Website Jurusan Teknologi Informasi https://ti.pnp.ac.id Stepping Stone To The International Journey Wed, 22 Jul 2026 15:51:40 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://ti.pnp.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/cropped-Logo-tekinfo-32x32.png Website Jurusan Teknologi Informasi https://ti.pnp.ac.id 32 32 Budaya Riset Jurusan TI PNP Kian Menguat, Harfebi Fryonanda Publikasikan Artikel di Jurnal Springer Scopus Q1 https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/22/budaya-riset-jurusan-ti-pnp-kian-menguat-harfebi-fryonanda-publikasikan-artikel-di-jurnal-springer-scopus-q1/ https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/22/budaya-riset-jurusan-ti-pnp-kian-menguat-harfebi-fryonanda-publikasikan-artikel-di-jurnal-springer-scopus-q1/#respond Wed, 22 Jul 2026 15:51:39 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=20415 Padang, 22 Juli 2026 – Budaya riset dan publikasi internasional di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) terus menunjukkan tren yang menggembirakan. Setelah sebelumnya Ir. Rahmat Hidayat, S.T., M.Sc.IT., Ph.D. berhasil mempublikasikan artikel pada jurnal internasional bereputasi Scopus Quartile 1 (Q1), kini capaian serupa kembali diraih oleh Harfebi Fryonanda, M.Kom., dosen Jurusan Teknologi Informasi PNP, yang berhasil menerbitkan artikel ilmiahnya pada jurnal Quality & Quantity, jurnal internasional terbitan Springer Nature yang terindeks Scopus Q1 dengan SCImago Journal Rank (SJR) 0.828.

Artikel berjudul “Towards Value-Based Digital Governance: A Systematic Literature Review and Integrative Meta-Framework for E-Government Success Assessment (2017–2026)” tersebut menjadi bukti nyata komitmen dosen Jurusan Teknologi Informasi PNP dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang tata kelola pemerintahan digital (e-government).

Menjawab Tantangan Transformasi Digital Pemerintahan

Transformasi digital telah menjadi agenda strategis berbagai negara dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, hingga saat ini, pengukuran keberhasilan implementasi electronic government (e-government) masih menggunakan beragam pendekatan yang bersifat parsial dan belum mampu memberikan gambaran yang utuh mengenai nilai yang dihasilkan bagi masyarakat maupun institusi pemerintah.

Berangkat dari kondisi tersebut, Harfebi melakukan penelitian melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang mengikuti standar PRISMA 2020. Penelitian ini menganalisis secara komprehensif 3.091 artikel penelitian dan 172 artikel tinjauan (review articles) yang terindeks dalam basis data Scopus sepanjang periode 2017–2026. Untuk meningkatkan akurasi analisis terhadap ribuan publikasi tersebut, penelitian memanfaatkan kombinasi text mining, bibliometric analysis, dan pemetaan konseptual secara otomatis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian mengenai keberhasilan e-government selama ini masih didominasi oleh model-model perilaku pengguna, seperti Technology Acceptance Model (TAM) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), serta berbagai kerangka kematangan organisasi (maturity framework). Meskipun model-model tersebut telah memberikan kontribusi penting, penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar masih berorientasi pada aspek teknologi dan belum sepenuhnya mengakomodasi nilai publik yang dihasilkan.

Selain itu, penelitian juga mengidentifikasi adanya “metropolitan bias”, yaitu kecenderungan penelitian yang lebih banyak berfokus pada implementasi e-government di wilayah perkotaan, sementara dinamika transformasi digital pada tingkat desa dan wilayah perdesaan masih relatif minim mendapat perhatian. Aspek keberlanjutan (sustainability) juga dinilai belum menjadi indikator utama dalam berbagai model evaluasi yang ada.

Menghadirkan Kerangka Evaluasi yang Lebih Komprehensif

Sebagai kontribusi ilmiah, penelitian ini berhasil menyusun taksonomi model evaluasi e-government yang telah berkembang selama satu dekade terakhir, sekaligus menawarkan sebuah kerangka evaluasi terpadu enam dimensi yang mengintegrasikan paradigma Technology–Organization–Environment (TOE) dengan konsep Public Value, yang kemudian dikenal sebagai TOE-PV Framework.

Kerangka tersebut menggabungkan enam perspektif utama, yaitu: Dimensi teknologi; Dimensi organisasi; Dimensi sosial; Dimensi kelembagaan; Dimensi kualitas layanan publik; Dimensi keberlanjutan (sustainability).

Melalui pendekatan tersebut, penelitian memperkenalkan paradigma baru “Value-Driven Digital Governance”, yaitu pendekatan tata kelola digital yang tidak lagi hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada penciptaan nilai publik, peningkatan kualitas layanan, ketahanan digital, serta keberlanjutan ekosistem pemerintahan digital.

Konsep ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi para peneliti, pembuat kebijakan, maupun praktisi pemerintahan dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi transformasi digital sektor publik secara lebih holistik.

Menempuh Studi Doktor di Universitas Diponegoro

Keberhasilan publikasi ini juga menjadi capaian penting dalam perjalanan akademik Harfebi Fryonanda, yang saat ini sedang menempuh Program Doktor di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang. Publikasi pada jurnal bereputasi internasional Scopus Q1 tersebut menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan penelitian yang tidak hanya memiliki kualitas akademik tinggi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan transformasi digital pemerintahan di era modern.

Capaian ini sekaligus memperlihatkan bahwa dosen-dosen Jurusan Teknologi Informasi PNP terus aktif membangun budaya riset yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan nyata di masyarakat.

Ketua Jurusan: Prestasi Ini Harus Menjadi Budaya Akademik

Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Harfebi Fryonanda.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Harfebi Fryonanda, M.Kom. atas keberhasilannya mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi Quality & Quantity terbitan Springer yang terindeks Scopus Q1. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan dedikasi dalam mengembangkan riset yang berkualitas. Kami turut berbangga karena karya ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi penulis, tetapi juga semakin memperkuat reputasi Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang di tingkat internasional.”

Beliau berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan produktivitas riset dan publikasi ilmiah.

“Saya berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi untuk terus membangun budaya akademik yang unggul. Mari kita jadikan penelitian sebagai ruang kolaborasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga semakin banyak dosen dan mahasiswa yang mampu menghasilkan karya ilmiah bereputasi internasional, membangun jejaring kolaborasi global, serta menghadirkan solusi inovatif bagi bangsa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.”

Secara khusus, beliau juga menyampaikan doa dan harapan bagi Harfebi Fryonanda agar senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menyelesaikan studi doktoralnya di Universitas Diponegoro, serta terus menghasilkan karya-karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan tata kelola digital di Indonesia maupun dunia.

Mengukuhkan Komitmen Menuju Jurusan Berkelas Dunia

Keberhasilan publikasi internasional yang diraih secara berkelanjutan oleh dosen-dosen Jurusan Teknologi Informasi PNP menunjukkan semakin kuatnya budaya penelitian di lingkungan jurusan. Prestasi ini menjadi bagian dari komitmen Jurusan Teknologi Informasi dalam mewujudkan tridarma perguruan tinggi yang berkualitas melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan semakin banyaknya karya ilmiah yang diterbitkan pada jurnal bereputasi internasional, Jurusan Teknologi Informasi PNP optimistis dapat terus meningkatkan reputasi akademik, memperluas kolaborasi riset global, serta memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan vokasi di bidang teknologi informasi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional.

]]>
https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/22/budaya-riset-jurusan-ti-pnp-kian-menguat-harfebi-fryonanda-publikasikan-artikel-di-jurnal-springer-scopus-q1/feed/ 0
Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi PNP Wakili LLDIKTI Wilayah X pada Final Pilmapres Nasional 2026 https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/21/mahasiswa-jurusan-teknologi-informasi-pnp-wakili-lldikti-wilayah-x-pada-final-pilmapres-nasional-2026/ https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/21/mahasiswa-jurusan-teknologi-informasi-pnp-wakili-lldikti-wilayah-x-pada-final-pilmapres-nasional-2026/#respond Tue, 21 Jul 2026 15:16:00 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=20332

Padang, 21 Juli 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP). Salah seorang mahasiswa terbaik Jurusan Teknologi Informasi, Miftahul Azzahra, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos sebagai Finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional Tahun 2026 kategori Program Diploma. Keberhasilan ini diraih setelah Miftah mampu melewati rangkaian seleksi yang sangat kompetitif, mulai dari tingkat perguruan tinggi, seleksi tingkat wilayah, hingga seleksi awal nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Berdasarkan Surat Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 2560/DST/B2/DT.01.00/2026 tanggal 10 Juli 2026, Miftahul Azzahra dinyatakan sebagai salah satu dari 19 finalis Program Diploma se-Indonesia yang berhak melanjutkan ke tahap penilaian nasional Pilmapres 2026. Tahap final akan dilaksanakan pada 4–8 Agustus 2026 di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Tangerang.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian yang sangat membanggakan karena sebelumnya Miftah telah berhasil melewati seleksi tingkat wilayah yang diselenggarakan di Jambi. Pada tahapan tersebut, Miftah mampu menyisihkan peserta-peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi di LLDIKTI Wilayah X (Sumatera Barat dan Jambi) hingga akhirnya dipercaya menjadi salah satu wakil wilayah pada ajang Pilmapres tingkat nasional.

Capaian ini memiliki makna yang sangat istimewa. Miftah tidak hanya membawa nama baik Jurusan Teknologi Informasi maupun Politeknik Negeri Padang, tetapi juga mengemban amanah sebagai wakil LLDIKTI Wilayah X untuk bersaing dengan mahasiswa-mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang memiliki kompetensi, karakter, kepemimpinan, serta daya saing yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Selasa, 21 Juli 2026, Miftahul Azzahra menemui Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang untuk menyampaikan secara langsung kabar bahagia tersebut sekaligus memohon doa dan dukungan menjelang keberangkatannya ke Jakarta pada awal Agustus mendatang guna mengikuti seluruh rangkaian penilaian tingkat nasional. Pertemuan tersebut menjadi momen penuh rasa syukur sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar Jurusan Teknologi Informasi.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Yuhefizar, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Miftah.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat kepada Miftahul Azzahra atas keberhasilannya melangkah hingga tingkat nasional pada ajang Pilmapres 2026. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan karena Miftah tidak hanya membawa nama baik Jurusan Teknologi Informasi dan Politeknik Negeri Padang, tetapi juga dipercaya mewakili LLDIKTI Wilayah X. Kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi memiliki kualitas, kompetensi, dan karakter yang mampu bersaing di tingkat nasional.”

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa vokasi mampu menunjukkan kapasitasnya di tingkat nasional apabila diberikan kesempatan, pembinaan, dan ruang untuk berkembang.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kemampuan komunikasi, inovasi, serta kontribusi nyata yang menjadi bagian penting dalam penilaian Pilmapres. Saya berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani mengikuti berbagai kompetisi maupun ajang prestasi.”

Selama menempuh pendidikan di Jurusan Teknologi Informasi, Miftah dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan berprestasi. Selain memiliki prestasi akademik yang baik, Miftah juga dipercaya sebagai Google Ambassador serta aktif menjadi talent dalam berbagai kegiatan promosi, edukasi, dan pengembangan teknologi. Kiprah tersebut mencerminkan konsistensinya dalam membangun kompetensi, memperluas jejaring, serta memberikan kontribusi positif di berbagai bidang.

Keberhasilan Miftah hingga menembus tingkat nasional tentu tidak diraih seorang diri. Di balik capaian tersebut terdapat dukungan, pembinaan, dan sinergi yang kuat antara mahasiswa, dosen pembimbing, jurusan, dan institusi. Untuk itu, Ketua Jurusan Teknologi Informasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen pembimbing yang dengan penuh dedikasi mendampingi Miftah sejak proses seleksi di tingkat perguruan tinggi, seleksi wilayah, hingga persiapan menghadapi penilaian nasional.

Apresiasi secara khusus juga disampaikan kepada Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Padang, Bapak Nasrullah, atas komitmen dan dukungan yang secara konsisten diberikan dalam membangun budaya prestasi mahasiswa di lingkungan Politeknik Negeri Padang.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Nasrullah selaku Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Padang. Beliau memiliki komitmen yang sangat kuat dalam mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi melalui berbagai kompetisi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Arahan, motivasi, dan dukungan yang beliau berikan kepada mahasiswa maupun dosen pembimbing telah melahirkan ekosistem pembinaan yang positif. Keberhasilan Miftah menembus Final Pilmapres Nasional merupakan salah satu buah dari sinergi yang terbangun dengan baik antara mahasiswa, dosen pembimbing, jurusan, dan institusi.”

Lebih lanjut, Ketua Jurusan berharap Miftah dapat memberikan penampilan terbaik pada tahapan nasional serta mengharumkan nama LLDIKTI Wilayah X, Politeknik Negeri Padang, dan Jurusan Teknologi Informasi.

“Kami semua mendoakan agar Miftah diberikan kesehatan, kemudahan, kepercayaan diri, dan hasil terbaik dalam setiap tahapan penilaian. Tampilkan kemampuan terbaik, nikmati setiap prosesnya, dan jadilah inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Apa pun hasil akhirnya nanti, keberhasilan hingga tahap nasional ini telah menjadi prestasi yang sangat membanggakan bagi kami semua.”

Keberhasilan Miftahul Azzahra menjadi finalis Pilmapres Nasional 2026 merupakan bukti bahwa budaya akademik yang unggul, pembinaan kemahasiswaan yang berkelanjutan, serta semangat untuk terus belajar dan berinovasi telah menjadi bagian dari ekosistem Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri, berani menerima tantangan, dan mengukir prestasi di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Seluruh keluarga besar Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang mengucapkan selamat dan sukses kepada Miftahul Azzahra. Semoga diberikan kelancaran dalam mengikuti Final Pilmapres Nasional 2026 dan berhasil meraih predikat Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional. Teruslah menginspirasi, berkarya, dan mengharumkan nama LLDIKTI Wilayah X, Politeknik Negeri Padang, serta Jurusan Teknologi Informasi.

]]>
https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/21/mahasiswa-jurusan-teknologi-informasi-pnp-wakili-lldikti-wilayah-x-pada-final-pilmapres-nasional-2026/feed/ 0
Jurusan Teknologi Informasi PNP Catat Partisipasi Terbanyak Kedua Nasional pada KMIPN VIII 2026 https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/21/jurusan-teknologi-informasi-pnp-catat-partisipasi-terbanyak-kedua-nasional-pada-kmipn-viii-2026/ https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/21/jurusan-teknologi-informasi-pnp-catat-partisipasi-terbanyak-kedua-nasional-pada-kmipn-viii-2026/#respond Tue, 21 Jul 2026 14:48:01 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=20325

Padang, 21 Juli 2026 – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Berdasarkan Laporan Hasil Pendaftaran Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VIII Tahun 2026, Politeknik Negeri Padang berhasil mencatatkan 61 tim peserta, menempatkan PNP sebagai perguruan tinggi dengan jumlah peserta terbanyak kedua di Indonesia, hanya berada sedikit di bawah Politeknik Negeri Batam . Capaian ini menjadi indikator kuat tumbuhnya budaya inovasi, kreativitas, dan semangat berkompetisi di kalangan mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi PNP.

KMIPN merupakan ajang kompetisi paling bergengsi bagi mahasiswa rumpun informatika di lingkungan politeknik se-Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan dalam menghasilkan solusi berbasis teknologi melalui berbagai kategori, mulai dari Cipta Inovasi Bidang TIK, Hackathon, Internet of Things (IoT), Pengembangan Aplikasi Permainan, E-Government, Keamanan Siber, Perancangan Bisnis Bidang TIK, hingga Animasi. Tahun ini, Grand Final KMIPN VIII akan diselenggarakan di Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) pada 9–11 September 2026, dengan mempertemukan karya-karya terbaik mahasiswa politeknik dari seluruh Indonesia.

Bagi Jurusan Teknologi Informasi PNP, tingginya jumlah tim yang berpartisipasi bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan semakin kuatnya budaya kompetisi yang terus dibangun di lingkungan jurusan. Mahasiswa tidak lagi hanya berorientasi pada penyelesaian perkuliahan, tetapi juga terdorong untuk mengembangkan inovasi, menghasilkan karya, serta menguji kemampuannya melalui kompetisi tingkat nasional.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Yuhefizar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme mahasiswa yang luar biasa dalam mengikuti KMIPN VIII.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga melihat semangat mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi dalam mengikuti KMIPN VIII Tahun 2026. Menjadi salah satu politeknik dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia bukan hanya menunjukkan kuantitas, tetapi juga mencerminkan tumbuhnya budaya inovasi, kreativitas, dan keberanian mahasiswa untuk bersaing di tingkat nasional. Budaya inilah yang terus kami bangun di Jurusan Teknologi Informasi.”

Beliau menegaskan bahwa keberanian untuk mengikuti kompetisi merupakan langkah awal menuju kesuksesan.

“Saya selalu meyakini bahwa keberanian untuk mendaftarkan karya dan mengikuti kompetisi nasional sudah merupakan sebuah kemenangan. Tidak semua mahasiswa memiliki keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan menantang dirinya sendiri. Karena itu, kepada seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya. Apa pun hasil yang akan diraih nanti, Kalian telah menunjukkan semangat belajar, semangat berinovasi, dan semangat untuk terus berkembang.”

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh dosen pembimbing yang dengan penuh dedikasi mendampingi mahasiswa sejak proses pencarian ide, penyusunan proposal, pengembangan produk, hingga persiapan menghadapi kompetisi. Peran para dosen menjadi fondasi penting dalam melahirkan karya-karya inovatif yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Padang, Bapak Nasrullah, atas komitmen dan dukungan yang terus diberikan dalam mendorong mahasiswa aktif mengikuti berbagai kompetisi nasional.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Nasrullah selaku Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan yang senantiasa memberikan motivasi, arahan, dan dukungan kepada mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi. Dukungan dari pimpinan institusi menjadi energi positif yang semakin memperkuat semangat mahasiswa dalam mengikuti berbagai ajang kompetisi nasional.”

Lebih lanjut, Ketua Jurusan berharap seluruh tim dapat mempersiapkan diri dengan optimal untuk menghadapi tahapan seleksi berikutnya hingga Grand Final KMIPN VIII.

“Kami berharap semakin banyak tim dari Jurusan Teknologi Informasi yang berhasil melaju ke babak final dan mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi Politeknik Negeri Padang. Namun, bagi saya, keberanian untuk berpartisipasi dalam kompetisi nasional ini sudah merupakan prestasi yang patut dibanggakan. Jadikan setiap proses sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Partisipasi yang luar biasa pada KMIPN VIII menjadi bukti bahwa Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang terus membangun ekosistem akademik yang mendorong mahasiswa tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga berani tampil di panggung nasional melalui karya, inovasi, dan solusi berbasis teknologi. Semangat Teknologi, Kolaborasi, Berdampak terus diwujudkan dalam budaya berkarya, berkompetisi, dan menginspirasi.

Seluruh keluarga besar Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang mengucapkan selamat berjuang kepada seluruh mahasiswa peserta KMIPN VIII Tahun 2026. Teruslah berkarya, berinovasi, dan percaya pada kemampuan diri. Semoga setiap langkah yang ditempuh menjadi bagian dari perjalanan menuju prestasi terbaik serta mengharumkan nama Politeknik Negeri Padang di tingkat nasional.

]]>
https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/21/jurusan-teknologi-informasi-pnp-catat-partisipasi-terbanyak-kedua-nasional-pada-kmipn-viii-2026/feed/ 0
9 Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi PNP Siap Berlaga di PORSENI XV Politeknik se-Indonesia, Buktikan Prestasi Tak Hanya di Dunia Teknologi https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/21/9-mahasiswa-jurusan-teknologi-informasi-pnp-siap-berlaga-di-porseni-xv-politeknik-se-indonesia-buktikan-prestasi-tak-hanya-di-dunia-teknologi/ https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/21/9-mahasiswa-jurusan-teknologi-informasi-pnp-siap-berlaga-di-porseni-xv-politeknik-se-indonesia-buktikan-prestasi-tak-hanya-di-dunia-teknologi/#respond Tue, 21 Jul 2026 14:14:48 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=20308

Padang, 21 Juli 2026 – Kabar membanggakan datang dari Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP). Sebanyak 9 mahasiswa terbaik dipercaya menjadi bagian dari kontingen Politeknik Negeri Padang untuk berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia yang akan diselenggarakan di Politeknik Negeri Medan (Polmed) pada 24 Juli hingga 1 Agustus 2026. Ajang nasional yang diselenggarakan dua tahun sekali ini akan mempertandingkan 17 cabang olahraga dan 8 cabang seni, serta diikuti oleh mahasiswa politeknik dari seluruh Indonesia. (porsenixv.polmed.ac.id)

Kepercayaan yang diberikan kepada sembilan mahasiswa tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa di bidang olahraga dan seni. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan karakter, minat, dan bakat mahasiswa di Jurusan Teknologi Informasi berjalan secara seimbang.

Adapun sembilan mahasiswa yang akan mewakili Politeknik Negeri Padang berasal dari tiga cabang yang berbeda, yaitu Taekwondo, Karate, dan Kaligrafi Modern, dengan rincian sebagai berikut:

  • Ananda (Angkatan 2024, PSDKU Tanah Datar) – Kaligrafi Modern
  • Nindi Putri (Angkatan 2023, PSDKU Tanah Datar) – Taekwondo
  • Jannatul Fikri (Angkatan 2025) – Taekwondo
  • Verdi Hendri (Angkatan 2025) – Taekwondo
  • Tora Marcello Winata (Angkatan 2025) – Taekwondo
  • Dwicahya Putri Syafni (Angkatan 2024) – Taekwondo
  • Nabighah Wini Awarha (Angkatan 2024) – Karate
  • Keysa Maristi (Angkatan 2024) – Karate
  • Anjas Pranita Chandra (Angkatan 2023) – Karate

Dari total sembilan mahasiswa tersebut, lima mahasiswa akan bertanding pada cabang Taekwondo, tiga mahasiswa pada cabang Karate, dan satu mahasiswa pada cabang seni Kaligrafi Modern. Yang lebih membanggakan lagi, dua orang di antaranya berasal dari PSDKU Tanah Datar, menunjukkan bahwa kualitas mahasiswa PSDKU mampu bersaing dan berkontribusi pada ajang nasional.

Perwakilan PSDKU Tanah Datar, Ananda dan Nindi Putri.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Yuhefizar, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut.

“Saya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada sembilan mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi yang telah dipercaya menjadi bagian dari kontingen Politeknik Negeri Padang pada PORSENI XV Tahun 2026. Para Mahasiswa terpiluh telah membuktikan bahwa mahasiswa Teknologi Informasi bukan hanya mampu berprestasi di ruang kelas dan laboratorium, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di arena olahraga maupun seni. Ini adalah kebanggaan besar bagi Jurusan Teknologi Informasi.”

Beliau juga memberikan penghargaan khusus kepada mahasiswa dari PSDKU Tanah Datar yang berhasil menembus kontingen nasional.

“Keikutsertaan mahasiswa dari PSDKU Tanah Datar menunjukkan bahwa kesempatan untuk berprestasi terbuka bagi seluruh mahasiswa di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi, baik di kampus utama maupun PSDKU. Semoga ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri.”

Lebih lanjut, beliau berharap seluruh atlet dan peserta seni dapat menjaga sportivitas, menjunjung tinggi nama baik almamater, serta memberikan penampilan terbaik selama mengikuti kompetisi.

“Menang memang menjadi harapan kita semua, namun yang lebih penting adalah memberikan usaha terbaik, menjaga sportivitas, dan membawa nama baik Politeknik Negeri Padang. Kami semua mendoakan semoga para mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi diberikan kesehatan, kelancaran, semangat juang, dan mampu mempersembahkan medali untuk PNP. Apa pun hasilnya nanti, kalian sudah menjadi kebanggaan kami.”

Keikutsertaan sembilan mahasiswa ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Jurusan Teknologi Informasi untuk terus mengembangkan kompetensi secara utuh, baik dalam bidang akademik, organisasi, olahraga, seni, maupun pengembangan karakter. Semangat “Teknologi, Kolaborasi, Berdampak” yang menjadi budaya Jurusan Teknologi Informasi terus diwujudkan melalui prestasi yang membawa nama baik institusi di tingkat nasional.

Seluruh keluarga besar Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang mengucapkan:

Selamat bertanding kepada seluruh mahasiswa perwakilan Jurusan Teknologi Informasi pada PORSENI XV Politeknik se-Indonesia 2026. Tunjukkan semangat, sportivitas, dan kemampuan terbaik. Kami bangga kepada seluruh mahasiswa yang terpilih. Semoga pulang membawa prestasi dan mengharumkan nama Politeknik Negeri Padang.

Bagi yang ingin mengikuti informasi resmi mengenai jadwal pertandingan, cabang yang diperlombakan, serta perkembangan PORSENI XV, dapat mengunjungi website resmi PORSENI XV Polmed 2026.

]]>
https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/21/9-mahasiswa-jurusan-teknologi-informasi-pnp-siap-berlaga-di-porseni-xv-politeknik-se-indonesia-buktikan-prestasi-tak-hanya-di-dunia-teknologi/feed/ 0
Dosen Jurusan Teknologi Informasi PNP Berhasil Publikasikan Artikel pada Jurnal Internasional Bereputasi Q1 Scopus https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/20/dosen-jurusan-teknologi-informasi-pnp-berhasil-publikasikan-artikel-pada-jurnal-internasional-bereputasi-q1-scopus/ https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/20/dosen-jurusan-teknologi-informasi-pnp-berhasil-publikasikan-artikel-pada-jurnal-internasional-bereputasi-q1-scopus/#respond Mon, 20 Jul 2026 09:23:35 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=20305 Padang – Kabar membanggakan kembali datang dari Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang. Salah satu dosen, Ir. Rahmat Hidayat, S.T., M.Sc.IT., Ph.D., berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya pada Decision Analytics Journal yang diterbitkan oleh Elsevier, sebuah jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Quartile 1 (Q1).

Artikel yang berhasil diterbitkan berjudul: “An Adaptive Quantum-Classical Approach for Scalable Clustering and Analytical Decision-Making”

Publikasi ini resmi terbit pada edisi Juli 2026 dan menjadi salah satu pencapaian akademik yang menunjukkan komitmen Jurusan Teknologi Informasi dalam menghasilkan penelitian berkualitas yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang Artificial Intelligence, Decision Analytics, dan Computational Intelligence. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi bagi penulis, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang dalam mendukung budaya riset dan publikasi internasional. Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen jurusan dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi melalui penelitian yang inovatif dan berdampak.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Ir. Rahmat Hidayat, S.T., M.Sc.IT., Ph.D. atas keberhasilannya mempublikasikan artikel pada jurnal internasional bereputasi Q1 Scopus. Prestasi ini merupakan bukti bahwa dosen Jurusan Teknologi Informasi terus berkomitmen menghasilkan penelitian berkualitas yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berkolaborasi, dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.”

Jurusan Teknologi Informasi berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk terus meningkatkan produktivitas penelitian serta memperluas kolaborasi, baik di tingkat nasional maupun internasional Dengan semangat berbagi ilmu, berinovasi, dan menghasilkan riset yang berdampak, diharapkan semakin banyak karya ilmiah dosen Jurusan Teknologi Informasi yang dapat dipublikasikan pada jurnal-jurnal bereputasi dunia.

“Satu publikasi berkualitas bukan hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya budaya riset yang semakin kuat. Mari bersama-sama terus berkarya, berkolaborasi, dan mengharumkan nama Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang di kancah internasional. Semoga semakin banyak dosen yang segera menyusul dengan publikasi pada jurnal bereputasi dunia.”

]]>
https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/20/dosen-jurusan-teknologi-informasi-pnp-berhasil-publikasikan-artikel-pada-jurnal-internasional-bereputasi-q1-scopus/feed/ 0
Jurusan TI PNP Perkuat Pembinaan Karakter Mahasiswa melalui Pelaksanaan Kompensasi Berbasis Pendampingan Penasihat Akademik https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/20/jurusan-ti-pnp-perkuat-pembinaan-karakter-mahasiswa-melalui-pelaksanaan-kompensasi-berbasis-pendampingan-penasihat-akademik/ https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/20/jurusan-ti-pnp-perkuat-pembinaan-karakter-mahasiswa-melalui-pelaksanaan-kompensasi-berbasis-pendampingan-penasihat-akademik/#respond Mon, 20 Jul 2026 01:38:26 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=20301 Padang, 20 Juli 2026 – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) resmi memulai pelaksanaan Kompensasi Mahasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Berbeda dari anggapan umum yang memandang kompensasi sebagai bentuk penyelesaian sanksi akademik, Jurusan TI menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari proses pembinaan karakter mahasiswa yang dilaksanakan secara terstruktur, edukatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan pendidikan vokasi.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui Arahan Ketua Jurusan Teknologi Informasi yang disampaikan kepada seluruh Dosen Penasihat Akademik sebagai pedoman pelaksanaan kompensasi. Arahan tersebut menekankan bahwa kompensasi tidak hanya bertujuan menyelesaikan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi media untuk membangun karakter disiplin, tanggung jawab, profesionalisme, serta etos kerja yang akan menjadi bekal mahasiswa memasuki dunia industri dan dunia kerja.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa pelaksanaan kompensasi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan jurusan dalam membangun budaya akademik yang disiplin, humanis, profesional, dan akuntabel.

“Kami ingin mengubah paradigma bahwa kompensasi bukan sekadar penyelesaian sanksi akademik. Kompensasi adalah media pembinaan karakter. Mahasiswa belajar tentang disiplin, tanggung jawab, profesionalisme, dan etos kerja, sementara dosen memiliki kesempatan lebih luas untuk mengenal, mendampingi, dan membimbing mahasiswa secara lebih personal. Inilah esensi pendidikan vokasi yang terus kami bangun di Jurusan Teknologi Informasi,” ujar Yuhefizar.

Pelaksanaan kompensasi mengacu pada Buku Pedoman Pelaksanaan Kompensasi Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi yang menempatkan Dosen Penasihat Akademik (PA) sebagai pembimbing utama dalam proses pelaksanaan kompensasi sekaligus pembinaan akademik mahasiswa. Dengan demikian, PA tidak hanya bertugas memberikan penugasan atau melakukan validasi penyelesaian kompensasi, tetapi juga berperan aktif melakukan dialog, memberikan motivasi, memahami perkembangan akademik mahasiswa, serta membantu mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi mahasiswa.

Sebagai institusi pendidikan vokasi, Jurusan Teknologi Informasi meyakini bahwa keberhasilan lulusan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan kompetensi teknis (hard skills), tetapi juga oleh karakter, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme. Oleh karena itu, pelaksanaan kompensasi dirancang sebagai salah satu instrumen pembinaan karakter yang selaras dengan tujuan pendidikan vokasi.

Pelaksanaan kompensasi semester ini dibagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 20–24 Juli 2026 dan diprioritaskan bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) Angkatan 2023 serta Teknik Komputer Angkatan 2024 yang akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta mahasiswa yang memiliki beban kompensasi lebih dari 50 jam. Selanjutnya, tahap kedua dilaksanakan pada 27–31 Juli 2026 bagi seluruh mahasiswa yang masih memiliki kewajiban kompensasi.

Dalam pelaksanaannya, Jurusan TI menegaskan sejumlah prinsip yang harus dipatuhi oleh seluruh Dosen Penasihat Akademik maupun mahasiswa. Kegiatan kompensasi wajib dilaksanakan secara nyata, terdokumentasi dengan baik, serta tidak diperkenankan diganti dengan uang, barang, ataupun bentuk pemberian lainnya. Selain itu, pelaksanaan kompensasi dibatasi maksimal 10 jam per hari sesuai ketentuan yang tercantum dalam Buku Pedoman Pelaksanaan Kompensasi.

Jurusan TI juga mendorong agar momentum pelaksanaan kompensasi dimanfaatkan sebagai sarana mempererat komunikasi antara dosen dan mahasiswa. Selama proses pendampingan, PA diharapkan dapat memperbarui data pada Buku Bimbingan Akademik, mengidentifikasi perkembangan akademik mahasiswa, memahami berbagai kendala yang dihadapi, serta memberikan pembinaan yang berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan akademik antara dosen dan mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas layanan akademik di lingkungan jurusan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu layanan akademik, Jurusan Teknologi Informasi akan menyelenggarakan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kompensasi pada 31 Juli 2026. Rapat tersebut menjadi forum bagi seluruh Dosen Penasihat Akademik untuk menyampaikan laporan pelaksanaan kompensasi, berbagi pengalaman, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta menyusun rekomendasi penyempurnaan sistem kompensasi pada semester-semester berikutnya. Langkah ini merupakan bagian dari siklus perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) yang menjadi budaya kerja Jurusan Teknologi Informasi.

Melalui pelaksanaan kompensasi yang terstruktur, berbasis pedoman, terdokumentasi, dan dievaluasi secara berkala, Jurusan Teknologi Informasi PNP berharap mampu membangun budaya akademik yang semakin disiplin, profesional, humanis, dan akuntabel. Lebih dari sekadar menyelesaikan kewajiban akademik, kompensasi diharapkan menjadi proses pembelajaran yang membentuk mahasiswa menjadi lulusan yang berkarakter, memiliki integritas tinggi, adaptif terhadap perubahan, serta siap bersaing di dunia kerja.

]]>
https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/20/jurusan-ti-pnp-perkuat-pembinaan-karakter-mahasiswa-melalui-pelaksanaan-kompensasi-berbasis-pendampingan-penasihat-akademik/feed/ 0
Perkuat Tata Kelola Akademik, Jurusan Teknologi Informasi PNP Tetapkan SOP Pelaksanaan Kompensasi Mahasiswa https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/15/perkuat-tata-kelola-akademik-jurusan-teknologi-informasi-pnp-tetapkan-sop-pelaksanaan-kompensasi-mahasiswa/ https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/15/perkuat-tata-kelola-akademik-jurusan-teknologi-informasi-pnp-tetapkan-sop-pelaksanaan-kompensasi-mahasiswa/#respond Wed, 15 Jul 2026 15:03:21 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=20274

Padang, 15 Juli 2026 – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola akademik dengan menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelaksanaan Kompensasi Mahasiswa untuk semester genap 2025/2026. SOP tersebut menjadi pedoman resmi bagi seluruh sivitas akademika dalam melaksanakan kompensasi secara terstandar, transparan, akuntabel, dan terdokumentasi, sehingga mampu memberikan kepastian layanan bagi mahasiswa maupun dosen.

Penetapan SOP dilakukan setelah melalui pembahasan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Jurusan Teknologi Informasi bersama seluruh dosen. Penyusunan pedoman ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menyeragamkan mekanisme pelaksanaan kompensasi di lingkungan jurusan. Dengan adanya SOP, setiap Penasehat Akademik memiliki acuan yang sama dalam membimbing mahasiswa, mulai dari penentuan bentuk kegiatan hingga proses verifikasi penyelesaian kompensasi.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Yuhefizar, menjelaskan bahwa penyusunan SOP merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola akademik yang berorientasi pada pelayanan.

“SOP ini kami susun agar seluruh proses pelaksanaan kompensasi memiliki standar yang sama. Dengan demikian, tidak ada lagi perbedaan mekanisme dalam pelaksanaannya, setiap tahapan dapat dipertanggungjawabkan, dan mahasiswa memperoleh kepastian mengenai hak serta kewajibannya selama mengikuti kompensasi,” ujarnya.

SOP mengatur secara sistematis seluruh tahapan pelaksanaan kompensasi. Proses dimulai setelah berakhirnya Ujian Akhir Semester melalui penetapan daftar mahasiswa yang memiliki kewajiban kompensasi oleh Ketua Jurusan. Daftar tersebut kemudian diumumkan kepada mahasiswa, dilanjutkan dengan penetapan Penasehat Akademik sebagai penanggung jawab. Selanjutnya, Penasehat Akademik menentukan bentuk kegiatan kompensasi sesuai Buku Panduan Kompensasi, melakukan pembimbingan dan pemantauan selama pelaksanaan, memverifikasi hasil kegiatan, hingga menyampaikan laporan kepada jurusan sebagai bagian dari dokumentasi akademik.

Melalui mekanisme yang terstandar tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh kejelasan mengenai prosedur yang harus diikuti, tetapi juga mendapatkan pembinaan yang lebih terarah. Di sisi lain, dosen memiliki pedoman yang seragam dalam melaksanakan tugas pembimbingan, sehingga pelaksanaan kompensasi dapat berlangsung lebih efektif, konsisten, dan objektif.

Penyusunan SOP ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi budaya mutu (quality culture) yang terus dikembangkan di Jurusan Teknologi Informasi. Standarisasi proses akademik diyakini akan meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa sekaligus memperkuat sistem pengendalian dan evaluasi terhadap setiap kegiatan akademik yang dilaksanakan.

Ke depan, Jurusan Teknologi Informasi akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap implementasi SOP tersebut agar tetap relevan dengan kebutuhan akademik dan perkembangan regulasi. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jurusan dalam menerapkan prinsip continuous quality improvement, sehingga setiap layanan akademik tidak hanya berjalan sesuai prosedur, tetapi juga terus mengalami penyempurnaan demi mendukung terwujudnya pendidikan vokasi yang unggul, profesional, dan berdaya saing.

]]>
https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/15/perkuat-tata-kelola-akademik-jurusan-teknologi-informasi-pnp-tetapkan-sop-pelaksanaan-kompensasi-mahasiswa/feed/ 0
Jurusan Teknologi Informasi PNP Rampungkan Rencana Roster Semester Ganjil 2026/2027, Libatkan Kelompok Bidang Keahlian untuk Menjamin Mutu Pembelajaran https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/15/jurusan-teknologi-informasi-pnp-rampungkan-rencana-roster-semester-ganjil-2026-2027-libatkan-kelompok-bidang-keahlian-untuk-menjamin-mutu-pembelajaran/ Wed, 15 Jul 2026 06:23:34 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=20258

Padang, 15 Juli 2026 – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan agenda strategis berupa rapat penyusunan roster perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Rapat yang berlangsung pada pukul 10.00–13.00 WIB ini dihadiri oleh pimpinan jurusan, para Koordinator Program Studi, serta seluruh Ketua Kelompok Bidang Keahlian (KBK) di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi.

Rapat tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan menyambut Semester Ganjil 2026/2027 yang dijadwalkan mulai 31 Agustus 2026. Persiapan yang dilakukan lebih awal diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembelajaran yang matang sehingga seluruh proses akademik dapat berjalan secara efektif sejak hari pertama perkuliahan.

Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, menegaskan bahwa penyusunan roster bukan sekadar membagi beban mengajar dosen, tetapi merupakan proses strategis untuk menjamin mutu pendidikan dan memastikan setiap mata kuliah diampu oleh dosen yang memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya.

Oleh karena itu, Jurusan Teknologi Informasi secara khusus menghadirkan seluruh Ketua Kelompok Bidang Keahlian (KBK) agar proses penetapan dosen pengampu benar-benar didasarkan pada kompetensi akademik, pengalaman mengajar, serta kesesuaian keilmuan dengan capaian pembelajaran setiap mata kuliah.

Melalui mekanisme tersebut, diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih optimal karena dibimbing oleh dosen yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang ilmu yang diajarkan. Pendekatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Jurusan Teknologi Informasi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

Selain mempertimbangkan aspek kompetensi, rapat juga membahas pemerataan beban kerja dosen sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap penugasan mengajar disusun dengan memperhatikan batas minimal dan maksimal beban mengajar agar distribusi tugas dapat berlangsung secara proporsional dan berkeadilan.

Pembahasan juga mempertimbangkan berbagai kondisi dosen yang memiliki karakteristik penugasan berbeda. Dosen yang memperoleh tugas tambahan sebagai pejabat struktural maupun tugas institusional tetap diberikan alokasi beban mengajar yang sesuai tanpa mengurangi pelaksanaan tugas pokoknya.

Di sisi lain, dosen yang sedang menjalankan tugas belajar dengan tetap menjalankan tridharma juga menjadi perhatian khusus dalam penyusunan roster. Penugasan akademik disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku sehingga dosen tetap dapat melaksanakan kewajiban tridarma perguruan tinggi secara seimbang tanpa mengganggu proses studi yang sedang ditempuh.

Sementara itu, bagi dosen yang tidak memiliki tugas tambahan, pembagian beban mengajar dilakukan secara proporsional dengan tetap memperhatikan kepakaran masing-masing. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan beban kerja sekaligus menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan di seluruh program studi.

Proses penyusunan roster tahun ini menjadi semakin kompleks karena Jurusan Teknologi Informasi saat ini mengelola tujuh program studi, yang terdiri atas empat program studi di kampus utama Politeknik Negeri Padang dan tiga program studi di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Banyaknya program studi tentu menghadirkan tantangan tersendiri dalam menyelaraskan kebutuhan mata kuliah, ketersediaan dosen, serta kompetensi setiap tenaga pengajar.

Selama rapat berlangsung, berbagai masukan, usulan, dan pertimbangan akademik disampaikan oleh para Ketua KBK dan Koordinator Program Studi. Diskusi berlangsung secara dinamis dan cukup alot karena setiap keputusan harus mempertimbangkan berbagai aspek secara menyeluruh agar tidak terjadi ketimpangan dalam distribusi beban mengajar maupun kualitas pembelajaran.

Perbedaan pandangan yang muncul dalam forum menjadi bagian dari proses penyempurnaan roster. Seluruh peserta rapat memiliki komitmen yang sama, yaitu menghasilkan perencanaan akademik terbaik bagi mahasiswa dan memastikan setiap keputusan didasarkan pada kepentingan peningkatan mutu pendidikan.

Setelah melalui pembahasan yang intensif selama hampir tiga jam, rapat akhirnya berhasil menghasilkan rencana roster perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Roster tersebut selanjutnya akan melalui proses finalisasi dan verifikasi sebelum ditetapkan secara resmi sebagai pedoman pelaksanaan perkuliahan pada semester mendatang.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa penyusunan roster jauh hari sebelum dimulainya perkuliahan merupakan bentuk komitmen jurusan dalam meningkatkan kualitas tata kelola akademik.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh persiapan akademik telah selesai jauh sebelum semester dimulai. Dengan demikian, dosen memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan perangkat pembelajaran, sementara program studi dapat melakukan berbagai penyesuaian apabila masih diperlukan. Persiapan yang matang merupakan salah satu kunci keberhasilan proses pembelajaran.”

Beliau juga menambahkan bahwa keterlibatan Kelompok Bidang Keahlian dalam penyusunan roster merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap mata kuliah benar-benar diampu oleh dosen yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Dengan demikian, proses pembelajaran akan lebih berkualitas, relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Dengan selesainya penyusunan rencana roster ini, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang semakin siap menyambut dimulainya Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 pada 31 Agustus 2026. Persiapan yang dilakukan lebih awal menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola akademik yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan vokasi.

Melalui sinergi antara pimpinan jurusan, Koordinator Program Studi, Ketua Kelompok Bidang Keahlian, serta seluruh dosen, Jurusan Teknologi Informasi terus berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas, terencana, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen jurusan dalam mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

 

]]>
Jurusan Teknologi Informasi PNP Tetapkan Jadwal Kompensasi Mahasiswa 20 s.d 31 Juli 2026, Penasihat Akademik Jadi Ujung Tombak Pembinaan Disiplin https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/15/jurusan-teknologi-informasi-pnp-tetapkan-jadwal-kompensasi-mahasiswa-20-s-d-31-juli-2026-penasihat-akademik-jadi-ujung-tombak-pembinaan-disiplin/ Wed, 15 Jul 2026 05:54:48 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=20255 Padang, 15 Juli 2026 – Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) resmi menetapkan jadwal pelaksanaan kegiatan kompensasi mahasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang akan berlangsung pada 20 s.d 31 Juli 2026. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan secara hybrid pada Rabu (15/7/2026), mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, dengan melibatkan Ketua dan Sekretaris jurusan, seluruh Koordinator Program Studi, Kepala Laboratorium, serta unsur pengelola akademik.

Rapat koordinasi ini bertujuan menyusun strategi pelaksanaan kompensasi yang lebih efektif, tertib, dan terukur sehingga seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan kewajiban akademiknya tanpa mengganggu persiapan memasuki semester berikutnya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa pelaksanaan kompensasi akan dibagi ke dalam dua tahap berdasarkan tingkat prioritas mahasiswa. Kebijakan ini diambil untuk menghindari penumpukan peserta sekaligus memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada mahasiswa.

Tahap pertama akan dilaksanakan pada 20 s.d 24 Juli 2026 dan diprioritaskan bagi mahasiswa tingkat akhir, mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta mahasiswa yang memiliki beban kompensasi dalam jumlah besar. Dengan skema tersebut, mahasiswa yang memiliki kepentingan akademik mendesak dapat segera menyelesaikan seluruh kewajibannya.

Selanjutnya, pada 27 s.d 31 Juli 2026, kegiatan kompensasi akan difokuskan kepada mahasiswa yang memiliki jumlah kompensasi relatif sedikit. Pembagian jadwal ini diharapkan mampu menciptakan distribusi peserta yang lebih merata sehingga proses pembinaan, pengawasan, dan pendokumentasian kegiatan dapat berlangsung secara maksimal. Hal ini juga dilakukan karena disaat bersamaan juga sedang ada kegiatan sidang PKL dan Sidang TA. Bagi mahasiswa PSDKU dapat menyesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Salah satu keputusan strategis yang dihasilkan dalam rapat tersebut adalah perubahan pola koordinasi pelaksanaan kompensasi. Mulai tahun ini, seluruh proses kompensasi mahasiswa akan dikoordinasikan sepenuhnya oleh Penasihat Akademik (PA) masing-masing mahasiswa.

Melalui kebijakan ini, Penasihat Akademik tidak hanya berperan sebagai dosen wali, tetapi juga menjadi pembina utama dalam memberikan arahan, motivasi, dan penguatan karakter mahasiswa. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kedisiplinan mahasiswa secara lebih personal dan berkelanjutan.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa perubahan mekanisme tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya disiplin akademik di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi.

“Kompensasi bukanlah hukuman, tetapi bagian dari proses pembinaan karakter. Melalui keterlibatan langsung Penasihat Akademik, kami ingin membangun kesadaran mahasiswa bahwa disiplin, tanggung jawab, dan komitmen terhadap aturan akademik merupakan modal utama untuk sukses di dunia kerja,” jelasnya.

Beliau menambahkan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya menekankan penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga membentuk karakter profesional mahasiswa. Oleh karena itu, pembinaan kedisiplinan menjadi salah satu prioritas utama dalam proses pendidikan di Jurusan Teknologi Informasi.

Sesuai dengan Buku Pedoman Pelaksanaan Kompensasi Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Tahun 2026, kegiatan kompensasi dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan akademik yang bersifat edukatif untuk menggantikan waktu pembelajaran yang hilang akibat ketidakhadiran atau keterlambatan mahasiswa. Seluruh kegiatan dirancang agar memberikan manfaat akademik sekaligus membentuk sikap profesional mahasiswa.

Setiap mahasiswa yang menjalankan kompensasi akan dibimbing dan diawasi oleh dosen maupun tenaga kependidikan sesuai bidang tugas yang telah ditetapkan. Seluruh aktivitas mahasiswa selama mengikuti kompensasi wajib dicatat dan diverifikasi sebagai bagian dari administrasi akademik jurusan.

Setelah seluruh kewajiban kompensasi dinyatakan selesai, mahasiswa akan memperoleh Surat Bebas Kompensasi yang diterbitkan melalui proses verifikasi oleh Penasihat Akademik, Koordinator Program Studi, dan disahkan oleh Ketua Jurusan. Surat tersebut menjadi bukti resmi bahwa mahasiswa telah memenuhi seluruh kewajiban kompensasi akademiknya.

Surat Bebas Kompensasi juga menjadi salah satu persyaratan administrasi bagi mahasiswa dalam melakukan proses registrasi akademik pada semester berikutnya. Oleh karena itu, seluruh mahasiswa yang memiliki kewajiban kompensasi diimbau agar memanfaatkan jadwal yang telah ditetapkan dan tidak menunda penyelesaiannya.

Melalui kebijakan baru ini, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang berharap pelaksanaan kompensasi tidak lagi dipandang sekadar sebagai pemenuhan kewajiban administratif, melainkan sebagai proses pembelajaran karakter yang mampu membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, profesional, dan siap menghadapi tuntutan dunia industri.

Dengan sinergi antara pimpinan jurusan, koordinator program studi, kepala laboratorium, dosen, tenaga kependidikan, serta Penasihat Akademik, Jurusan Teknologi Informasi PNP optimistis pelaksanaan kompensasi mahasiswa tahun 2026 akan berlangsung lebih tertib, lebih efektif, dan semakin memperkuat budaya akademik yang unggul sebagai fondasi dalam mencetak lulusan vokasi yang berkualitas dan berdaya saing global.

]]>
Setelah Lebih Dua Dekade Mengembangkan Pendidikan Vokasi, Jurusan TI PNP Bersiap Membuka Program Magister Terapan https://ti.pnp.ac.id/index.php/2026/07/10/setelah-lebih-dua-dekade-mengembangkan-pendidikan-vokasi-jurusan-ti-pnp-bersiap-membuka-program-magister-terapan/ Fri, 10 Jul 2026 06:36:32 +0000 https://ti.pnp.ac.id/?p=19313 Padang, 10 Juli 2026 — Setelah lebih dari dua dekade mengembangkan pendidikan vokasi di bidang teknologi informasi, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) resmi memulai langkah strategis untuk merintis Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Informasi (M.Tr.Kom.). Komitmen tersebut ditandai dengan pembentukan Tim Task Force Penyusunan Proposal Program Studi, yang disepakati dalam rapat bersama dosen doktor, Sekretaris Jurusan, dan para Koordinator Program Studi pada Jumat (10/7/2026) secara daring.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Yuhefizar, diawali dengan pemaparan kajian komprehensif mengenai urgensi pembukaan Program Magister Terapan. Materi yang dipresentasikan mencakup landasan regulasi, nomenklatur nasional, alternatif program studi, peta dosen bergelar doktor, kesiapan sumber daya, hingga peta jalan penyusunan proposal pembukaan program studi.

Keputusan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Jurusan Teknologi Informasi PNP. Sejak berdiri pada tahun 2005, jurusan telah berkembang menjadi salah satu penyelenggara pendidikan vokasi bidang komputasi yang matang di Indonesia. Berbekal pengalaman lebih dari 20 tahun, penyelenggaraan program Diploma Tiga dan Sarjana Terapan yang terus berkembang, dukungan sumber daya manusia yang semakin kuat, serta ribuan alumni yang berkiprah di berbagai sektor, jurusan kini menilai telah tiba saatnya menghadirkan jenjang pendidikan vokasi yang lebih tinggi sebagai kelanjutan ekosistem akademik yang telah dibangun.

Dalam paparannya, Yuhefizar menjelaskan bahwa terdapat empat alasan utama mengapa pembentukan Program Magister Terapan perlu segera diwujudkan. Pertama, Jurusan Teknologi Informasi telah memiliki pengalaman panjang dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi. Kedua, kebutuhan tenaga ahli digital pada level 8 KKNI terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di sektor pemerintahan, industri, dan masyarakat. Ketiga, hingga saat ini belum terdapat Program Magister Terapan bidang Teknologi Informasi di Pulau Sumatera. Keempat, jurusan telah memiliki tujuh dosen bergelar doktor yang menjadi modal akademik utama dalam memenuhi persyaratan pembukaan program studi baru.

Kajian yang dipresentasikan juga menunjukkan bahwa dari berbagai nomenklatur yang tersedia, Magister Terapan Rekayasa Teknologi Informasi merupakan pilihan yang paling sesuai dengan karakteristik Jurusan Teknologi Informasi PNP. Selain memiliki linearitas yang kuat dengan program studi Diploma Tiga dan Sarjana Terapan yang telah ada, nomenklatur tersebut dinilai paling memenuhi aspek kesiapan sumber daya manusia, kecukupan homebase dosen, kebutuhan pasar, serta ketentuan regulasi yang berlaku.

Selama sesi diskusi, para dosen doktor dan pimpinan program studi memberikan berbagai pandangan strategis terkait kesiapan penyelenggaraan program, hingga strategi memperoleh calon mahasiswa dari kalangan ASN, praktisi industri, guru produktif SMK, dosen vokasi, serta profesional di bidang teknologi informasi.

Diskusi berlangsung dinamis dan produktif. Seluruh peserta sepakat bahwa pembukaan Program Magister Terapan bukan sekadar penambahan jenjang pendidikan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Politeknik Negeri Padang sebagai perguruan tinggi vokasi yang mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia unggul pada era transformasi digital.

Sebagai tindak lanjut, forum secara aklamasi menyepakati pembentukan Tim Task Force Penyusunan Proposal Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Informasi, dengan menunjuk Rahmat Hidayat sebagai Ketua Tim.

Task Force tersebut akan bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh proses penyusunan proposal, mulai dari pemetaan dan validasi homebase dosen, penyusunan kurikulum berbasis KKNI Level 8, analisis kebutuhan pasar, penyusunan dokumen pemenuhan syarat minimum pembukaan program studi, benchmarking ke perguruan tinggi vokasi yang telah menyelenggarakan Magister Terapan, penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, hingga proses pengajuan usulan melalui Sistem Informasi Kelembagaan (SIAGA). Tahapan tersebut ditargetkan mengarah pada penerimaan mahasiswa angkatan pertama pada Tahun Akademik 2027/2028.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi PNP, Yuhefizar, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan investasi akademik jangka panjang yang akan menentukan arah pengembangan jurusan pada masa mendatang.

“Selama ini kita telah berhasil membangun fondasi pendidikan vokasi mulai dari Diploma Tiga hingga Sarjana Terapan. Langkah berikutnya adalah menyediakan jalur pendidikan lanjutan yang tetap berorientasi vokasi sehingga lulusan memiliki ekosistem pembelajaran yang utuh dan berkesinambungan. Ini bukan sekadar membuka program studi baru, tetapi membangun masa depan pendidikan vokasi di bidang teknologi informasi.”

Ia menambahkan bahwa Program Magister Terapan yang dirintis nantinya diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan inovasi teknologi terapan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

“Kami ingin menghadirkan Program Magister Terapan yang relevan dengan kebutuhan industri, pemerintahan, dan masyarakat. Kurikulumnya harus adaptif terhadap perkembangan teknologi seperti kecerdasan artifisial, rekayasa perangkat lunak, transformasi digital, keamanan siber, serta analitik data. Harapannya, program ini dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menghasilkan solusi nyata bagi berbagai persoalan bangsa.”

Yuhefizar juga menegaskan bahwa keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada semangat kolaborasi seluruh sivitas akademika.

“Perjalanan ini tentu tidak ringan. Namun saya optimistis, dengan pengalaman yang telah kita miliki, kekuatan sumber daya manusia, budaya kerja yang kolaboratif, serta dukungan seluruh dosen dan tenaga kependidikan, cita-cita menghadirkan Program Magister Terapan pertama di bidang Rekayasa Teknologi Informasi di Sumatera dapat diwujudkan bersama.”

Sementara itu, Ketua Task Force, Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin proses penyusunan proposal.

“Kepercayaan ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan pekerjaan individu. Kami akan membangun tim yang solid, bekerja secara sistematis, berbasis data, dan berpedoman penuh pada regulasi yang berlaku. Seluruh tahapan akan dipersiapkan secara cermat, mulai dari pemetaan SDM, penyusunan kurikulum, penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, hingga penyempurnaan seluruh dokumen pendukung agar proposal yang diajukan memiliki kualitas terbaik.”

Ia menambahkan bahwa Task Force akan segera menyusun rencana kerja terukur, membagi tugas sesuai bidang keahlian, melakukan benchmarking dengan perguruan tinggi vokasi yang telah sukses menyelenggarakan Magister Terapan, serta memperkuat sinergi dengan organisasi profesi, mitra industri, dan pemangku kepentingan lainnya agar proses penyusunan proposal berjalan efektif dan tepat waktu.

Dengan dimulainya proses pembentukan Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Informasi, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang memasuki babak baru dalam perjalanan pengembangan institusi. Langkah ini tidak hanya menjadi kelanjutan alami dari keberhasilan penyelenggaraan pendidikan vokasi selama lebih dari dua puluh tahun, tetapi juga menjadi wujud komitmen jurusan dalam menghadirkan pendidikan tinggi vokasi yang semakin lengkap, inovatif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan sumber daya manusia Indonesia di era transformasi digital. Hal ini memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan vokasi unggulan yang menghasilkan inovasi dan solusi bagi dunia industri dan masyarakat.

]]>