Elemen Jurusan untuk Menyukseskan Implementasi Kepada Seluruh Dosen Jurusan Teknologi Informasi: Kami menghimbau Bapak/Ibu dosen untuk: Kami percaya, dengan konsistensi Bapak/Ibu, program ini akan membawa perubahan besar pada kualitas lulusan kita. Lima menit setiap pertemuan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan mahasiswa. Kepada Seluruh Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi: Kepada mahasiswa TI yang hebat, kami mengajak kalian untuk: “Kejujuran lebih tinggi dari nilai. Integritas lebih penting dari kepintaran. Karakter lebih berharga dari sekadar kemampuan teknis.” Mari jadikan buku ini teman refleksi dan pengingat nilai dalam perjalanan kalian menjadi lulusan TI yang utuh dan bermakna. Kepada Para Ketua Kelas Jurusan Teknologi Informasi: Kepada para ketua kelas, kami memercayakan peran penting kepada Anda untuk: Ingat, yang perlu Anda lakukan hanyalah MENGINGATKAN dengan cara yang baik, bukan memaksa atau memeriksa. Peran kecil ini sangat berarti dalam membangun konsistensi di tingkat kelas. Penutup Dengan peluncuran Buku SIKAP dan dukungan penuh dari seluruh elemen jurusan, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga unggul dalam karakter dan profesionalisme. “Ini adalah langkah kecil yang kami yakini akan membawa perubahan besar. Kami berharap apa yang kami lakukan dapat menginspirasi institusi lain untuk juga memberikan perhatian lebih pada pembentukan soft skill mahasiswa secara sistematis dan terintegrasi,” tutup Yuhefizar. Narahubung:Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.KomKetua Jurusan Teknologi InformasiPoliteknik Negeri PadangEmail: yuhefizar@pnp.ac.id Buku dapat di download: https://ti.pnp.ac.id/index.php/download/ #BukuSIKAP #SoftSkill #PendidikanVokasi #PoliteknikNegeriPadang #BerakhlakMulia #BerpikirAkademis #BertindakProfesional
Transformasi JTI PNP: Integrasikan Soft Skill ‘SIKAP’ dan Bimbingan Humanis dalam Menyambut Semester Genap 2025/2026
PADANG – Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar rapat koordinasi daring pada Kamis (19/02/2026) sebagai langkah strategis persiapan Semester Genap 2025/2026. Rapat ini menjadi ajang penting untuk memperkuat konsolidasi internal, baik dalam hal tata kelola organisasi maupun peningkatan mutu pendampingan mahasiswa. Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., memimpin pertemuan yang diikuti oleh seluruh dosen dari Kampus Utama dan Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU). Salah satu poin krusial yang ditekanan adalah sosialisasi pemilihan koordinator program studi di lingkungan jurusan yang masa jabatannya akan segera berakhir. Dalam arahannya, Dr. Ir. Yuhefizar menggarisbawahi bahwa proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan JTI PNP akan dilaksanakan dengan mengedepankan semangat kekeluargaan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat. Hal ini dilakukan untuk menjaga harmonisasi dan stabilitas jurusan dalam mencapai visi bersama. Beliau meyakini bahwa melalui musyawarah, keputusan yang diambil akan lebih akomodatif dan mencerminkan aspirasi kolektif para dosen. “Kita ingin proses transisi ini berjalan sejuk dan profesional, di mana mufakat menjadi landasan utama untuk memilih sosok yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan,” ujar Dr. Ir. Yuhefizar. Selain itu, rapat ini menjadi panggung peluncuran buku SIKAP (Soft skill: bagian Integral dari Karakter Akademis dan Profesional). Buku ini hadir sebagai instrumen untuk membentuk lulusan yang berakhlak mulia, berpikir akademis, dan bertindak profesional di era digital. Dr. Ir. Yuhefizar menjelaskan bahwa buku SIKAP merupakan panduan komprehensif bagi mahasiswa untuk mengasah etika dan tanggung jawab. Keunikan buku ini terletak pada lembar refleksi pribadi yang harus diisi mahasiswa, sehingga pengembangan soft skill tidak lagi sekadar teori, melainkan komitmen nyata. Nilai-nilai yang terkandung dalam buku SIKAP diharapkan mampu mencetak lulusan TI yang tajam dalam berinovasi namun tetap tangguh menghadapi tantangan. Buku ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kompetensi teknis harus dibarengi dengan karakter profesional yang kuat. Selaras dengan hal tersebut, JTI PNP juga menyosialisasikan penggunaan Buku Bimbingan Akademik Mahasiswa terbaru. Buku ini diperkenalkan sebagai media pendampingan yang lebih terstruktur dan humanis, memastikan hubungan antara dosen Penasihat Akademik (PA) dan mahasiswa berjalan lebih bermakna. Dalam pedoman tersebut, ditegaskan bahwa bimbingan akademik bukan sekadar aktivitas administratif saja. Lebih dari itu, bimbingan merupakan bentuk tanggung jawab keilmuan dosen untuk mendampingi rencana studi dan membantu memecahkan tantangan non-akademik mahasiswa. Dr. Ir. Yuhefizar berharap, dengan adanya Buku PA ini, proses komunikasi antara dosen dan mahasiswa terdokumentasi secara sistematis. Pendampingan yang terarah dan berkelanjutan diharapkan dapat mencegah kendala studi sejak dini sehingga mahasiswa dapat lulus tepat waktu dengan kualitas yang unggul. Penerapan kedua buku pedoman ini merupakan satu kesatuan dalam mewujudkan lingkungan akademik yang kondusif. “Keberhasilan bimbingan akademik diukur dari tumbuhnya mahasiswa sebagai insan mandiri yang bertanggung jawab dan memiliki karakter SIKAP yang konsisten,” tambahnya. Rapat koordinasi daring ini juga memastikan bahwa dosen di lingkungan PSDKU mendapatkan informasi dan standar yang sama dalam pelayanan akademik. Integrasi kebijakan ini sangat penting agar seluruh mahasiswa JTI PNP mendapatkan kualitas pembinaan karakter yang seragam. Para dosen menyambut positif mekanisme musyawarah mufakat yang ditawarkan untuk pemilihan struktural mendatang. Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh diskusi produktif, mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan kolektif yang dijunjung tinggi oleh seluruh jajaran jurusan. Di penghujung rapat, Ketua Jurusan menginstruksikan seluruh staf pengajar untuk segera menyiapkan perangkat pembelajaran Semester Genap 2025/2026. Fokus utama tetap pada kualitas pengajaran yang mampu mengintegrasikan aspek hard skill teknologi informasi dengan penguatan moral (soft skill). Pertemuan ini ditutup dengan keyakinan bersama bahwa dengan semangat musyawarah serta implementasi pedoman SIKAP dan Bimbingan Akademik, JTI PNP akan semakin solid. Langkah ini menjadi fondasi kuat bagi jurusan untuk terus berprestasi dan mencetak generasi emas di bidang teknologi informasi.
Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang Sosialisasikan SNPMB 2026 di Kampus PSDKU Pelalawan
Pelalawan — Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) PNP Tahun 2026 pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Aula Pertemuan Kampus PSDKU Pelalawan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 120 orang siswa kelas XII SMKN 1 Pangkalan Kerinci yang memiliki minat untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., selaku Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, yang hadir mewakili institusi untuk memberikan pemaparan langsung kepada para siswa. Turut hadir dalam kegiatan ini para guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMKN 1 Pangkalan Kerinci yang mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Koordinator Program Studi Manajemen Informatika dan Koordinator Program Studi Teknik Listrik Kampus PSDKU Pelalawan, serta beberapa orang dosen di lingkungan Kampus PSDKU Pelalawan. Sosialisasi SNPMB PNP 2026 ini terselenggara atas koordinasi Dr. Yumisri selaku Koordinator Kampus PSDKU Pelalawan. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB dan berlangsung dengan tertib serta penuh antusiasme dari peserta. Dalam paparannya, Yuhefizar menjelaskan secara komprehensif mengenai proses perkuliahan di perguruan tinggi, khususnya di Politeknik Negeri Padang. Para siswa diberikan pemahaman mendasar terkait perbedaan antara pendidikan vokasi dan pendidikan akademik, termasuk karakteristik, pendekatan pembelajaran, serta orientasi lulusan dari masing-masing jalur pendidikan tersebut. Selain itu, disampaikan pula gambaran umum sistem pendidikan tinggi di Indonesia, jenis-jenis pendidikan yang tersedia, serta gelar akademik dan vokasi yang akan diperoleh mahasiswa setelah menyelesaikan studi. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki pemahaman yang tepat sebelum menentukan pilihan studi lanjut. Pada kesempatan tersebut, Yuhefizar juga memaparkan sejarah singkat Politeknik Negeri Padang, perkembangan institusi, jumlah jurusan dan program studi yang dimiliki, serta profil lulusan dari masing-masing program studi. Penjelasan ini diberikan untuk memberikan gambaran nyata mengenai peluang karier dan kompetensi lulusan PNP di dunia kerja. Lebih lanjut, para siswa dibekali informasi mengenai jalur penerimaan mahasiswa baru di PNP, mulai dari jalur berbasis prestasi, jalur berbasis tes, hingga jalur mandiri. Setiap jalur dijelaskan secara rinci agar siswa dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing. Dalam sesi tersebut juga disampaikan berbagai tips dan trik dalam memilih jurusan atau program studi, termasuk pentingnya menyesuaikan minat, bakat, dan potensi diri. Yuhefizar menekankan bahwa pemilihan program studi yang tepat akan sangat menentukan keberhasilan studi dan karier di masa depan. Tidak kalah penting, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan status akreditasi program studi yang akan dipilih, serta berbagai peluang beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa Politeknik Negeri Padang, baik dari pemerintah maupun mitra industri. Menutup pemaparannya, Yuhefizar menegaskan bahwa pendidikan vokasi di politeknik merupakan jalur strategis dalam membentuk lulusan yang profesional dan kompeten, dengan kesiapan kerja yang tinggi serta kemampuan adaptasi yang baik terhadap kebutuhan dunia industri. “Pendidikan politeknik dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan praktis dan sikap profesional agar siap terjun ke industri setelah lulus,” ujar Yuhefizar selaku perwakilan Politeknik Negeri Padang. Sementara itu, Koordinator Kampus PSDKU Pelalawan, Dr. Yumisri, dalam pesannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membuka wawasan siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci mengenai peluang melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur vokasi, khususnya di Politeknik Negeri Padang. Dr. Yumisri juga menambahkan bahwa kehadiran langsung perwakilan PNP memberikan nilai tambah bagi siswa, karena mereka dapat memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya langsung dari sumbernya, sekaligus berdiskusi secara interaktif mengenai proses seleksi dan perkuliahan. “Kami berharap sosialisasi ini dapat memotivasi siswa SMK untuk berani melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya melalui jalur vokasi. Kampus PSDKU Pelalawan siap menjadi jembatan bagi generasi muda Pelalawan untuk meraih pendidikan tinggi yang berkualitas,” ungkap Dr. Yumisri selaku Koordinator Kampus PSDKU Pelalawan. Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang aktif. Banyak siswa mengajukan pertanyaan, terutama terkait peluang memperoleh beasiswa, tingkat persaingan masuk PNP, serta strategi agar dapat lolos seleksi SNPMB. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya melalui jalur pendidikan vokasi yang berorientasi pada kesiapan kerja. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Politeknik Negeri Padang berharap dapat memberikan informasi yang komprehensif sekaligus motivasi kepada para siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini dalam menghadapi proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026. Informasi terkait penerimaan mahasiswa baru di PNP dapat di peroleh di https://penerimaan.pnp.ac.id/.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Terima Kunjungan LSP Teknologi Digital, Jajaki Kerja Sama Sertifikasi Kompetensi Berstandar BNSP
Padang — Selasa, 27 Januari 2026, pukul 14.00–15.00 WIB, Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP), Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng, menerima kunjungan Bapak Zulfebri, SE dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Teknologi Digital, Koordinator LSP Teknologi Digital Wilayah Sumatera Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di bidang sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi, serta peluang pengembangan kerja sama bagi dosen dan institusi. LSP Teknologi Digital merupakan lembaga sertifikasi profesi P3 yang berlisensi resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan Nomor Lisensi BNSP: 1565-ID, serta memiliki slogan Kompeten, Profesional, dan Inovatif. Lembaga ini didirikan oleh unsur asosiasi, praktisi, dan akademisi yang berpengalaman dalam Sistem Sertifikasi Nasional, serta berkomitmen menerapkan Sistem Manajemen Mutu secara konsisten dalam pengelolaan sertifikasi profesi bidang teknologi informasi. Dalam pertemuan tersebut, Bapak Zulfebri menyampaikan tawaran kerja sama pelaksanaan sertifikasi kompetensi berbasis standar nasional BNSP, baik untuk mahasiswa maupun peluang sertifikasi bagi dosen Jurusan Teknologi Informasi. Selain itu, LSP Teknologi Digital juga mengundang Jurusan Teknologi Informasi PNP untuk menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) resmi LSP Teknologi Digital. LSP Teknologi Digital memiliki cakupan skema sertifikasi yang sangat luas dan relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi dan industri saat ini. Skema tersebut meliputi bidang Software Development, Network dan Infrastruktur, Internet of Things (IoT), Digital Marketing, IT Project dan Quality Management, Multimedia dan Animasi, hingga bidang mutakhir seperti Artificial Intelligence dan Data Science. Skema-skema ini disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) maupun kebutuhan spesifik industri. “Kami merupakan salah satu LSP bidang informatika dengan jumlah skema sertifikasi yang sangat banyak dan tersebar di berbagai bidang IT,” ujar Bapak Zulfebri. Selain memiliki banyak skema, LSP Teknologi Digital juga telah memiliki jaringan Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tersebar luas di berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, termasuk di lingkungan perguruan tinggi, SMK, lembaga pelatihan, dan institusi pemerintah. Hal ini menunjukkan rekam jejak dan pengalaman LSP Teknologi Digital dalam menyelenggarakan sertifikasi kompetensi secara nasional. Menanggapi hal tersebut, Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP menyampaikan sambutan yang sangat positif. Menurutnya, sertifikasi kompetensi saat ini menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari pendidikan tinggi vokasi, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan memiliki pengakuan keahlian secara nasional. “Kami menyambut baik tawaran kerja sama dari LSP Teknologi Digital. Sertifikat kompetensi saat ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa, tidak hanya sebagai bukti keahlian profesional, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI),” ungkap Dr. Ir. Yuhefizar. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Jurusan Teknologi Informasi juga menyampaikan bahwa Politeknik Negeri Padang telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1 (LSP P1) yang menjadi bagian dari ekosistem sertifikasi kompetensi internal di lingkungan PNP. Keberadaan LSP P1 ini menjadi modal penting dalam penguatan budaya sertifikasi kompetensi di kampus. “PNP sendiri telah memiliki LSP P1, sehingga tawaran kerja sama dengan LSP Teknologi Digital ini kami pandang sebagai peluang strategis yang saling melengkapi. Ke depan, sinergi antara LSP internal dan LSP eksternal diharapkan dapat memperluas pilihan skema sertifikasi bagi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan bidang informatika,” ujar Dr. Ir. Yuhefizar. Beliau menambahkan bahwa kerja sama dengan LSP Teknologi Digital tetap akan dikaji secara komprehensif bersama pimpinan institusi, agar selaras dengan kebijakan PNP, tidak tumpang tindih dengan peran LSP P1 yang sudah ada, serta mampu memberikan nilai tambah nyata bagi mahasiswa, dosen, dan jurusan. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa peluang kerja sama ini akan didiskusikan lebih lanjut dengan pimpinan Politeknik Negeri Padang, terutama terkait kesiapan institusi dalam pembentukan TUK, kesesuaian regulasi, serta dampak jangka panjang bagi mahasiswa, dosen, dan jurusan dan terkait pendanaan tentunya. “Pada prinsipnya, Jurusan Teknologi Informasi terbuka untuk bekerja sama dengan siapa saja, selama kerja sama tersebut sejalan dengan bidang informatika dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen,” tambahnya. Kerja sama sertifikasi kompetensi dengan LSP Teknologi Digital ini diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi penguatan link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia kerja, serta mendukung visi Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, tersertifikasi, dan berdaya saing nasional.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Jalin Kerja Sama UKK dengan SMK Kartika 1-1 dan SMK Kartika 1-2 Padang
Padang — Di sela-sela pelaksanaan Rapat Yudisium Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Padang (PNP), Selasa (27/1/2026), Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng, melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan SMK Kartika 1-1 Padang dan SMK Kartika 1-2 Padang terkait pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa SMK. Kerja sama ini menegaskan peran Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi di tingkat menengah, khususnya melalui penyediaan tenaga asesor kompetensi dari kalangan dosen Jurusan Teknologi Informasi. Dalam kerja sama tersebut, dosen-dosen TI PNP dipercaya untuk terlibat langsung sebagai penguji kompetensi keahlian siswa SMK sesuai dengan standar dan kebutuhan dunia industri. Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan tahapan krusial bagi siswa SMK karena menjadi tolok ukur capaian kompetensi peserta didik setelah menempuh proses pembelajaran. Melalui UKK, kemampuan teknis, sikap kerja, dan pemahaman praktis siswa diuji secara objektif untuk memastikan kesiapan mereka memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Keterlibatan dosen perguruan tinggi vokasi sebagai asesor UKK memberikan nilai tambah tersendiri, karena proses penilaian dilakukan oleh tenaga profesional yang memiliki pengalaman akademik dan praktis di bidangnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas hasil UKK serta menyelaraskan kompetensi lulusan SMK dengan standar pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Dr. Ir. Yuhefizar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh SMK Kartika 1-1 dan SMK Kartika 1-2 Padang kepada Jurusan Teknologi Informasi PNP. “Kami menyambut baik dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Jurusan Teknologi Informasi PNP untuk terlibat sebagai asesor dalam pelaksanaan UKK. Ini merupakan bentuk sinergi nyata antara pendidikan menengah vokasi dan pendidikan tinggi vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing,” ujar Yuhefizar. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya sebatas pelaksanaan UKK, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lanjutan di berbagai bidang, seperti peningkatan kompetensi guru, penyelarasan kurikulum, pelatihan teknologi informasi, hingga penguatan jalur keberlanjutan lulusan SMK ke perguruan tinggi vokasi. “Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat terus dikembangkan dan diperluas ke bidang-bidang lain yang saling menguatkan, demi peningkatan kualitas pendidikan vokasi secara berkelanjutan, kami sangat terbuka kerjasama seperti ini dengan SMK lainnya” tambahnya. Melalui kerja sama ini, Jurusan Teknologi Informasi PNP kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis sekolah menengah kejuruan dalam mendukung pelaksanaan pendidikan vokasi yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan industri.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Gelar Rapat Pimpinan Bahas Isu Strategis Akademik dan Kemahasiswaan
Selasa, 20 Januari 2026, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar Rapat Pimpinan Jurusan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola akademik dan koordinasi internal. Rapat ini dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB hingga 12.30 WIB di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Rapat pimpinan jurusan tersebut dihadiri oleh Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, seluruh Koordinator Program Studi baik yang berada di kampus utama maupun Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU), serta Kepala Laboratorium di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Kegiatan rapat dilaksanakan sebagai forum strategis untuk menyamakan persepsi pimpinan jurusan dalam menghadapi berbagai dinamika akademik dan kemahasiswaan, sekaligus menjadi wadah evaluasi dan perumusan solusi terhadap berbagai permasalahan yang berkembang di jurusan. Salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat ini adalah penataan dosen homebase pada masing-masing program studi. Pembahasan difokuskan pada kesesuaian bidang keilmuan dosen, pemerataan beban kerja, serta pemenuhan kebutuhan program studi dalam rangka mendukung mutu pembelajaran dan akreditasi. Selain itu, rapat juga membahas evaluasi persiapan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa. Evaluasi mencakup kesiapan administrasi, mekanisme pembimbingan dosen, kesiapan mitra industri, serta sinkronisasi jadwal pelaksanaan agar PKL dapat berjalan optimal dan sesuai dengan capaian pembelajaran, serta rencana kegiatan pembekalan untuk mahasiswa yang akan melaksanakan PKL. Agenda penting lainnya adalah evaluasi progress Tugas Akhir mahasiswa. Dalam pembahasan ini, pimpinan jurusan bersama koordinator program studi dan kepala laboratorium mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi mahasiswa, baik dari sisi akademik, teknis, maupun administrasi, serta merumuskan langkah percepatan penyelesaiannya. Rapat pimpinan jurusan juga menjadi ruang diskusi untuk membahas isu-isu hangat yang berkembang di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi, termasuk yang berkaitan dengan proses pembelajaran, pemanfaatan laboratorium, serta peningkatan layanan akademik dan kemahasiswaan. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh pimpinan program studi dan kepala laboratorium dalam rapat tersebut. Ia menegaskan bahwa rapat pimpinan merupakan forum penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan setiap kebijakan jurusan diambil secara kolektif dan terukur. “Melalui rapat pimpinan ini, kita dapat menyatukan langkah dan menyelesaikan berbagai persoalan akademik secara bersama-sama. Sinergi antarprogram studi, PSDKU, dan unit laboratorium menjadi kunci dalam menjaga mutu pendidikan vokasi di Jurusan Teknologi Informasi,” ujar Yuhefizar. Melalui rapat pimpinan ini, Jurusan Teknologi Informasi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi. Diharapkan hasil rapat dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan dan langkah operasional di masing-masing program studi, sehingga seluruh kegiatan akademik di Jurusan Teknologi Informasi berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan.
Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang Dipercaya Menjadi Panitia Pelaksana NVIDIA RTX AI PC Day 2026
Padang — Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi unggul di bidang teknologi dengan dipercaya menjadi tuan rumah NVIDIA RTX AI PC Day, sebuah pameran dan expo kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) terbesar di awal tahun 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara NVIDIA dan Politeknik Negeri Padang, yang akan diselenggarakan pada 12–13 Januari 2026 di Gedung PKM Kampus PNP. Dalam pelaksanaan kegiatan berskala nasional ini, Politeknik Negeri Padang mempercayakan Jurusan Teknologi Informasi (TI) sebagai panitia pelaksana utama. Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan institusi terhadap kapasitas dan kompetensi Jurusan TI dalam mengelola kegiatan teknologi, khususnya di bidang kecerdasan buatan dan komputasi modern. Expo ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis oleh mahasiswa, siswa, gamer, kreator konten, serta para AI & tech enthusiast. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan eksplorasi teknologi AI terkini, khususnya pemanfaatan NVIDIA GeForce RTX AI PC dalam mendukung produktivitas, kreativitas, dan inovasi digital. Direktur Politeknik Negeri Padang, Revalin Herdianto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan NVIDIA kepada PNP, sekaligus kebanggaan atas keterlibatan aktif Jurusan Teknologi Informasi sebagai pelaksana kegiatan. “Kepercayaan ini merupakan pengakuan terhadap kesiapan Politeknik Negeri Padang dalam mengembangkan dan mengelola kegiatan berbasis teknologi mutakhir. Kegiatan NVIDIA RTX AI PC Day ini juga sejalan dengan komitmen Politeknik Negeri Padang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi mahasiswa dan generasi muda untuk lebih siap menghadapi tantangan industri digital masa depan,” ujar Revalin Herdianto.” ujar Revalin Herdianto. Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai fitur AI terbaru dari NVIDIA GeForce RTX, menyaksikan demo kreatif dan gaming, serta mengikuti Keynote dan Sharing Session dari para AI Expertise dan Key Opinion Leader (KOL) nasional, yaitu Anjas Maradita, Alva Jonathan, dan Okemudin. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pameran teknologi, tetapi juga sebagai ajang penguatan ekosistem AI dan digital talent, dengan menghadirkan pengalaman langsung penggunaan AI PC dalam dunia pendidikan, industri kreatif, dan high-performance computing. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik, antara lain 2 unit laptop, 3 unit VGA GeForce RTX 5050, TWS, T-shirt eksklusif, serta beragam doorprize lainnya. Ketua Pelaksana kegiatan, Yuhefizar, yang juga ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, menyampaikan bahwa keterlibatan Jurusan TI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mendekatkan mahasiswa dengan teknologi industri terkini. “NVIDIA RTX AI PC Day ini ajang belajar terbuka dan inspiratif. Kami mengajak seluruh mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum untuk segera mendaftar karena kuota terbatas. Ini adalah kesempatan langka untuk merasakan langsung teknologi AI terbaru dari NVIDIA,” ungkap Yuhefizar. Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Padang berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai pusat inovasi dan pengembangan teknologi di Sumatera Barat, sekaligus mempererat kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi, industri teknologi global, dan komunitas digital. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut: https://event.kimcommunication.com/3deca310 Mari bergabung dan menjadi bagian dari pengalaman teknologi masa depan bersama NVIDIA RTX AI PC Day di Politeknik Negeri Padang.
Jurusan Teknologi Informasi PNP dan Management and Science University (MSU) Malaysia Perkuat Kerjasama Internasional Bidang Pendidikan dan Riset
Padang, 29 Oktober 2025 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali mempererat hubungan kerja sama internasional dengan Management and Science University (MSU), Malaysia, melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Oktober 2025 secara daring. Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat sinergi antar dua institusi pendidikan tinggi dalam bidang akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat lintas negara. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom selaku Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, didampingi oleh Bapak Roni Putra, S.Kom., M.T, Koordinator Program Studi Manajemen Informatika. Dari pihak MSU hadir Bapak Rachmad Amanda, Bapak Ghaffar Rafli Rozani, dan Bapak Mohd. Hairulnizam Ibrahim yang mewakili tim manajemen internasional MSU. Kerjasama antara Jurusan Teknologi Informasi PNP dan MSU telah berlangsung sejak tahun 2019, khususnya melalui program double degree yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi untuk melanjutkan studi di MSU dan memperoleh dua gelar akademik. Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen PNP dalam memperluas jejaring akademik internasional serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global. Dalam rapat koordinasi ini, kedua belah pihak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program double degree yang telah berjalan. Evaluasi mencakup aspek akademik, administrasi, serta pengalaman belajar mahasiswa yang telah menjalani program tersebut. MSU menyampaikan apresiasi atas kualitas mahasiswa PNP yang dinilai adaptif dan memiliki kompetensi yang baik selama studi di Malaysia. Selain mengevaluasi program yang telah berjalan, pertemuan ini juga membahas sejumlah rencana strategis untuk memperluas cakupan kerja sama ke bidang lain. Di antaranya adalah program student mobility, strategi promosi bersama, guest lecture (dosen tamu), serta kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat antar dua institusi. Langkah ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman internasional bagi mahasiswa dan dosen di kedua belah pihak. Dalam sambutannya, Dr. Ir. Yuhefizar menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pengembangan kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa program double degree yang selama ini berjalan dengan baik perlu ditingkatkan skalanya melalui kegiatan akademik dan riset bersama. “Kami berharap tahun depan dapat dimulai program guest lecture antara dosen Jurusan Teknologi Informasi PNP dan MSU, serta kolaborasi penelitian dan pengabdian lintas negara,” ujarnya. Sementara itu, Bapak Roni Putra, S.Kom., M.T, selaku Koordinator Program Studi Manajemen Informatika sekaligus pengawal kerja sama ini sejak awal, menambahkan bahwa keberlanjutan program internasional ini merupakan bukti nyata komitmen Jurusan Teknologi Informasi dalam mendorong internasionalisasi pendidikan vokasi. Ia juga menyampaikan bahwa dukungan dari seluruh sivitas akademika sangat diperlukan agar manfaat kerja sama ini dapat dirasakan secara luas oleh mahasiswa dan dosen. Pihak MSU melalui perwakilannya, Bapak Rachmad Amanda, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan profesionalisme Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam membangun kemitraan yang produktif. Menurutnya, PNP merupakan salah satu mitra strategis MSU di Indonesia yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan terapan dan riset kolaboratif di bidang teknologi informasi. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, MSU berencana akan melakukan kunjungan resmi ke Politeknik Negeri Padang dalam waktu dekat. Kunjungan ini bertujuan untuk memfinalisasi beberapa agenda aksi nyata dari hasil rapat, termasuk penyusunan kurikulum bersama, perencanaan mobilitas mahasiswa, serta pembahasan proyek riset kolaboratif yang akan dimulai pada tahun akademik mendatang. Melalui kolaborasi yang semakin erat ini, Jurusan Teknologi Informasi PNP berharap dapat memperluas kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam kegiatan akademik internasional, sekaligus memperkuat reputasi PNP sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul dan berdaya saing global. Kerja sama lintas negara ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi PNP menuju kampus vokasi berkelas dunia.
Seminar Mental Health dan Communication Skill Warnai Awal Perkuliahan Civitas Teknologi Informasi PNP
Padang, 20 Agustus 2025 – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang kembali menggelar seminar dalam bentuk Live Talk Show dengan tema “Mental Health & Communication Skill”. Acara ini diselenggarakan pada Rabu, 20 Agustus 2025 di Gedung PKM PNP dan diikuti oleh seluruh mahasiswa serta staf dosen Jurusan Teknologi Informasi. Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, dengan kehadiran ratusan mahasiswa baru maupun mahasiswa tingkat lanjut yang memenuhi ruangan. Kehadiran dosen dan tenaga kependidikan juga menambah semarak acara yang dikemas interaktif ini. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Ir. Nasrullah, ST., MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif dalam membekali mahasiswa dengan wawasan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kesehatan mental dan keterampilan komunikasi adalah dua aspek penting yang tidak bisa dipisahkan dari dunia akademik dan kehidupan profesional. Hadir sebagai narasumber adalah Fitria Rosadi, S.Si, CPS, CT yang membawakan materi terkait Communication Skill, serta Ane Titisema, S.Psi., M.Si, CT yang memberikan wawasan tentang Mental Health. Kedua pemateri menghadirkan pembahasan yang ringan, aktual, serta relevan dengan kebutuhan generasi muda di era digital saat ini. Dalam pemaparannya, Fitria Rosadi menekankan pentingnya keterampilan komunikasi, baik dalam dunia akademik, organisasi, maupun saat kelak terjun ke dunia kerja. Menurutnya, komunikasi yang baik bukan hanya sekadar berbicara, tetapi juga bagaimana mendengarkan, memahami, dan menyampaikan pesan dengan efektif. Sementara itu, Ane Titisema membahas isu-isu seputar kesehatan mental yang semakin mendapat perhatian serius di kalangan mahasiswa. Ia mengingatkan bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Mahasiswa didorong untuk lebih terbuka dalam berbagi perasaan, mengenali tanda-tanda stres, serta mencari bantuan profesional bila diperlukan. Acara berlangsung dengan penuh interaksi, di mana para mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber. Beberapa sesi simulasi komunikasi juga diadakan untuk melatih keberanian berbicara di depan umum, yang disambut antusias oleh peserta. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung melalui aktivitas partisipatif. Dengan demikian, mahasiswa dapat merasakan manfaat nyata dari ilmu yang disampaikan, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan orang lain. Seminar ini merupakan agenda tahunan yang secara rutin dilaksanakan Jurusan Teknologi Informasi PNP, biasanya bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru. Tahun ini, kegiatan kembali digelar dengan semangat baru untuk memberikan bekal penting kepada mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan diri. Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi semakin memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental serta mampu membangun keterampilan komunikasi yang baik. Hal ini menjadi modal berharga dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial.
Sharing Session Bersama Prof. Dr. Rusli bin Haji Abdullah: Inspirasi untuk Mahasiswa Tingkat Akhir
Padang, 8 Agustus 2025 — Setelah sukses memberikan workshop tentang Prompting Artificial Intelligence sehari sebelumnya kepada para dosen, Prof. Dr. Rusli bin Haji Abdullah dari Universiti Putra Malaysia kembali hadir di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang pada hari Jumat, 8 Agustus 2025. Kali ini, beliau hadir dalam format yang lebih santai dan interaktif melalui kegiatan Sharing Session bersama mahasiswa tingkat akhir. Kegiatan berlangsung di Laboratorium Multimedia, Lantai 3 Gedung E, dan dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang saat ini sedang menjalani proses penyusunan Tugas Akhir. Suasana ruang laboratorium terasa lebih hidup dan penuh semangat sejak awal sesi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Prof. Rusli membuka sesi dengan membagikan pengalamannya dalam dunia riset dan pengajaran di bidang Teknologi Informasi, khususnya pada aspek Artificial Intelligence dan Software Engineering. Beliau juga mengisahkan perjalanan akademiknya, serta berbagai tantangan dan pencapaian dalam dunia pendidikan tinggi di Malaysia. Dalam diskusi, Prof. Rusli menekankan pentingnya memiliki research mindset yang kuat dan berkelanjutan. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menyelesaikan Tugas Akhir sebagai syarat kelulusan, tetapi juga sebagai batu loncatan menuju dunia riset dan inovasi yang lebih luas. Mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya secara langsung, baik seputar topik Tugas Akhir yang sedang mereka kerjakan, maupun terkait peluang riset dan studi lanjut di luar negeri. Antusiasme mahasiswa sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi aktif yang berlangsung selama lebih dari dua jam. Salah satu topik yang menarik perhatian mahasiswa adalah bagaimana AI dapat dimanfaatkan dalam penyusunan tugas akhir, baik dalam pencarian literatur, perancangan sistem, hingga penyusunan laporan akhir. Prof. Rusli menjelaskan dengan gamblang bagaimana mahasiswa dapat menggunakan tools berbasis AI secara bijak dan etis. Tidak hanya itu, Prof. Rusli juga membagikan tips praktis tentang penulisan ilmiah, publikasi jurnal, serta pentingnya menjaga integritas akademik. Beliau menyarankan mahasiswa untuk mulai mengenal dunia publikasi sejak dini, dan tidak ragu untuk mengirimkan makalah mereka ke seminar atau jurnal nasional. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bagi mahasiswa akhir, bahwa proses menyusun Tugas Akhir bukanlah sekadar proses administratif, melainkan juga proses pembelajaran yang bermakna dan strategis untuk masa depan karier mereka.