Padang, 12 Oktober 2026 — Upaya Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang dalam membangun karakter dan soft skill mahasiswa terus berlanjut melalui implementasi Buku SIKAP (Soft Skill: Bagian Integral dari Karakter Akademis dan Profesional). Memasuki minggu ke-7 perkuliahan, tema yang diangkat adalah Kepemimpinan, sebagai bagian dari kelompok Kemampuan Interpersonal mahasiswa. Buku SIKAP memang dirancang untuk disampaikan secara konsisten dalam proses perkuliahan melalui sesi singkat sekitar lima menit pada setiap minggu.
Kepemimpinan Dimulai dari Kemampuan Memimpin Diri
Pada materi minggu ke-7, mahasiswa diajak memahami bahwa kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan dengan posisi sebagai ketua, kemampuan memberikan perintah, ataupun memiliki banyak pengikut. Lebih mendasar dari itu, kepemimpinan dimulai dari kemampuan seseorang untuk memimpin dirinya sendiri.
Mahasiswa didorong untuk membangun sikap bertanggung jawab, berani mengambil keputusan, mampu mendengarkan, menjadi teladan, serta bertanggung jawab atas pilihan dan tindakan yang dilakukan.
Pesan utama yang ditekankan dalam materi minggu ini adalah:
“Sebelum memimpin orang lain, belajarlah memimpin diri sendiri.”
Pesan tersebut menjadi penting bagi mahasiswa Teknologi Informasi karena kepemimpinan tidak selalu hadir dalam bentuk jabatan formal. Dalam dunia kerja, seorang programmer, system analyst, UI/UX designer, network engineer, data scientist, maupun profesional TI lainnya dituntut mampu mengambil inisiatif, bertanggung jawab terhadap pekerjaan, berkomunikasi dengan baik, dan memberikan pengaruh positif dalam tim.
Dosen Menjadi Bagian Penting dalam Pembentukan Karakter
Implementasi Buku SIKAP tidak menempatkan dosen hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai figur teladan dan penggerak pembentukan karakter mahasiswa. Karena itu, dosen diberikan ruang untuk menyampaikan materi secara kontekstual sesuai suasana perkuliahan.
Penyampaian dapat dilakukan pada awal, pertengahan, ataupun akhir perkuliahan dengan memanfaatkan cerita, pengalaman, ilustrasi, maupun contoh sederhana yang relevan dengan kehidupan mahasiswa. Format lima menit tersebut dirancang agar tidak mengganggu substansi mata kuliah, tetapi justru menjadi penguat proses pembelajaran.
Untuk tema kepemimpinan, dosen dapat mengajak mahasiswa berdiskusi sederhana mengenai bagaimana mereka mengambil keputusan, menyelesaikan tanggung jawab, menghadapi perbedaan pendapat, ataupun menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya.
Dengan demikian, pembelajaran kepemimpinan tidak berhenti pada pemahaman konsep. Nilai tersebut diharapkan hadir dalam perilaku sehari-hari mahasiswa.
Dari Materi Menuju Refleksi Diri
Setelah materi disampaikan, mahasiswa diingatkan untuk mengerjakan Latihan Singkat dan Lembar Refleksi Minggu ke-7 secara mandiri dan jujur. Dalam Buku SIKAP, lembar refleksi tidak dimaksudkan sebagai ujian dengan jawaban benar atau salah, melainkan sebagai sarana bagi mahasiswa untuk melihat kembali dirinya sendiri.
Pada akhirnya, kepemimpinan memang bukan hanya tentang bagaimana seseorang memimpin orang lain. Ia dimulai dari pertanyaan yang lebih sederhana: Apakah saya mampu memimpin diri saya sendiri?
Mampu mengatur diri, menepati komitmen, bertanggung jawab atas pilihan, berani mengambil keputusan, mau mendengar, dan bersedia menjadi teladan merupakan latihan-latihan kecil yang perlahan membentuk karakter seorang pemimpin.
Konsistensi Kecil untuk Perubahan Besar
Implementasi Buku SIKAP dilakukan secara bertahap dalam 14 minggu, mulai dari Kejujuran, Integritas, Disiplin dan Manajemen Waktu, Moral dan Etika di Dunia Digital, Komunikasi Efektif, Kolaborasi dan Kerja Tim, hingga Kepemimpinan pada minggu ke-7.
Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa Jurusan Teknologi Informasi tidak hanya ingin menghasilkan mahasiswa yang menguasai teknologi, tetapi juga pribadi yang memiliki karakter, mampu bekerja dengan orang lain, dan siap menghadapi dunia profesional.
“Lima menit mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan secara konsisten oleh seluruh dosen, ia dapat menjadi bagian dari budaya akademik dan proses pembentukan karakter mahasiswa.”
Melalui Buku SIKAP, Jurusan Teknologi Informasi terus berikhtiar menghadirkan proses pendidikan yang tidak hanya membentuk insan yang cakap secara akademik, tetapi juga manusia yang berkarakter, bertanggung jawab, mampu memimpin diri, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
TI BISA • TI HEBAT • TI BERMANFAAT
Ilmu, Karakter, dan Teknologi untuk Masa Depan yang Lebih Baik.
Yuhefizar
Ketua Jurusan Teknologi Informasi
Politeknik Negeri Padang








