Padang, 4 Juli 2026 – Jurusan Teknologi Informasi (TI) Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun hubungan yang erat dengan para alumni melalui penyelenggaraan Temu Alumni Jurusan Teknologi Informasi pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi lintas angkatan, memperkuat rasa memiliki terhadap almamater, sekaligus menghimpun berbagai masukan strategis dari alumni dalam mendukung pengembangan Jurusan Teknologi Informasi di masa mendatang.
Temu Alumni yang dilaksanakan secara hybrid tersebut dipusatkan di Gedung Laboratorium Terpadu Lantai 1 Politeknik Negeri Padang mulai pukul 09.00 WIB. Konsep hybrid dipilih mengingat alumni Jurusan Teknologi Informasi telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia bahkan di luar negeri. Hingga tahun 2026, Jurusan Teknologi Informasi telah memiliki 2.485 alumni sejak menerima mahasiswa angkatan pertama pada September 2005.
Kegiatan diikuti oleh alumni dari berbagai angkatan yang hadir secara langsung maupun melalui konferensi daring. Suasana penuh keakraban tampak sejak awal kegiatan, memperlihatkan kuatnya ikatan emosional alumni terhadap jurusan yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier mereka.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Yuhefizar, yang dalam sambutannya memaparkan perkembangan Jurusan Teknologi Informasi selama lebih dari dua puluh tahun terakhir. Ia menjelaskan bahwa Jurusan TI telah berkembang sangat pesat, mulai dari dua program studi menjadi tujuh program studi, didukung oleh 80 dosen tetap, memiliki empat lokasi penyelenggaraan pendidikan termasuk tiga PSDKU, serta telah menghasilkan ribuan lulusan yang berkiprah di berbagai sektor.
Menurut Yuhefizar, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi para alumni yang telah membawa nama baik Jurusan Teknologi Informasi di dunia kerja maupun masyarakat.
“Alumni adalah aset terbesar sebuah perguruan tinggi. Keberhasilan mereka merupakan cerminan kualitas pendidikan yang kita selenggarakan. Karena itu, kami ingin membangun hubungan yang lebih erat sehingga alumni tidak hanya menjadi lulusan, tetapi juga mitra strategis jurusan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring kerja sama, serta memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum agar tetap relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Yuhefizar.
Beliau juga menyampaikan harapan besar agar momentum kebersamaan ini menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan Temu Akbar Alumni Jurusan TI pada peringatan 25 Tahun Jurusan Teknologi Informasi beberapa tahun mendatang.
“Kami berharap mulai hari ini kita bersama-sama merancang Temu Akbar Alumni TI pada usia 25 tahun Jurusan nanti. Ini bukan sekadar reuni, tetapi momentum untuk menunjukkan kontribusi alumni terhadap kemajuan almamater dan pembangunan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi,” tambahnya.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung dinamis. Alumni dari berbagai angkatan berbagi pengalaman selama berkarier di dunia industri, pemerintahan, pendidikan, maupun sebagai entrepreneur di bidang teknologi. Berbagai masukan disampaikan, mulai dari penguatan kompetensi teknis, peningkatan soft skills, sertifikasi profesi, hingga penyempurnaan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) agar lulusan semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Ketua Pelaksana kegiatan, Ronal Hadi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme alumni yang hadir, baik secara luring maupun daring. Menurutnya, kehadiran alumni lintas angkatan menunjukkan bahwa rasa memiliki terhadap Jurusan Teknologi Informasi masih sangat kuat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat respons yang sangat positif. Kami melihat semangat kebersamaan alumni masih sangat tinggi meskipun telah tersebar di berbagai daerah. Diskusi yang berlangsung hari ini membuktikan bahwa alumni memiliki kepedulian besar terhadap masa depan Jurusan TI dan siap memberikan kontribusi nyata,” ungkap Ronal Hadi.
Ia juga berharap forum seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang terus memperkuat hubungan antara jurusan dengan para alumninya.
“Saya berharap Temu Alumni tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Kita perlu membangun komunikasi yang berkelanjutan sehingga alumni dapat terus berkontribusi melalui berbagai program, baik dalam bentuk sharing pengalaman, kerja sama industri, peluang magang, maupun pengembangan kurikulum,” tambahnya.
Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam forum tersebut adalah disepakatinya pembentukan wadah resmi alumni dengan nama INTI (Ikatan Alumni Teknologi Informasi). INTI akan menjadi organisasi yang menghimpun seluruh alumni lintas angkatan dan lintas program studi di bawah satu payung besar, sementara masing-masing angkatan maupun program studi tetap dapat memiliki komunitas dan grup komunikasi tersendiri.

Selain itu, alumni juga memperkenalkan sebuah aplikasi pendataan alumni yang sedang dipersiapkan sebagai basis data terpadu. Aplikasi ini diharapkan mampu mempermudah komunikasi, pelaksanaan tracer study, penyebaran informasi, hingga membangun jejaring profesional yang lebih luas di masa mendatang.
Sekretaris Jurusan Teknologi Informasi, Humaira, menyampaikan bahwa keberadaan organisasi alumni yang terstruktur akan memberikan banyak manfaat bagi pengembangan institusi.
“Masukan yang diberikan alumni sangat berharga karena mereka merasakan secara langsung dinamika dunia kerja. Perspektif tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi jurusan dalam menyempurnakan kurikulum, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta memastikan kompetensi lulusan tetap sesuai dengan kebutuhan industri,” jelas Humaira.
Ia juga optimistis bahwa keberadaan INTI akan menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara alumni dan almamater.
“Kami berharap INTI menjadi rumah besar bagi seluruh alumni Jurusan Teknologi Informasi. Dengan komunikasi yang semakin baik dan didukung sistem pendataan alumni yang terintegrasi, kolaborasi antara alumni dan jurusan akan semakin kuat untuk mendukung kemajuan institusi di masa depan,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.30 WIB tersebut ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir secara luring, dilanjutkan dengan makan siang bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Melalui penyelenggaraan Temu Alumni ini, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga membangun fondasi kolaborasi jangka panjang dengan para alumninya. Dengan terbentuknya INTI (Ikatan Alumni TI) serta pengembangan sistem pendataan alumni, diharapkan sinergi antara alumni dan almamater semakin kuat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kurikulum, perluasan jejaring profesional, serta mewujudkan visi Jurusan Teknologi Informasi sebagai institusi pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

