{"id":7824,"date":"2026-04-17T16:05:20","date_gmt":"2026-04-17T09:05:20","guid":{"rendered":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/?p=7824"},"modified":"2026-04-17T16:05:21","modified_gmt":"2026-04-17T09:05:21","slug":"jurusan-ti-pnp-gelar-rapat-bulanan-dosen-homebase-perkuat-kualitas-akademik-dan-solusi-berbasis-kolaborasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/2026\/04\/17\/jurusan-ti-pnp-gelar-rapat-bulanan-dosen-homebase-perkuat-kualitas-akademik-dan-solusi-berbasis-kolaborasi\/","title":{"rendered":"Jurusan TI PNP Gelar Rapat Bulanan Dosen Homebase, Perkuat Kualitas Akademik dan Solusi Berbasis Kolaborasi"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Padang, 17 April 2026<\/strong> \u2013 Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang kembali melaksanakan rapat bulanan bersama dosen homebase sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar (PBM) dan tata kelola akademik. Pada pertemuan kali ini, rapat diikuti oleh dosen homebase Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) dan Program Studi Animasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (17\/4) melalui daring ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan akademik yang telah berjalan sekaligus merumuskan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Rapat dilaksanakan secara terstruktur dan kolaboratif, melibatkan unsur pimpinan jurusan dan program studi, mulai dari jam 14.00 s.d 15.30 WIB.<\/p>\n\n\n\n<p>Rapat dibuka oleh Sekretaris Jurusan, Humaira yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antar dosen dalam menjaga kualitas akademik serta memastikan setiap proses pembelajaran berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, masing-masing Ketua Program Studi (Indri Rahmayuni dan Taufik Gusman) menyampaikan laporan terkait kondisi PBM dan aktivitas akademik yang sedang berjalan. Laporan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kehadiran mahasiswa, kedisiplinan dosen dalam mengajar, hingga dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan perkuliahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa isu yang menjadi perhatian dalam laporan tersebut antara lain terkait tingkat kehadiran mahasiswa, implementasi Surat Peringatan (SP), kedisiplinan dosen terhadap jadwal perkuliahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, turut dibahas berbagai isu non-akademik yang berdampak pada suasana pembelajaran, seperti tata krama mahasiswa, etika berpakaian, serta masih adanya mahasiswa yang belum memahami secara utuh peraturan akademik yang berlaku di jurusan.<\/p>\n\n\n\n<p>Permasalahan lain yang juga menjadi fokus adalah terkait nilai mahasiswa, mekanisme penulisan karya ilmiah, serta kejelasan implementasi format Tugas Akhir (TA) yang akan diberlakukan. Hal ini menjadi penting untuk memastikan standar akademik yang seragam dan berkualitas di seluruh program studi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak kalah penting, rapat juga menyoroti pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen, sebagai bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang harus terus diperkuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah sesi laporan, rapat dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan, Yuhefizar, yang mengarahkan diskusi pada pencarian solusi konkret atas berbagai kendala yang telah diidentifikasi. Pendekatan yang digunakan menekankan pada kolaborasi, keterbukaan, dan komitmen bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam arahannya, Yuhefizar menyampaikan bahwa saat ini fokus utama pimpinan jurusan adalah membangun jurusan yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa karir dosen dapat berkembang dengan baik dalam lingkungan kerja yang kondusif dan produktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya akademik yang sehat dengan mengedepankan nilai saling menghargai, saling menghormati, serta menjunjung tinggi prinsip husnuzhon dalam setiap interaksi di lingkungan jurusan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dosen tidak boleh hanya berperan sebagai pengajar semata, tetapi harus memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa, sesama dosen, serta pengembangan jurusan dan institusi secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Aspek disiplin juga menjadi perhatian utama, khususnya terkait kehadiran dan penyelesaian perkuliahan. Menurutnya, disiplin dosen merupakan cerminan langsung dari kualitas jurusan di mata mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam konteks pembelajaran, Yuhefizar menegaskan pentingnya peningkatan kualitas materi ajar, metode pembelajaran yang interaktif, serta evaluasi yang objektif guna memastikan ketercapaian kompetensi mahasiswa sesuai dengan prinsip outcome-based education.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga kembali mengingatkan pentingnya implementasi Tridharma Perguruan Tinggi secara seimbang, serta internalisasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap aktivitas dosen, baik dalam pengajaran maupun pelayanan akademik.<\/p>\n\n\n\n<p>Menutup arahannya, Yuhefizar mengajak seluruh dosen untuk bersama-sama memperkuat implementasi berbagai instrumen pendukung akademik seperti Buku SIKAP dan Buku Bimbingan Penasehat Akademik (PA),  sebagai bagian dari sistem pembinaan mahasiswa yang terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui rapat bulanan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, peningkatan koordinasi, serta lahirnya solusi-solusi strategis yang mampu mendorong peningkatan kualitas akademik di Jurusan Teknologi Informasi secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen jurusan dalam menjaga mutu pendidikan tinggi vokasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa serta profesionalisme dosen.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Padang, 17 April 2026 \u2013 Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang kembali melaksanakan rapat bulanan bersama dosen homebase sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar (PBM) dan tata kelola akademik. Pada pertemuan kali ini, rapat diikuti oleh dosen homebase Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) dan Program Studi Animasi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (17\/4) melalui daring ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan akademik yang telah berjalan sekaligus merumuskan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Rapat dilaksanakan secara terstruktur dan kolaboratif, melibatkan unsur pimpinan jurusan dan program studi, mulai dari jam 14.00 s.d 15.30 WIB. Rapat dibuka oleh Sekretaris Jurusan, Humaira yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antar dosen dalam menjaga kualitas akademik serta memastikan setiap proses pembelajaran berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Selanjutnya, masing-masing Ketua Program Studi (Indri Rahmayuni dan Taufik Gusman) menyampaikan laporan terkait kondisi PBM dan aktivitas akademik yang sedang berjalan. Laporan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kehadiran mahasiswa, kedisiplinan dosen dalam mengajar, hingga dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan perkuliahan. Beberapa isu yang menjadi perhatian dalam laporan tersebut antara lain terkait tingkat kehadiran mahasiswa, implementasi Surat Peringatan (SP), kedisiplinan dosen terhadap jadwal perkuliahan. Selain itu, turut dibahas berbagai isu non-akademik yang berdampak pada suasana pembelajaran, seperti tata krama mahasiswa, etika berpakaian, serta masih adanya mahasiswa yang belum memahami secara utuh peraturan akademik yang berlaku di jurusan. Permasalahan lain yang juga menjadi fokus adalah terkait nilai mahasiswa, mekanisme penulisan karya ilmiah, serta kejelasan implementasi format Tugas Akhir (TA) yang akan diberlakukan. Hal ini menjadi penting untuk memastikan standar akademik yang seragam dan berkualitas di seluruh program studi. Tidak kalah penting, rapat juga menyoroti pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen, sebagai bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang harus terus diperkuat. Setelah sesi laporan, rapat dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan, Yuhefizar, yang mengarahkan diskusi pada pencarian solusi konkret atas berbagai kendala yang telah diidentifikasi. Pendekatan yang digunakan menekankan pada kolaborasi, keterbukaan, dan komitmen bersama. Dalam arahannya, Yuhefizar menyampaikan bahwa saat ini fokus utama pimpinan jurusan adalah membangun jurusan yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa karir dosen dapat berkembang dengan baik dalam lingkungan kerja yang kondusif dan produktif. Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya akademik yang sehat dengan mengedepankan nilai saling menghargai, saling menghormati, serta menjunjung tinggi prinsip husnuzhon dalam setiap interaksi di lingkungan jurusan. Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dosen tidak boleh hanya berperan sebagai pengajar semata, tetapi harus memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa, sesama dosen, serta pengembangan jurusan dan institusi secara keseluruhan. Aspek disiplin juga menjadi perhatian utama, khususnya terkait kehadiran dan penyelesaian perkuliahan. Menurutnya, disiplin dosen merupakan cerminan langsung dari kualitas jurusan di mata mahasiswa. Dalam konteks pembelajaran, Yuhefizar menegaskan pentingnya peningkatan kualitas materi ajar, metode pembelajaran yang interaktif, serta evaluasi yang objektif guna memastikan ketercapaian kompetensi mahasiswa sesuai dengan prinsip outcome-based education. Ia juga kembali mengingatkan pentingnya implementasi Tridharma Perguruan Tinggi secara seimbang, serta internalisasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap aktivitas dosen, baik dalam pengajaran maupun pelayanan akademik. Menutup arahannya, Yuhefizar mengajak seluruh dosen untuk bersama-sama memperkuat implementasi berbagai instrumen pendukung akademik seperti Buku SIKAP dan Buku Bimbingan Penasehat Akademik (PA), sebagai bagian dari sistem pembinaan mahasiswa yang terintegrasi. Melalui rapat bulanan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, peningkatan koordinasi, serta lahirnya solusi-solusi strategis yang mampu mendorong peningkatan kualitas akademik di Jurusan Teknologi Informasi secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen jurusan dalam menjaga mutu pendidikan tinggi vokasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa serta profesionalisme dosen.<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":7825,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16,82],"tags":[],"class_list":["post-7824","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-academic","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7824"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7824\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7826,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7824\/revisions\/7826"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}