{"id":20485,"date":"2026-08-01T09:01:28","date_gmt":"2026-08-01T02:01:28","guid":{"rendered":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/?p=20485"},"modified":"2026-08-01T09:08:17","modified_gmt":"2026-08-01T02:08:17","slug":"jurusan-ti-pnp-perkuat-peran-penasehat-akademik-untuk-membangun-budaya-pembinaan-mahasiswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/2026\/08\/01\/jurusan-ti-pnp-perkuat-peran-penasehat-akademik-untuk-membangun-budaya-pembinaan-mahasiswa\/","title":{"rendered":"Jurusan TI PNP Perkuat Peran Penasehat Akademik untuk Membangun Budaya Pembinaan Mahasiswa"},"content":{"rendered":"\t\t
\n\t\t\t\t
\n\t\t\t\t\t
\n\t\t\t\t
\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\n

Padang, 31 Juli 2026<\/strong> \u2013 Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar kegiatan pengarahan secara daring kepada seluruh Penasehat Akademik (PA) dengan tema “Evaluasi Pelaksanaan Kompensasi Semester Genap Tahun Akademik 2025\/2026 dan Penguatan Peran Penasehat Akademik”<\/strong>. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya pembinaan mahasiswa yang lebih humanis, preventif, dan berorientasi pada pengembangan karakter.<\/p>\n\n

Dalam arahannya, Ketua Jurusan menegaskan bahwa Penasehat Akademik tidak lagi dipandang hanya sebagai pihak yang mengurus administrasi atau memberikan tanda tangan berbagai dokumen akademik. Lebih dari itu, PA merupakan mentor, pembimbing, sekaligus “orang tua” mahasiswa di kampus yang memiliki peran strategis dalam mendeteksi persoalan mahasiswa sejak dini. Keberhasilan seorang PA bukan diukur dari banyaknya mahasiswa yang dibimbing, tetapi dari kualitas perkembangan mahasiswa yang didampinginya.<\/p>\n\n

Pengarahan tersebut diawali dengan pemaparan hasil evaluasi pelaksanaan kompensasi mahasiswa Semester Genap 2025\/2026. Data menunjukkan bahwa masih cukup tinggi mahasiswa menjalani kompensasi. Meski demikian, evaluasi ini tidak dimaksudkan sebagai bentuk penilaian semata, melainkan sebagai dasar untuk menyusun strategi pembinaan yang lebih efektif. Jurusan juga mengidentifikasi bahwa sebagian besar mahasiswa hanya memiliki beban kompensasi ringan, sementara hanya 22 mahasiswa yang memerlukan perhatian khusus karena memiliki beban kompensasi di atas 100 jam.<\/p>\n

\"\"<\/p>\n\n

Berdasarkan analisis tersebut, Jurusan Teknologi Informasi menetapkan empat fokus utama tindak lanjut, yaitu memberikan perhatian lebih kepada program studi dengan tingkat kompensasi tertinggi, memperkuat pendampingan mahasiswa tingkat pertama dan kedua, melakukan pendekatan personal terhadap mahasiswa dengan kasus berat, serta meningkatkan pemantauan kehadiran mahasiswa secara berkala oleh Penasehat Akademik. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka ketidakhadiran mahasiswa pada semester-semester berikutnya.<\/p>\n\n

Dalam kegiatan tersebut juga disepakati masa penyelesaian kompensasi mahasiswa diperpanjang hingga tanggal 7 Agustus 2026, sehingga PA masih dapat memaksimalkan fungsi pembinaan atas mahasiswanya. Mahasiswa yang telah menyelesaikan pelaksanaan kompensasi dapat mengurus surat bebas kompensasi dan selanjutnya dapat melakukan registrasi untuk semester depan.<\/p>\n\n

Selain mengevaluasi disiplin kehadiran mahasiswa, kegiatan ini juga memperkenalkan paradigma baru mengenai peran Penasehat Akademik di era saat ini. Berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa, seperti tekanan ekonomi, masalah keluarga, kesehatan mental, kecanduan media sosial maupun game, hingga menurunnya motivasi belajar, menuntut PA untuk lebih proaktif membangun komunikasi dan melakukan deteksi dini sebelum permasalahan berkembang lebih besar.<\/p>\n\n

Jurusan juga menekankan pentingnya membangun kedekatan personal antara PA dan mahasiswa. Seorang PA diharapkan mengenal latar belakang, kondisi keluarga, tempat tinggal, cita-cita, aktivitas organisasi, hingga kondisi psikologis mahasiswa agar tercipta hubungan yang lebih terbuka. Dengan demikian, mahasiswa akan lebih nyaman menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi selama menjalani perkuliahan.<\/p>\n\n

Dalam mendukung proses pembinaan tersebut, Jurusan Teknologi Informasi telah memiliki berbagai instrumen yang saling melengkapi, antara lain Buku SIKAP<\/strong> sebagai media pembentukan karakter mahasiswa, Program SapaTI<\/strong> sebagai kanal aspirasi civitas akademika, serta mekanisme penyelesaian persoalan secara bertingkat mulai dari Penasehat Akademik, Koordinator Program Studi, hingga Ketua Jurusan. Kehadiran ekosistem ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan akademik yang kondusif sekaligus responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.<\/p>\n\n

Ketua Jurusan juga mengajak seluruh Penasehat Akademik untuk tidak hanya berperan ketika mahasiswa mengalami masalah, tetapi juga menjadi motor penggerak berbagai prestasi mahasiswa melalui pendampingan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), KMIPN, PORSENI, sertifikasi profesi, penelitian, magang industri, hingga pengembangan startup. PA diharapkan mampu menjadi inspirator yang mendorong mahasiswa mengembangkan potensi terbaiknya.<\/p>\n\n

Mengakhiri kegiatan tersebut, Dr. Yuhefizar menyampaikan bahwa bagi sebagian mahasiswa, sosok Penasehat Akademik merupakan figur yang paling dikenang selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Oleh karena itu, amanah sebagai PA tidak hanya sebatas menjalankan kewajiban administratif, melainkan menjadi pendamping yang hadir ketika mahasiswa membutuhkan arahan, motivasi, dan solusi.<\/p>\n\n

\n

“PA Hadir, Mahasiswa Tumbuh.”<\/em> Kalimat tersebut menjadi semangat bersama Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam membangun budaya pembinaan mahasiswa yang lebih kuat, sehingga mahasiswa tidak hanya berhasil menyelesaikan studi, tetapi juga berkembang menjadi lulusan yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.<\/p>\n<\/blockquote>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

Padang, 31 Juli 2026 \u2013 Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar kegiatan pengarahan secara daring kepada seluruh Penasehat Akademik (PA) dengan tema “Evaluasi Pelaksanaan Kompensasi Semester Genap Tahun Akademik 2025\/2026 dan Penguatan Peran Penasehat Akademik”. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., ini menjadi momentum untuk […]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20486,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,38],"tags":[],"class_list":["post-20485","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akademik","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20485","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20485"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20485\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20492,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20485\/revisions\/20492"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20486"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20485"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20485"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ti.pnp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20485"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}