{"id":7747,"date":"2026-04-09T17:53:41","date_gmt":"2026-04-09T10:53:41","guid":{"rendered":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/?p=7747"},"modified":"2026-04-09T18:10:13","modified_gmt":"2026-04-09T11:10:13","slug":"rapat-maraton-hybrid-jurusan-ti-politeknik-negeri-padang-kunci-arah-strategis-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/2026\/04\/09\/rapat-maraton-hybrid-jurusan-ti-politeknik-negeri-padang-kunci-arah-strategis-2026\/","title":{"rendered":"Rapat Maraton Hybrid sebagai Upaya Konsolidasi Tata Kelola Akademik Jurusan TI Politeknik Negeri Padang"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<p><strong>Padang<\/strong> \u2014 Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Yuhefizar, menggelar rangkaian rapat maraton pada Kamis (9\/4\/2026) untuk membahas berbagai isu strategis sekaligus memastikan kesiapan jurusan menghadapi agenda penting dalam waktu dekat.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Rapat yang berlangsung sepanjang hari tersebut melibatkan pimpinan jurusan serta dosen-dosen terkait, dengan fokus pada penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kualitas pembelajaran.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan secara <strong>hybrid<\/strong>, yang tidak hanya diikuti secara langsung di kampus utama, tetapi juga dihadiri secara daring oleh para Koordinator Program Studi dari lokasi kampus di Pelalawan, Tanah Datar, dan Solok Selatan. Keterlibatan lintas lokasi ini memperkuat koordinasi dan keseragaman kebijakan di seluruh lingkungan Jurusan Teknologi Informasi.<\/p>\n<p><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/12-1024x576.jpeg\" alt=\"\" width=\"900\" height=\"506\" \/><\/p>\n<p><\/p>\n<p>Agenda diawali dengan rapat rutin mingguan struktural pimpinan jurusan yang secara khusus mengulas dinamika yang terjadi dalam satu pekan terakhir. Berbagai persoalan yang muncul dibahas secara terbuka untuk segera dicarikan solusi yang tepat dan terukur.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Tak hanya itu, rapat juga menyoroti pentingnya optimalisasi peran PIC kerja sama di lingkungan jurusan. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan setiap program kolaborasi memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1111-1024x576.jpeg\" alt=\"\" width=\"900\" height=\"506\" \/><\/p>\n<p><\/p>\n<p>Isu kedisiplinan dosen dalam perkuliahan turut menjadi perhatian serius. Evaluasi tingkat kehadiran dosen dilakukan sebagai bentuk komitmen jurusan dalam menjaga mutu proses pembelajaran.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Selain itu, koordinasi dengan koordinator Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) jurusan juga diperkuat guna mendorong peningkatan partisipasi dan prestasi mahasiswa di tingkat PNP, nasional maupun internasional.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Penguatan peran Penasihat Akademik (PA) menjadi salah satu poin strategis yang dibahas. Jurusan menilai bahwa PA memiliki peran vital dalam mendampingi mahasiswa, khususnya dalam mengatasi berbagai tantangan akademik ataupun non akademik.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Rapat juga melibatkan tim pelaksana berbagai kegiatan jurusan tahun 2026. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan setiap program memiliki arah yang jelas, terencana dengan baik, dan dapat dieksekusi secara maksimal.<\/p>\n<p><\/p>\n<blockquote class=\"is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><\/p>\n<p><strong>\u201cRapat ini bukan sekadar rutinitas, tetapi forum strategis untuk memastikan seluruh program berjalan terarah, terukur, dan berdampak nyata,\u201d<\/strong> tegas Yuhefizar.<\/p>\n<p><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula evaluasi pelaksanaan <strong>Buku SIKAP<\/strong> (Softskill bagian Integral dan Kegiatan Akademik da Profesional), yang telah memasuki minggu ke-6. Evaluasi ini difokuskan pada konsistensi penerapan nilai-nilai karakter dan kedisiplinan mahasiswa.<\/p>\n<p><\/p>\n<blockquote class=\"is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><\/p>\n<p><strong>\u201cBuku SIKAP adalah instrumen pembinaan karakter. Keberhasilannya sangat bergantung pada komitmen dan konsistensi seluruh pihak,\u201d<\/strong> lanjutnya.<\/p>\n<p><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/sikap.png\" alt=\"\" width=\"593\" height=\"400\" \/><\/p>\n<p>Rangkaian rapat ini menjadi langkah konkret Jurusan Teknologi Informasi dalam memperkuat sistem tata kelola akademik yang adaptif, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika yang berkembang, termasuk koordinasi lintas lokasi kampus.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Dengan berbagai langkah strategis tersebut, jurusan optimistis dapat menjaga kualitas pembelajaran sekaligus membangun budaya akademik yang lebih disiplin, profesional, dan berdaya saing.<\/p>\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Padang \u2014 Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Yuhefizar, menggelar rangkaian rapat maraton pada Kamis (9\/4\/2026) untuk membahas berbagai isu strategis sekaligus memastikan kesiapan jurusan menghadapi agenda penting dalam waktu dekat. Rapat yang berlangsung sepanjang hari tersebut melibatkan pimpinan jurusan serta dosen-dosen terkait, dengan fokus pada penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kualitas pembelajaran. Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yang tidak hanya diikuti secara langsung di kampus utama, tetapi juga dihadiri secara daring oleh para Koordinator Program Studi dari lokasi kampus di Pelalawan, Tanah Datar, dan Solok Selatan. Keterlibatan lintas lokasi ini memperkuat koordinasi dan keseragaman kebijakan di seluruh lingkungan Jurusan Teknologi Informasi. Agenda diawali dengan rapat rutin mingguan struktural pimpinan jurusan yang secara khusus mengulas dinamika yang terjadi dalam satu pekan terakhir. Berbagai persoalan yang muncul dibahas secara terbuka untuk segera dicarikan solusi yang tepat dan terukur. Tak hanya itu, rapat juga menyoroti pentingnya optimalisasi peran PIC kerja sama di lingkungan jurusan. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan setiap program kolaborasi memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi. Isu kedisiplinan dosen dalam perkuliahan turut menjadi perhatian serius. Evaluasi tingkat kehadiran dosen dilakukan sebagai bentuk komitmen jurusan dalam menjaga mutu proses pembelajaran. Selain itu, koordinasi dengan koordinator Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) jurusan juga diperkuat guna mendorong peningkatan partisipasi dan prestasi mahasiswa di tingkat PNP, nasional maupun internasional. Penguatan peran Penasihat Akademik (PA) menjadi salah satu poin strategis yang dibahas. Jurusan menilai bahwa PA memiliki peran vital dalam mendampingi mahasiswa, khususnya dalam mengatasi berbagai tantangan akademik ataupun non akademik. \u00a0 Rapat juga melibatkan tim pelaksana berbagai kegiatan jurusan tahun 2026. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan setiap program memiliki arah yang jelas, terencana dengan baik, dan dapat dieksekusi secara maksimal. \u201cRapat ini bukan sekadar rutinitas, tetapi forum strategis untuk memastikan seluruh program berjalan terarah, terukur, dan berdampak nyata,\u201d tegas Yuhefizar. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula evaluasi pelaksanaan Buku SIKAP (Softskill bagian Integral dan Kegiatan Akademik da Profesional), yang telah memasuki minggu ke-6. Evaluasi ini difokuskan pada konsistensi penerapan nilai-nilai karakter dan kedisiplinan mahasiswa. \u201cBuku SIKAP adalah instrumen pembinaan karakter. Keberhasilannya sangat bergantung pada komitmen dan konsistensi seluruh pihak,\u201d lanjutnya. Rangkaian rapat ini menjadi langkah konkret Jurusan Teknologi Informasi dalam memperkuat sistem tata kelola akademik yang adaptif, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika yang berkembang, termasuk koordinasi lintas lokasi kampus. Dengan berbagai langkah strategis tersebut, jurusan optimistis dapat menjaga kualitas pembelajaran sekaligus membangun budaya akademik yang lebih disiplin, profesional, dan berdaya saing.<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":7748,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-7747","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7747","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7747"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7747\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7757,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7747\/revisions\/7757"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7748"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}