{"id":20835,"date":"2026-06-22T07:36:39","date_gmt":"2026-06-22T00:36:39","guid":{"rendered":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/?p=20835"},"modified":"2026-06-22T07:44:08","modified_gmt":"2026-06-22T00:44:08","slug":"minggu-ke-15-implementasi-buku-sikap-saatnya-nilai-nilai-karakter-menjadi-kebiasaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/2026\/06\/22\/minggu-ke-15-implementasi-buku-sikap-saatnya-nilai-nilai-karakter-menjadi-kebiasaan\/","title":{"rendered":"Minggu Ke-15 Implementasi Buku SIKAP: Saatnya Nilai-Nilai Karakter Menjadi Kebiasaan\u201d"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"20835\" class=\"elementor elementor-20835\">\n\t\t\t\t\t\t<section data-aos-once=\"true\" class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-48b635bf elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default wpr-particle-no wpr-jarallax-no wpr-parallax-no wpr-sticky-section-no wpr-column-slider-no wpr-equal-height-no\" data-id=\"48b635bf\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div data-aos-once=\"true\" class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-37fe3e99\" data-id=\"37fe3e99\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div data-aos-once=\"true\" class=\"elementor-element elementor-element-6cc25b5f elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"6cc25b5f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-20837 alignnone\" src=\"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/header.png\" alt=\"\" width=\"568\" height=\"304\" srcset=\"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/header.png 568w, https:\/\/ti.pnp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/header-300x161.png 300w\" sizes=\"(max-width: 568px) 100vw, 568px\" \/><\/p>\n<p><strong>Padang<\/strong>, 22 Juni 2026 \u2013 Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang kembali melaksanakan implementasi Buku SIKAP (Soft Skill: bagian Integral dari Karakter Akademis dan Profesional) pada minggu ke-15 dengan mengangkat tema <strong>\u201cInternalisasi dan Konsistensi Karakter\u201d<\/strong>.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tema ini dipilih sebagai bentuk penguatan terhadap berbagai nilai dan soft skill yang telah dipelajari mahasiswa selama satu semester melalui program Buku SIKAP. Setelah mempelajari berbagai aspek seperti kejujuran, integritas, disiplin, komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, kreativitas, adaptasi, hingga ketangguhan mental, mahasiswa diajak untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai tersebut telah menjadi bagian dari karakter dan kebiasaan sehari-hari.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Jurusan Teknologi Informasi, <strong>Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom<\/strong>, menyampaikan bahwa tujuan utama Buku SIKAP bukan sekadar memberikan pemahaman mengenai soft skill, tetapi mendorong mahasiswa untuk menginternalisasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan akademik maupun kehidupan bermasyarakat.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Karakter tidak dibangun oleh satu keputusan besar, tetapi oleh ribuan keputusan kecil yang diambil setiap hari. Karena itu, tantangan sesungguhnya bukan memahami nilai-nilai SIKAP, melainkan menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari,&#8221;<\/em> ujarnya.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui reminder yang disampaikan kepada mahasiswa, Jurusan TI mengajak seluruh mahasiswa untuk melakukan refleksi diri terkait berbagai nilai yang telah dipelajari selama satu semester. Mahasiswa didorong untuk tetap menjaga kejujuran meskipun tidak ada yang mengawasi, tetap disiplin meskipun tidak ada yang mengingatkan, tetap bertanggung jawab ketika menghadapi kesulitan, serta tetap rendah hati ketika memperoleh keberhasilan.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain kepada mahasiswa, Jurusan TI juga menyampaikan reminder kepada seluruh dosen untuk memperkuat proses internalisasi karakter melalui keteladanan dalam kegiatan pembelajaran. Dosen diharapkan tidak hanya menjadi penyampai ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi <em>role model<\/em> dalam membangun budaya akademik yang positif.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pesan yang disampaikan kepada dosen, ditegaskan bahwa mahasiswa mungkin tidak selalu mengingat seluruh materi yang diajarkan, tetapi mereka akan mengingat bagaimana dosen bersikap, berinteraksi, menghargai orang lain, menghadapi tantangan, serta menjalankan tanggung jawab sebagai pendidik.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Implementasi minggu ke-15 ini menjadi fase penting dalam perjalanan Buku SIKAP karena menekankan bahwa keberhasilan program tidak diukur dari banyaknya materi yang telah disampaikan atau jumlah lembar refleksi yang telah diisi, melainkan dari sejauh mana nilai-nilai tersebut hidup dalam perilaku dan budaya akademik sehari-hari.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui program ini, Jurusan Teknologi Informasi berharap nilai-nilai yang telah dipelajari selama satu semester dapat terus menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam belajar, berorganisasi, bekerja, dan bermasyarakat.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai penutup, Jurusan TI mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya karakter yang telah dibangun melalui implementasi Buku SIKAP.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>\u201cNilai-nilai SIKAP tidak berhenti pada buku, tetapi harus hidup dalam budaya akademik sehari-hari.\u201d<\/strong><\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program Buku SIKAP merupakan salah satu inovasi Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang dalam mengintegrasikan pengembangan soft skill ke dalam proses pendidikan guna menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Berakhlak Mulia, Berpikir Akademis, dan Bertindak Profesional.<\/strong><\/p>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Padang, 22 Juni 2026 \u2013 Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang kembali melaksanakan implementasi Buku SIKAP (Soft Skill: bagian Integral dari Karakter Akademis dan Profesional) pada minggu ke-15 dengan mengangkat tema \u201cInternalisasi dan Konsistensi Karakter\u201d. Tema ini dipilih sebagai bentuk penguatan terhadap berbagai nilai dan soft skill yang telah dipelajari mahasiswa selama satu semester melalui program Buku SIKAP. Setelah mempelajari berbagai aspek seperti kejujuran, integritas, disiplin, komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, kreativitas, adaptasi, hingga ketangguhan mental, mahasiswa diajak untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai tersebut telah menjadi bagian dari karakter dan kebiasaan sehari-hari. Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom, menyampaikan bahwa tujuan utama Buku SIKAP bukan sekadar memberikan pemahaman mengenai soft skill, tetapi mendorong mahasiswa untuk menginternalisasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan akademik maupun kehidupan bermasyarakat. &#8220;Karakter tidak dibangun oleh satu keputusan besar, tetapi oleh ribuan keputusan kecil yang diambil setiap hari. Karena itu, tantangan sesungguhnya bukan memahami nilai-nilai SIKAP, melainkan menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; ujarnya. Melalui reminder yang disampaikan kepada mahasiswa, Jurusan TI mengajak seluruh mahasiswa untuk melakukan refleksi diri terkait berbagai nilai yang telah dipelajari selama satu semester. Mahasiswa didorong untuk tetap menjaga kejujuran meskipun tidak ada yang mengawasi, tetap disiplin meskipun tidak ada yang mengingatkan, tetap bertanggung jawab ketika menghadapi kesulitan, serta tetap rendah hati ketika memperoleh keberhasilan. Selain kepada mahasiswa, Jurusan TI juga menyampaikan reminder kepada seluruh dosen untuk memperkuat proses internalisasi karakter melalui keteladanan dalam kegiatan pembelajaran. Dosen diharapkan tidak hanya menjadi penyampai ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi role model dalam membangun budaya akademik yang positif. Dalam pesan yang disampaikan kepada dosen, ditegaskan bahwa mahasiswa mungkin tidak selalu mengingat seluruh materi yang diajarkan, tetapi mereka akan mengingat bagaimana dosen bersikap, berinteraksi, menghargai orang lain, menghadapi tantangan, serta menjalankan tanggung jawab sebagai pendidik. Implementasi minggu ke-15 ini menjadi fase penting dalam perjalanan Buku SIKAP karena menekankan bahwa keberhasilan program tidak diukur dari banyaknya materi yang telah disampaikan atau jumlah lembar refleksi yang telah diisi, melainkan dari sejauh mana nilai-nilai tersebut hidup dalam perilaku dan budaya akademik sehari-hari. Melalui program ini, Jurusan Teknologi Informasi berharap nilai-nilai yang telah dipelajari selama satu semester dapat terus menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam belajar, berorganisasi, bekerja, dan bermasyarakat. Sebagai penutup, Jurusan TI mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya karakter yang telah dibangun melalui implementasi Buku SIKAP. \u201cNilai-nilai SIKAP tidak berhenti pada buku, tetapi harus hidup dalam budaya akademik sehari-hari.\u201d Program Buku SIKAP merupakan salah satu inovasi Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang dalam mengintegrasikan pengembangan soft skill ke dalam proses pendidikan guna menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Berakhlak Mulia, Berpikir Akademis, dan Bertindak Profesional.<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":20837,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16,82],"tags":[],"class_list":["post-20835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-academic","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20835"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20835\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20849,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20835\/revisions\/20849"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}