You Are Here: Home » Berita » Kecerdasan Buatan Topik Penelitian Kekinian

Kecerdasan Buatan Topik Penelitian Kekinian

Afiahayati yang tampil dalam kesempatan pertama menjelaskan, kecerdasan buatan yang menjadi trend riset kekinian adalah kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau bisa disebut juga intelegensi artifisial (Artificial Intelligence) atau disingkat AI yang didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Dalam arti lain, sistem yang dibuat dapat berpikir seperti manusia. Kecerdasan buatan merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk memecahkan persoalan yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi.

Kecerdasan buatan biasanya dihubungkan dengan Ilmu Komputer, meskipun juga terkait dengan Matematika, Psikologi, Pengamatan, Biologi, Filosofi, dan lainnya. Kemampuan untuk mengkombinasikan semua bidang ilmu ini bermanfaat untuk menciptakan kecerdasan buatan. Langkah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan ini adalah dengan mempelajari sistem syaraf manusia yang kemudian diadaptasi dalam pembuatan mesin.

Wahyono yang tampil dalam kesempatan berikutnya melihat banyak peralatan elektronika yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan tersebut, seperti peralatan rumah tangga; kulkas, mesin cuci, mesin pembersih lantai, dan komputer pendeteksi penyakit. “Mesin cuci misalnya diprogram untuk dapat membedakan tingkat ketebalan kain atau mesin detektor ikan dapat menentukan lokasi tempat berkumpulnya ikan sehingga memudahkan kerja para nelayan, jelasnya.

Selanjutnya, Afiahayati menilai Cina adalah negara yang sukses menekan laju penambahan pasien Covid-19 dibanding negara besar lainnya. Salah satu faktor pendukungnya, Cina menerapkan sistem kecerdasan buatan. Sejak SMA warga Cina sudah dikenalkan pada sistem AI karena yakin hal itu sangat penting. AI tidak hanya milik disiplin ilmu komputer tapi semua bidang, termasuk bidang Sosial Politik, terang Afia. AI membantu mengolah bahasa alami supaya dapat mendeteksi secara akurat kepribadian seseorang. Sosiolog mungkin menempatkan diri sebagai user tapi kita yang menekuni langsung AI harus mampu memunculkan metode atau tool yang lebih baik, terangnya bersemangat.

Download Materi :

Scroll to top