Kolaborasi Lintas Negara, Dosen D4 Animasi PNP Gelar Aksi Nyata pengabdian masyarakat International di SK Muhibbah Malaysia
SARAWAK, MALAYSIA – Dalam upaya memperkuat ekosistem kreatif di tingkat regional, tim dosen dari Program Studi Sarjana Terapan (D4) Animasi, Politeknik Negeri Padang (PNP), sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional bertajuk “Digital Stars: Unleashing Creativity Through Figma UI Animation”. Kegiatan yang berlangsung pada 1-2 Februari 2026 ini menyasar para talenta digital muda di SK Muhibbah, Sarawak, Malaysia. Kolaborasi lintas negara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai institusi besar, di antaranya Politeknik Negeri Padang, Sotvi.org ( Society of visual informatics), Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS). Fokus pada Kreativitas DigitalProgram ini dirancang khusus untuk memperkenalkan teknologi desain antarmuka (UI) dan animasi menggunakan platform Figma kepada siswa sekolah dasar. Tujuannya adalah untuk memicu kreativitas sejak dini agar mereka mampu bersaing di era digital global. Ketua Tim Pengabdian, Ardian Firosha, S.ST., M.Ds., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan jembatan komunikasi budaya dan teknologi antara Indonesia dan Malaysia. “Kami ingin memberikan fondasi yang kuat bagi anak-anak di SK Muhibbah agar mereka tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta konten yang kreatif,” ujar Ardian firosha. Sinergi Tim Ahli dan MahasiswaKesuksesan acara ini didukung oleh komposisi tim yang solid. Selain Ardian Firosha, tim pengabdian ini beranggotakan para ahli di bidang teknologi informasi dan desain, yakni: Taufik Gusman, Rahmat Hidayat, Aldo Erianda, Hidra Amnur, Alde Alanda Tak hanya para dosen, kegiatan ini juga melibatkan enam mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi PNP yang berperan aktif mendampingi para peserta dalam praktik langsung pembuatan animasi UI. Keterlibatan mahasiswa ini diharapkan dapat mengasah kemampuan soft skill dan pengalaman internasional mereka di lapangan. Dukungan InstitusionalKolaborasi ini mempertegas komitmen Politeknik Negeri Padang dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di kancah internasional. Dukungan dari UNIMAS sebagai mitra lokal di Sarawak dan Sotvi.org sebagai organisasi pendukung inovasi, menjadi kunci lancarnya implementasi program di lapangan. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan hubungan kerja sama antara institusi pendidikan di Padang dan Sarawak semakin erat, serta memberikan dampak nyata bagi pengembangan literasi digital di Asia Tenggara.
Optimalkan Pembelajaran Praktik, Jurusan Teknologi Informasi Tinjau Kesiapan Labor Semester Genap 2025/2026
Padang — Senin, 02 Februari 2026, Jurusan Teknologi Informasi melaksanakan kegiatan peninjauan laboratorium dan rapat koordinasi bersama Kepala Laboratorium, teknisi, dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam rangka mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran laboratorium untuk menyambut pelaksanaan perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi dan Sekretaris Jurusan, serta melibatkan para Ketua Program Studi (Kaprodi), Kepala Laboratorium, teknisi, dan PLP, termasuk teknisi dari kampus PSDKU. Kehadiran seluruh unsur ini menunjukkan komitmen jurusan dalam memastikan kesiapan laboratorium secara menyeluruh dan terkoordinasi. Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan langsung ke seluruh laboratorium yang berada di kampus utama. Kunjungan ini dilakukan bersama Kepala Laboratorium, teknisi, dan PLP untuk melihat secara langsung kondisi riil laboratorium sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas yang tersedia. Dalam peninjauan tersebut, dilakukan pengecekan detail terhadap kondisi perangkat komputer (PC) di setiap laboratorium, mulai dari kelayakan perangkat keras, kestabilan sistem, hingga kesiapan penggunaan untuk kegiatan praktikum mahasiswa. Kondisi jaringan komputer juga menjadi perhatian utama untuk memastikan konektivitas yang stabil dan mendukung pembelajaran berbasis praktik. Selain itu, tim juga memeriksa kondisi pendukung kenyamanan ruang laboratorium, seperti pendingin ruangan (AC), instalasi listrik, serta pencahayaan (lampu). Pemeriksaan ini dilakukan agar seluruh laboratorium berada dalam kondisi nyaman, aman, dan layak digunakan untuk kegiatan perkuliahan. Pada kesempatan yang sama, Kepala Laboratorium bersama teknisi dan PLP melakukan inventarisasi kebutuhan laboratorium, baik yang berkaitan dengan perbaikan, penggantian, maupun penambahan fasilitas. Inventarisasi ini disesuaikan dengan kebutuhan mata kuliah yang akan dilaksanakan pada semester mendatang. Setelah kegiatan peninjauan laboratorium selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi yang dilaksanakan secara hybrid. Rapat ini melibatkan koordinator program studi dan teknisi dari kampus PSDKU, sehingga seluruh unit di bawah Jurusan Teknologi Informasi memiliki pemahaman yang sama terkait kondisi laboratorium dan langkah tindak lanjut yang akan dilakukan. Rapat koordinasi dilaksanakan mulai pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Jurusan Teknologi Informasi. Rapat berlangsung secara aktif dengan pembahasan mendalam terkait kesiapan laboratorium dan layanan pendukung pembelajaran. Dalam arahannya, Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar menyampaikan bahwa kegiatan rapat dan peninjauan laboratorium ini bertujuan untuk menyiapkan seluruh fasilitas laboratorium dalam menyambut pembelajaran semester depan yang dijadwalkan mulai pada tanggal 18 Februari 2026. Ketua Jurusan menekankan pentingnya melakukan pengecekan dan pengecekan ulang (cek dan ricek) secara menyeluruh terhadap seluruh kondisi laboratorium. Seluruh perangkat komputer dipastikan berfungsi dengan baik, stabil, dan siap digunakan oleh mahasiswa tanpa kendala teknis. Selain perangkat keras, Ketua Jurusan juga menyoroti pentingnya ketersediaan perangkat lunak (software) pendukung pembelajaran. Seluruh software yang dibutuhkan diharapkan telah terpasang, sesuai dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan siap digunakan pada awal perkuliahan. Aspek pendukung lainnya seperti kondisi AC, jaringan komputer, serta pencahayaan ruang laboratorium juga menjadi perhatian. Menurut Ketua Jurusan, lingkungan belajar yang nyaman dan tertata dengan baik akan berpengaruh langsung terhadap kualitas proses pembelajaran mahasiswa. Ketua Jurusan juga menginstruksikan agar teknisi dan PLP melakukan inventarisasi kebutuhan Bahan Habis Pakai (BHP) yang digunakan dalam kegiatan praktikum, sehingga seluruh kebutuhan dapat dipersiapkan sejak awal dan tidak menghambat pelaksanaan perkuliahan. Dalam arahannya, Ketua Jurusan menyampaikan harapan besar agar teknisi dan PLP dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, disiplin, dan penuh dedikasi, serta bekerja secara terkoordinasi di bawah arahan Kepala Laboratorium. Ketua Jurusan turut memberikan apresiasi terhadap kinerja teknisi dan PLP yang selama ini telah berperan penting dalam menjaga operasional laboratorium dan mendukung kelancaran kegiatan akademik di Jurusan Teknologi Informasi. Selain membahas kesiapan laboratorium, rapat koordinasi ini juga membahas sejumlah layanan jurusan yang perlu dibenahi, di antaranya pengelolaan digital signage, penyempurnaan tata tertib laboratorium, serta penataan ruang labor dan kelas agar lebih tertib, informatif, dan representatif. Melalui kegiatan ini, Jurusan Teknologi Informasi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran serta layanan akademik, sehingga pelaksanaan perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2025/2026 dapat berjalan secara optimal, efektif, dan berkualitas.
Jurusan Teknologi Informasi Bekali Mahasiswa PKL, Tekankan Soft Skill, Profesionalisme, dan Peluang Direkrut Dunia Kerja
Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi yang akan melaksanakan PKL pada periode mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring (online), Senen, 02 Februari 2026, mulai jam 09.30 hingga 12.00 yang diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta PKL yang berasal dari kampus utama maupun kampus PSDKU. Pembekalan PKL ini menghadirkan narasumber Dr. Noveri Maulana, M.M., seorang praktisi dan akademisi yang berpengalaman dalam pengembangan sumber daya manusia dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek sikap, perilaku, dan profesionalisme di lingkungan kerja. Kegiatan pembekalan dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa PKL merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan kualitas diri secara utuh, baik dari sisi hard skill maupun soft skill. Ketua Jurusan menegaskan bahwa kemampuan teknis yang dimiliki mahasiswa harus diimbangi dengan sikap profesional, etika kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Mahasiswa diingatkan bahwa selama PKL mereka membawa nama baik pribadi, nama baik jurusan, program studi, serta institusi Politeknik Negeri Padang. “PKL adalah ajang pembuktian. Tunjukkan versi terbaik diri Anda. Jangan hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga sikap, komunikasi, dan cara bekerja dalam tim. Dunia kerja menilai itu semua,” tegas Ketua Jurusan dalam arahannya. Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar mahasiswa mampu memanfaatkan PKL sebagai pintu masuk ke dunia kerja profesional, bahkan membuka peluang untuk direkrut langsung oleh tempat PKL apabila mampu menunjukkan kinerja dan etos kerja yang unggul. Sementara itu, Koordinator Program Studi Manajemen Informatika, Roni Putra, M.T., dalam arahannya menekankan pentingnya soft skill komunikasi sebagai kompetensi kunci di dunia kerja. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi dengan baik akan menentukan keberhasilan mahasiswa dalam bekerja sama, menyampaikan ide, dan menyelesaikan masalah di lingkungan kerja yang beragam. Koordinator Prodi juga mengingatkan bahwa mahasiswa tidak hanya berinteraksi dengan sesama tenaga teknis, tetapi juga dengan pimpinan, rekan lintas divisi, serta pihak non-teknis. Oleh karena itu, kemampuan menyampaikan ide secara jelas, sopan, dan kontekstual menjadi sangat penting selama pelaksanaan PKL. Dalam sesi utama, Dr. Noveri Maulana menyampaikan materi pembekalan dengan tema kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja. Ia menekankan bahwa soft skill menjadi faktor pembeda utama antara mahasiswa biasa dan mahasiswa yang siap direkrut kerja. Narasumber menjelaskan bahwa beberapa soft skill utama yang sangat dibutuhkan di tempat PKL antara lain komunikasi efektif, kemampuan problem solving, teamwork, dan manajemen ekspektasi. Keempat aspek tersebut harus dimiliki dan dipraktikkan secara konsisten selama mahasiswa menjalani PKL. Pada aspek komunikasi, Dr. Noveri menekankan pentingnya kemampuan menyesuaikan bahasa dengan lawan bicara. Mahasiswa diingatkan untuk tidak terjebak pada komunikasi yang terlalu teknis, tetapi mampu menjelaskan permasalahan dan solusi dengan bahasa yang mudah dipahami, terutama kepada pihak non-teknis. Dalam hal problem solving, narasumber mengajak mahasiswa untuk bersikap proaktif, tidak sekadar melaporkan masalah, tetapi juga menawarkan alternatif solusi disertai analisis dan estimasi waktu penyelesaian. Sikap ini, menurutnya, sangat dihargai oleh dunia industri dan menjadi ciri mahasiswa magang yang unggul. Selain itu, narasumber juga menyoroti pentingnya teamwork. Mahasiswa PKL diharapkan mampu bekerja sama dengan berbagai divisi, memahami kebutuhan pengguna, serta berkontribusi memberikan nilai tambah bagi tim dan organisasi tempat PKL. Aspek lain yang ditekankan adalah manajemen ekspektasi dan kemampuan beradaptasi. Mahasiswa diingatkan bahwa dunia kerja memiliki budaya, sistem, dan tekanan yang berbeda dengan dunia kampus, sehingga diperlukan kesiapan mental, fleksibilitas, serta kemauan untuk terus belajar. Di akhir sesi, Dr. Noveri mendorong mahasiswa untuk memandang PKL sebagai proses transformasi dari mahasiswa menjadi rekan kerja profesional, dari individu menjadi team player, serta dari menunggu perintah menjadi pribadi yang aktif dan inisiatif. Melalui kegiatan pembekalan ini, Jurusan Teknologi Informasi berharap mahasiswa mampu menjalani PKL dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat belajar yang tinggi. PKL diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga sarana membangun jejaring, meningkatkan kompetensi, dan membuka peluang karier. Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, dan narasumber sepakat bahwa mahasiswa yang mampu menampilkan versi terbaik dirinya selama PKL akan memiliki peluang besar untuk dipercaya, direkomendasikan, bahkan direkrut langsung oleh dunia industri. Pembekalan ini menjadi langkah awal strategis bagi mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam menapaki dunia kerja yang sesungguhnya.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Terima Kunjungan LSP Teknologi Digital, Jajaki Kerja Sama Sertifikasi Kompetensi Berstandar BNSP
Padang — Selasa, 27 Januari 2026, pukul 14.00–15.00 WIB, Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP), Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng, menerima kunjungan Bapak Zulfebri, SE dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Teknologi Digital, Koordinator LSP Teknologi Digital Wilayah Sumatera Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di bidang sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi, serta peluang pengembangan kerja sama bagi dosen dan institusi. LSP Teknologi Digital merupakan lembaga sertifikasi profesi P3 yang berlisensi resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan Nomor Lisensi BNSP: 1565-ID, serta memiliki slogan Kompeten, Profesional, dan Inovatif. Lembaga ini didirikan oleh unsur asosiasi, praktisi, dan akademisi yang berpengalaman dalam Sistem Sertifikasi Nasional, serta berkomitmen menerapkan Sistem Manajemen Mutu secara konsisten dalam pengelolaan sertifikasi profesi bidang teknologi informasi. Dalam pertemuan tersebut, Bapak Zulfebri menyampaikan tawaran kerja sama pelaksanaan sertifikasi kompetensi berbasis standar nasional BNSP, baik untuk mahasiswa maupun peluang sertifikasi bagi dosen Jurusan Teknologi Informasi. Selain itu, LSP Teknologi Digital juga mengundang Jurusan Teknologi Informasi PNP untuk menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) resmi LSP Teknologi Digital. LSP Teknologi Digital memiliki cakupan skema sertifikasi yang sangat luas dan relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi dan industri saat ini. Skema tersebut meliputi bidang Software Development, Network dan Infrastruktur, Internet of Things (IoT), Digital Marketing, IT Project dan Quality Management, Multimedia dan Animasi, hingga bidang mutakhir seperti Artificial Intelligence dan Data Science. Skema-skema ini disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) maupun kebutuhan spesifik industri. “Kami merupakan salah satu LSP bidang informatika dengan jumlah skema sertifikasi yang sangat banyak dan tersebar di berbagai bidang IT,” ujar Bapak Zulfebri. Selain memiliki banyak skema, LSP Teknologi Digital juga telah memiliki jaringan Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tersebar luas di berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, termasuk di lingkungan perguruan tinggi, SMK, lembaga pelatihan, dan institusi pemerintah. Hal ini menunjukkan rekam jejak dan pengalaman LSP Teknologi Digital dalam menyelenggarakan sertifikasi kompetensi secara nasional. Menanggapi hal tersebut, Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP menyampaikan sambutan yang sangat positif. Menurutnya, sertifikasi kompetensi saat ini menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari pendidikan tinggi vokasi, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan memiliki pengakuan keahlian secara nasional. “Kami menyambut baik tawaran kerja sama dari LSP Teknologi Digital. Sertifikat kompetensi saat ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa, tidak hanya sebagai bukti keahlian profesional, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI),” ungkap Dr. Ir. Yuhefizar. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Jurusan Teknologi Informasi juga menyampaikan bahwa Politeknik Negeri Padang telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1 (LSP P1) yang menjadi bagian dari ekosistem sertifikasi kompetensi internal di lingkungan PNP. Keberadaan LSP P1 ini menjadi modal penting dalam penguatan budaya sertifikasi kompetensi di kampus. “PNP sendiri telah memiliki LSP P1, sehingga tawaran kerja sama dengan LSP Teknologi Digital ini kami pandang sebagai peluang strategis yang saling melengkapi. Ke depan, sinergi antara LSP internal dan LSP eksternal diharapkan dapat memperluas pilihan skema sertifikasi bagi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan bidang informatika,” ujar Dr. Ir. Yuhefizar. Beliau menambahkan bahwa kerja sama dengan LSP Teknologi Digital tetap akan dikaji secara komprehensif bersama pimpinan institusi, agar selaras dengan kebijakan PNP, tidak tumpang tindih dengan peran LSP P1 yang sudah ada, serta mampu memberikan nilai tambah nyata bagi mahasiswa, dosen, dan jurusan. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa peluang kerja sama ini akan didiskusikan lebih lanjut dengan pimpinan Politeknik Negeri Padang, terutama terkait kesiapan institusi dalam pembentukan TUK, kesesuaian regulasi, serta dampak jangka panjang bagi mahasiswa, dosen, dan jurusan dan terkait pendanaan tentunya. “Pada prinsipnya, Jurusan Teknologi Informasi terbuka untuk bekerja sama dengan siapa saja, selama kerja sama tersebut sejalan dengan bidang informatika dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen,” tambahnya. Kerja sama sertifikasi kompetensi dengan LSP Teknologi Digital ini diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi penguatan link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia kerja, serta mendukung visi Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, tersertifikasi, dan berdaya saing nasional.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Jalin Kerja Sama UKK dengan SMK Kartika 1-1 dan SMK Kartika 1-2 Padang
Padang — Di sela-sela pelaksanaan Rapat Yudisium Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Padang (PNP), Selasa (27/1/2026), Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng, melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan SMK Kartika 1-1 Padang dan SMK Kartika 1-2 Padang terkait pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa SMK. Kerja sama ini menegaskan peran Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi di tingkat menengah, khususnya melalui penyediaan tenaga asesor kompetensi dari kalangan dosen Jurusan Teknologi Informasi. Dalam kerja sama tersebut, dosen-dosen TI PNP dipercaya untuk terlibat langsung sebagai penguji kompetensi keahlian siswa SMK sesuai dengan standar dan kebutuhan dunia industri. Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan tahapan krusial bagi siswa SMK karena menjadi tolok ukur capaian kompetensi peserta didik setelah menempuh proses pembelajaran. Melalui UKK, kemampuan teknis, sikap kerja, dan pemahaman praktis siswa diuji secara objektif untuk memastikan kesiapan mereka memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Keterlibatan dosen perguruan tinggi vokasi sebagai asesor UKK memberikan nilai tambah tersendiri, karena proses penilaian dilakukan oleh tenaga profesional yang memiliki pengalaman akademik dan praktis di bidangnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas hasil UKK serta menyelaraskan kompetensi lulusan SMK dengan standar pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Dr. Ir. Yuhefizar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh SMK Kartika 1-1 dan SMK Kartika 1-2 Padang kepada Jurusan Teknologi Informasi PNP. “Kami menyambut baik dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Jurusan Teknologi Informasi PNP untuk terlibat sebagai asesor dalam pelaksanaan UKK. Ini merupakan bentuk sinergi nyata antara pendidikan menengah vokasi dan pendidikan tinggi vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing,” ujar Yuhefizar. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya sebatas pelaksanaan UKK, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lanjutan di berbagai bidang, seperti peningkatan kompetensi guru, penyelarasan kurikulum, pelatihan teknologi informasi, hingga penguatan jalur keberlanjutan lulusan SMK ke perguruan tinggi vokasi. “Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat terus dikembangkan dan diperluas ke bidang-bidang lain yang saling menguatkan, demi peningkatan kualitas pendidikan vokasi secara berkelanjutan, kami sangat terbuka kerjasama seperti ini dengan SMK lainnya” tambahnya. Melalui kerja sama ini, Jurusan Teknologi Informasi PNP kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis sekolah menengah kejuruan dalam mendukung pelaksanaan pendidikan vokasi yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan industri.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Selenggarakan Rapat Yudisium Semester Ganjil 2025/2026
Padang, Selasa, 27 Januari 2026 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menyelenggarakan Rapat Yudisium sebagai forum resmi untuk menentukan status kelulusan mahasiswa di lingkungan jurusan untuk semester ganjil 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Gedung SBSN Lantai 1 Politeknik Negeri Padang, mulai dari jam 08.00 s.d 13.00 WIB, dengan kehadiran dosen kampus utama secara luring serta dosen Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang mengikuti rapat secara daring. Rapat ini dihadiri oleh seluruh dosen Jurusan Teknologi Informasi, dengan jumlah lebih dari 70 orang. Rapat yudisium dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa yudisium merupakan tahapan akademik yang sangat penting dan strategis dalam menjamin mutu lulusan serta akuntabilitas proses pendidikan di Jurusan Teknologi Informasi. “Yudisium bukan sekadar penetapan nilai akhir, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab akademik dan moral kita bersama dalam memastikan bahwa mahasiswa yang dinyatakan lulus benar-benar memenuhi capaian pembelajaran, etika, dan kesiapan sebagai lulusan pendidikan vokasi,” ungkap Ketua Jurusan. Rapat yudisium ini dipandu oleh Sekretaris Jurusan Teknologi Informasi, Humaira, S.T., M.T. Setiap Koordinator Program Studi menyampaikan hasil evaluasi akademik mahasiswa, meliputi capaian nilai, tingkat kehadiran, serta catatan akademik lainnya. Dalam forum tersebut, para dosen memberikan masukan, klarifikasi, dan pertimbangan akademik secara terbuka dan konstruktif sehingga keputusan yang diambil bersifat objektif, transparan, dan kolektif. Peran penasehat akademik juga sangat menentukan dalam proses yudisium. Melalui rapat yudisium ini ditetapkan nilai akhir dan status akademik mahasiswa, yang diklasifikasikan ke dalam kategori lulus, lulus percobaan, dan tidak lulus. Keputusan yudisium bersifat final di tingkat jurusan dan menjadi dasar resmi untuk proses akademik selanjutnya. Hasil yudisium tingkat Jurusan Teknologi Informasi ini selanjutnya akan dilanjutkan pada Yudisium Tingkat Politeknik Negeri Padang, sebagai tahapan lanjutan penetapan kelulusan mahasiswa pada semester ganjil 2025/2026. Rapat yudisium merupakan forum akademik tertinggi di tingkat jurusan yang mencerminkan tanggung jawab kolektif seluruh dosen terhadap kualitas lulusan. Setiap keputusan yang diambil tidak bersifat individual, melainkan merupakan hasil musyawarah akademik yang mempertimbangkan capaian pembelajaran, kedisiplinan, serta etika mahasiswa selama menempuh pendidikan. Pelaksanaan yudisium secara hybrid mencerminkan adaptasi Jurusan Teknologi Informasi terhadap perkembangan tata kelola akademik modern. Keterlibatan dosen PSDKU secara daring memastikan bahwa seluruh program studi, baik di kampus utama maupun di luar kampus utama, memiliki peran dan tanggung jawab yang setara dalam proses pengambilan keputusan akademik. Melalui forum yudisium ini, jurusan tidak hanya menilai hasil akhir berupa angka, tetapi juga melakukan refleksi menyeluruh terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi penting untuk peningkatan kualitas perkuliahan, pembimbingan akademik, serta sistem penilaian di semester berikutnya. Yudisium juga menjadi sarana peneguhan nilai-nilai akademik seperti kejujuran, objektivitas, dan keadilan. Setiap mahasiswa dinilai berdasarkan data akademik yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga keputusan kelulusan benar-benar mencerminkan kompetensi dan kesiapan lulusan. Rapat yudisium juga berfungsi sebagai instrumen penjaminan mutu internal jurusan, di mana hasil evaluasi mahasiswa menjadi indikator keberhasilan implementasi kurikulum, metode pembelajaran, serta pencapaian capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang telah ditetapkan. Kehadiran seluruh dosen dalam rapat ini mencerminkan kuatnya budaya akademik dan komitmen bersama dalam menjaga marwah jurusan. Diskusi yang berlangsung secara terbuka menunjukkan semangat kolaborasi serta kepedulian terhadap keberlanjutan kualitas pendidikan di Jurusan Teknologi Informasi. Selain membahas yudisium, rapat ini juga dimanfaatkan oleh Ketua Jurusan untuk menyampaikan kondisi terkini Jurusan Teknologi Informasi, termasuk capaian yang telah diraih, berbagai tantangan yang dihadapi, serta rencana dan agenda strategis jurusan pada semester mendatang. Hal ini menjadikan rapat yudisium sebagai momentum konsolidasi dan penyamaan visi seluruh sivitas akademika jurusan. Dengan terselenggaranya rapat yudisium ini, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia profesional, sejalan dengan visi Politeknik Negeri Padang sebagai institusi pendidikan vokasi unggul.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Laksanakan Rapat Evaluasi Persiapan Akreditasi Program Studi D4 Animasi
Rabu, 21 Januari 2026, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan rapat bersama Tim Akreditasi Program Studi D4 Animasi yang akan mengajukan akreditasi pada Batch 2 bulan Mei 2026 melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM). Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dan difokuskan pada evaluasi progres persiapan akreditasi yang telah dilakukan oleh tim taskforce Program Studi D4 Animasi. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan akreditasi berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang ditetapkan oleh LAM INFOKOM. Kegiatan rapat dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB hingga 12.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Yuhefizar. Rapat dihadiri oleh seluruh tim taskforce akreditasi yang telah ditunjuk, khususnya dosen-dosen homebase Program Studi D4 Animasi, sebagai unsur utama dalam penyusunan borang akreditasi, bertempat di ruang rapat jurusan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jurusan Teknologi Informasi, Humaira, S.T., M.T., yang selama ini aktif mendampingi dan membantu program studi di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi dalam proses akreditasi dan penjaminan mutu akademik. Dalam rapat dibahas secara rinci kesiapan borang akreditasi, kelengkapan data dukung, serta tingkat pemahaman tim terhadap instrumen akreditasi LAM INFOKOM. Mengingat akreditasi Program Studi D4 Animasi dilaksanakan melalui LAM INFOKOM, tim dituntut untuk memahami secara menyeluruh setiap kriteria dan indikator penilaian agar dokumen akreditasi yang disusun memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Program Studi D4 Animasi Jurusan Teknologi Informasi PNP merupakan salah satu program studi dengan tingkat peminat yang tinggi dan didukung oleh sumber daya dosen yang kompeten di bidang animasi dan industri kreatif. Program studi ini juga secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan pameran dan publikasi karya mahasiswa sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kreativitas dan inovasi. Akreditasi memiliki arti penting bagi program studi sebagai bentuk penjaminan mutu pendidikan, peningkatan kepercayaan masyarakat, serta pengakuan terhadap kualitas tata kelola, proses pembelajaran, dan capaian lulusan. Hasil akreditasi juga menjadi indikator strategis dalam pengembangan program studi ke depan. Dalam arahannya, Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Yuhefizar, menegaskan pentingnya kesiapan dan keseriusan seluruh tim taskforce dalam menyiapkan borang akreditasi. Ia berharap seluruh dokumen dapat disusun secara maksimal, sistematis, dan didukung oleh data yang lengkap serta valid sesuai dengan permintaan LAM INFOKOM. Sementara itu, Taufik Gusman, S.ST., M.Ds, selaku Ketua Program Studi D4 Animasi, menyampaikan komitmennya untuk bekerja secara optimal bersama seluruh tim taskforce. Ia menegaskan bahwa Prodi D4 Animasi akan memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki dalam penyusunan borang akreditasi agar memperoleh hasil terbaik. Melalui rapat evaluasi ini, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang berharap proses persiapan akreditasi Program Studi D4 Animasi dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan standar penjaminan mutu. Sinergi antara pimpinan jurusan, pimpinan program studi, dan tim taskforce diharapkan mampu menghasilkan capaian akreditasi yang optimal serta mendukung pengembangan pendidikan vokasi di bidang animasi dan industri kreatif.
Jurusan Teknologi Informasi Gelar Rapat Sosialisasi Kompensasi Mahasiswa Semester Ganjil 2025/2026
Padang, 20 Januari 2026 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan Rapat Sosialisasi Kompensasi Mahasiswa Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Jurusan Teknologi Informasi, dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, seluruh dosen Teknologi Informasi, serta tenaga kependidikan, mulai jam 8.30 WIB s.d jam 10.00 WIB. Rapat ini diselenggarakan sebagai upaya untuk menyamakan pemahaman seluruh civitas akademika terkait ketentuan, mekanisme, dan pelaksanaan kompensasi mahasiswa pada semester ganjil. Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi pedoman bersama dalam penerapan kebijakan kompensasi agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan aturan akademik yang berlaku. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek penting, mulai dari kriteria mahasiswa yang dikenakan kompensasi, bentuk kegiatan kompensasi, hingga mekanisme pelaporan dan pengawasan pelaksanaannya. Diskusi juga dilakukan untuk menampung masukan dari dosen dan tenaga kependidikan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan kompensasi di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Dalam arahannya, Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, menegaskan bahwa kegiatan kompensasi merupakan bentuk sanksi akademik yang diberikan kepada mahasiswa akibat ketidakhadiran tanpa alasan yang sah atau keterlambatan dalam mengikuti perkuliahan. Menurutnya, kebijakan kompensasi ini sekaligus menjadi penegasan atas arti penting kehadiran mahasiswa dalam sistem pendidikan vokasi, yang menekankan pembelajaran berbasis praktik, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan kompensasi berperan penting dalam menjamin tertib akademik, meningkatkan kedisiplinan mahasiswa, serta mendukung pencapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) sesuai dengan karakter dan kebutuhan pendidikan vokasi. Oleh karena itu, seluruh ketentuan yang tercantum dalam Pedoman Pelaksanaan Kompensasi Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi wajib dipedomani dan dilaksanakan secara konsisten oleh mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Melalui rapat sosialisasi ini, Jurusan Teknologi Informasi berharap pelaksanaan kompensasi mahasiswa pada Semester Ganjil 2025/2026 dapat berjalan dengan lebih terkoordinasi serta mendukung kedisiplinan dan tanggung jawab mahasiswa dalam proses pembelajaran. Jurusan Teknologi Informasi PNP juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola akademik sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan vokasi.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Samakan Persepsi Pelaksanaan Kompensasi Mahasiswa Berbasis Buku Pedoman Resmi
Padang, Senin, 19 Januari 2026 — Sebagai institusi pendidikan vokasi, Politeknik menempatkan kedisiplinan dan kehadiran mahasiswa sebagai fondasi utama keberhasilan proses pembelajaran. Salah satu instrumen penting dalam menegakkan tertib akademik tersebut adalah kegiatan Kompensasi (Kompen), yaitu sanksi akademik atas ketidakhadiran dan keterlambatan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan. Pelaksanaan Kompen di lingkungan Politeknik Negeri Padang mengacu pada Peraturan Akademik Politeknik Negeri Padang Nomor 1597/PL.9/DL/2018, khususnya Pasal 23 tentang Sanksi Akademis dan Pasal 25 tentang Kompensasi, dengan ketentuan teknis pelaksanaan yang ditetapkan oleh Ketua Jurusan. Sebagai tindak lanjut dari peraturan tersebut, Jurusan Teknologi Informasi (TI) Politeknik Negeri Padang telah menerbitkan Buku Pedoman Pelaksanaan Kompensasi (Kompen) Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi sebagai acuan resmi agar pelaksanaan Kompen berjalan tertib, adil, konsisten, dan bersifat edukatif. Dalam rangka memastikan keseragaman pemahaman dan pelaksanaan Kompen di seluruh program studi, Jurusan Teknologi Informasi menyelenggarakan rapat penyamaan persepsi bersama para Koordinator Kompen dari setiap program studi dan nanti dilanjutkan penyamaan persepsi bersama para Dosen Penasehat Akademik. Rapat dilaksanakan secara hybrid, mengingat Jurusan Teknologi Informasi saat ini berada di tiga lokasi berbeda di luar kampus utama. Rangkuman Buku Pedoman Pelaksanaan Kompensasi Jurusan TI Buku Pedoman Pelaksanaan Kompensasi Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi disusun untuk menjamin kepastian dan keseragaman pelaksanaan Kompen, dengan pokok-pokok pengaturan meliputi: Kompensasi sebagai Instrumen Penguatan Disiplin dan Soft Skills Mahasiswa Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Kompensasi bukan diukur dari banyaknya mahasiswa yang dikenai Kompen, melainkan dari semakin berkurangnya jumlah mahasiswa yang terkena Kompen dari waktu ke waktu. “Indikator keberhasilan Kompensasi justru terlihat ketika jumlah mahasiswa yang terkena Kompen semakin berkurang. Berkurang Kompen berarti tingkat kehadiran mahasiswa meningkat. Jika kehadiran meningkat, maka proses pembelajaran berjalan lebih optimal dan penguasaan ilmu mahasiswa juga akan semakin meningkat,” tegas Ketua Jurusan. Lebih lanjut disampaikan bahwa Kompensasi merupakan bagian dari penguatan soft skills mahasiswa, khususnya dalam hal disiplin waktu, komitmen, dan tanggung jawab, yang sangat dibutuhkan di dunia kerja dan industri. Dalam konteks ini, peran Penasehat Akademik (PA) menjadi sangat strategis. PA diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan pembinaan, pengingat, dan pendampingan kepada mahasiswa agar memiliki kesadaran disiplin yang berkelanjutan. “Kami berharap Kompensasi dipahami sebagai proses pembelajaran karakter. Dengan pendampingan Penasehat Akademik dan konsistensi pelaksanaan oleh koordinator Kompen, disiplin akan tumbuh, sehingga tidak ada lagi mahasiswa yang tidak hadir tanpa alasan yang sah atau terlambat hadir,” tambahnya. Melalui rapat penyamaan persepsi ini, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang menegaskan komitmennya untuk melaksanakan Kompensasi secara konsisten, adil, dan edukatif, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan, kualitas pembelajaran, serta mutu lulusan pendidikan vokasi.
Jurusan Teknologi Informasi PNP Terima Kunjungan Dr. Noveri Maulana dari PPM Manajemen Jakarta
Padang, Senin, 19 Januari 2026 — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang menerima kunjungan kehormatan dari Dr. Noveri Maulana, S.I.Kom., M.M., dosen PPM Manajemen Jakarta yang juga dikenal sebagai konsultan bisnis dan trainer profesional di bidang manajemen dan komunikasi. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sharing ilmu yang disampaikan Dr. Noveri Maulana kepada dosen dan tenaga kependidikan Politeknik Negeri Padang dengan topik “Impressive Public Speaking and Managerial”, sebuah tema yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, khususnya dalam penguatan kompetensi komunikasi dan manajerial. Atas undangan Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, Dr. Noveri Maulana melanjutkan kunjungannya ke Jurusan Teknologi Informasi untuk berdiskusi terkait strategi penyiapan mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) serta pembekalan mahasiswa tingkat akhir agar siap terjun ke dunia kerja. Dalam diskusi tersebut, salah satu fokus utama yang dibahas adalah pentingnya penguatan soft skills mahasiswa sebagai pelengkap kompetensi teknis (hard skills). Di tengah perkembangan teknologi yang pesat dan kompetisi dunia kerja yang semakin ketat, lulusan tidak hanya dituntut menguasai keahlian teknis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang efektif, sikap profesional, kemampuan bekerja dalam tim, manajemen waktu, serta daya adaptasi yang baik. Bagi mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi, penguasaan soft skills seperti public speaking, komunikasi interpersonal, kepemimpinan dasar, pemecahan masalah, dan etika kerja menjadi faktor kunci keberhasilan, baik saat menjalani PKL maupun ketika memasuki dunia kerja. Mahasiswa yang mampu menyampaikan ide dengan jelas, bekerja lintas disiplin, serta menunjukkan sikap tanggung jawab dan inisiatif akan lebih mudah diterima dan dipercaya oleh dunia industri. Dr. Noveri Maulana menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian Jurusan Teknologi Informasi dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara profesional. “Saya melihat Jurusan Teknologi Informasi PNP memiliki komitmen yang kuat dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Penguatan soft skills, terutama komunikasi dan sikap profesional, sangat penting agar lulusan tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan berkembang di lingkungan kerja,” ujar Dr. Noveri. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, menegaskan bahwa penguatan soft skills merupakan bagian dari strategi jurusan dalam meningkatkan daya saing lulusan. “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga matang secara mental dan profesional. Melalui kegiatan sharing, kuliah tamu, dan kolaborasi dengan praktisi seperti Dr. Noveri Maulana, kami berharap mahasiswa lebih siap menjalani PKL dan memasuki dunia kerja dengan percaya diri,” ungkapnya. Kunjungan ini juga disambut oleh Sekretaris Jurusan Teknologi Informasi, Humaira, S.T., M.T., yang berharap agar ke depan dapat terjalin kolaborasi dan kegiatan berbagi ilmu secara berkelanjutan, baik untuk mahasiswa maupun dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Melalui kegiatan ini, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan nyata dunia kerja, guna menghasilkan lulusan yang unggul secara teknis, kuat dalam soft skills, dan siap bersaing di dunia profesional.

